RAJA UNTUK TANIA

RAJA UNTUK TANIA
Bab 5


__ADS_3

"Maaf tania.. Jangan marah ya cantik? Besok gue traktir deh , janji..."


"Traktir jajan ya?!"


"Iya tania..besok jajan sepuasnya ya" ucap Nathan dengan lembut.


"Kenapa telepon hm? , belum ngantuk emang? " Tanya Nathan


"Belum , Lo sendiri kenapa belum tidur?" Tania bertanya balik kepada Nathan


"Gue ga bisa tidur" jawab Nathan


"Lagi mikirin apa ?" tanya Tania lagi


Terdengar suara helaan nafas lewat telepon , "mikirin apa lagi , kalau bukan mikirin lo Tania"


"Jatuh cinta sesakit ini ya Tan? Gue pikir gue bakal bisa milikin lo sepenuhnya karena kita juga udah kenal lama . Ternyata itu gak menjamin ya. Gue disini nungguin lo tapi lo malah sama orang lain. Pada akhirnya gue jatuh cinta sendirian"


......


"Tania??? Tania?? Lo tidur ?"


Karena sedari tadi nathan bicara namun tidak ada jawaban dari Tania


TUT....TUT...TUT...


Tiba tiba sambungan terputus begitu saja.


"Lah kok dimatiin??" gumam Nathan sambil menatap layar hp nya


>>>>>>

__ADS_1


KAMPUS


"Tania ,lo kenapa dari tadi bengong??"


Tanya kinan yang melihat sahabatnya banyak diam sejak pagi tadi.


Pertanyaan kinan hanya dijawab dengan gelengan kepala oleh Tania.


"Lo kalo ada masalah cerita sama gue Tan , gue itu sahabat lo. Kalo lo ada masalah terus lo Pendem sendirian , sama aja gue adalah sahabat yang gak berguna."


Tania menatap kinan , "nanti malem gue bakalan ketemu sama client papa. Gue gak siap , Kinan."


"Kenapa gak nolak aja Tan ? Daripada lo kesiksa ntar"


"Ini permintaan nya Papa , Kinan. Kalo dengan cara ini papa bisa sayang sama gue , gue rela"


"Tapi kalo nanti lo ga bahagia gimana Tan?"


Tania menatap sahabatnya itu , "demi papa , Kinan. Demi papa."


"Tania , kita pulang aja ya. Kelas kita udah selesai juga ." Ajak kinan yang dibalas anggukan oleh Tania


Saat menuju ke parkiran , Tania dan Kinan bertemu dengan Nathan beserta beberapa temannya.


"Hai Nathan , lo mau balik juga?" sapa kinan


Nathan tersenyum tipis , "iya nih kebetulan kelas gue udah selesai makanya mau langsung balik aja"


"Kinan , gue duluan ya" ucap Tania yang berlalu begitu saja seolah tidak ada sosok Nathan disana


Nathan pun langsung bertanya kepada Kinan,"Tania kenapa?"

__ADS_1


"Dia tadi nangis ditaman , dia bilang kalo gak mau dijodohin. Dan nanti malem itu acara perjodohan dia."


Tanpa basa basi Nathan langsung mengejar Tania. Tania yang sudah hampir masuk ke mobil , tangan nya dicekal oleh Nathan


"Tania..tunggu"


"Apasih Nathan?? , gue mau pulang..lepasin tangan gue"


"Gak , lo kenapa ngehindar dari gue?"


"Gak ada yang ngehindar dari lo, lepasin tangan gue nathan" ucap Tania sambil berusaha melepaskan cekalan dari Nathan


"Jawab! Lo jauhin gue??! Iya?!"


Nathan menatap tajam manik mata tania , "cuma gara gara perjodohan itu lo jauhin gue?! Buka mata lo Tania! Perjodohan bakalan bikin hidup lo tersiksa!"


Air mata Tania yang baru kering itu mengalir lagi


"Tapi Selagi Papa bisa bahagia karena perjodohan ini , Gue rela Nathan!"


"Gue gak habis pikir sama lo Tania , lo rela ngorbanin kebahagiaan lo demi perjodohan itu. Dan lo juga ngehindar dari gue tanpa alasan"


Genggaman kuat ditangan Tania kini mulai renggang , Nathan perlahan melepaskan genggamannya , lalu pergi begitu saja.


"Gue minta maaf Nathan hiks hiks" isak Tania sambil melihat Nathan yang sudah menjauh.




__ADS_1


Author : "Haii , i'm back hehe , i'm so sorry kalo ada yang nunggu lama untuk novel ini update , bcz i'm busy guys... tapi sekarang aku udah bisa luangin waktu buat nulis Lagi"


Hope you guys enjoy 🙌🏻


__ADS_2