Raja Iblis Dan Putri Dewa

Raja Iblis Dan Putri Dewa
tingal di rumah Luna


__ADS_3

lunna bangkit dari duduk nya, Luna yg merasa sangat bersedih tidak bisa menahan rasa sedih nya, karna kehilangan ibu yg dia sayangi.


"Luna ayok semangat yah, jangan sampe down.


Elisa yg merupakan sahabat baik luna, memberi Luna suport untuk jangan terlalu bersedih.


"aku kuat kok, mungkin dengan begini ibu akan bahagia.


Elisa tersenyum mendengar perkataan Luna, merasa lega karna Luna sudah bisa mengikhlas kan kepergian ibu nya.


"ya udah, ayok kita balik, biar aku antar ya??


"makasih El.


Luna dan Elisa pun pergi, menjauh dari tempat pemakaman ibu luna di semayam kan.


langkah demi langkah, Luna dan Elisa pun sampai di parkir, tempat mibil Elisa di parkir kan.


"yuk Lun, masuk.


"iya El. Elisa membantu Luna untuk memasuk i mobil nya.


"Lun, jangan sedih terus.


Elisa pun menghidup kan mobil nya, pergi menjauh dari pemakaman itu.


sambil menyetir mobil menuju arah rumah luna, Elisa terus memberi suport nya.


"lun, ayok bangkit.


"aku hanya bisa menangis sepanjang jalan ini ,bagai mana cara aku hidup,aku yakin pasti setelah ini aku tidak akan hidup bahagi.

__ADS_1


"Lun ayok dong,jalan hidup kamu masih panjang.


"aku bakal usaha kok buat bangkit.


Elisa tersenyum mendengar perkataan Luna.


"ya udah deh, aku pasti bantu kamu kok Lun.


waktu berlalu dengan cepat, Luna dan Elisa akhir nya sampai di depan halaman rumah Luna.


"Lun, udah sampe, mau aku temenin gak?.


Elisa berbicara sambil mematikan mobil nya, membuka kan pintu Luna yg berada di sebelah nya.


"gak usah, gk papa kok, aku kuat .


"hemm ya udah deh. Elisa memeluk luna, sambil memrangkul nya dengan perasaan yang sangat sedih.


Luna menunduk ka kepala nya. mengarah kan tangan nya ke dada nya, mengelus dada nya agar bisa menenang kan rasa sakit yg begitu besar.


"Iya El, aku bakal usaha, tolong kamu bantu ya.


Elisa langsung memeluk luna, yg lemah dan pucat itu.


"Pasti kok Lun, tenang aja yah..


Elisa pun membantu Luna untuk berjalan menuju rumah nya.


"El, hari ini minep ya di rumah,kalo kamu? belum selesai Luna bicara tiba - tiba Elisa memotong pembicaraan Luna.


"oke, siap siap Lun.

__ADS_1


Luna tersenyum bahagia,dengan jawabam Elisa yg tidak menolak nya.


"Maksih ya El.


Elisa hanya tersenyum, melangkah demi langkah menuju ke pintu papan milik Luna.


"El, ayok masuk.


Luna membuka dompet nya, mengambil kunci pintu rumah nya.


"ayok El masuk.


clekkk,suara pintu yang terbuka.


nampak rumah Luna yg sederhana, berdinding pink, namun bersih, membuat Elisa menatap kagum.


"Ruanagn nya kecil ya Lun, tapi bersih juga si, alu suka dekorasi nya hebatt.


Elisa melihat lihat sekeliling rumah Luna,meihat rak buku, melihat dapur, dan ruang tamu.


"rapi bangett, kamar aku aja acak acak an gak tentu.


Elisa tersenyum lebar,sambil menatap Luna.


"Makasih yah El, emang gini lah rumah sederhana milik ku, maaf kalo kecil dan sempit.


Elisa tersenyum sambil mendekati Luna yg duduk di kursi kayu,lalu duduk di hadapan Luna.


"Lun, gak apa- apa kok,aku faham,rumah aku juga kayak gini .


.

__ADS_1


.. nexs cap selanjut nya.


__ADS_2