
sinar matahari menyilaukan mata..ketika mata ini enggan untuk dibuka.alarm di handphone sudah menggema..
"ah..sial sudah jam 7 pagi"
hari ini adalah hari dimana Rania akan memperlihatkan sebagian dr skripsinya,karna hari ini dia sudah janjian dengan dosen pembimbingnya.
Rania hanya memerlukan 10menit untuk mandi dan ritual paginya.dia tergolong wanita yg cantik,tidak terlalu tinggi memang hanya 155cm namun kulit putih dan rambut panjangnya yg membuat para lelaki di kampus memperhatikan dia.
Dalam perjalanan menuju kampus dengan kencangnya dia menginjak gas..berharap segera sampai.."duh..bisa kena masalah ini kalo aku telat"
yap..dia sampai dikampus tepat waktu.sesampai diparkiran mobil dengan tergesa gesa dia berlari menuju ruangan dosen pembimbing..ibu Mirna namanya
"selamat pagi bu mirna,hari saya mau memperlihatkan skripsi saya"
ibu mirna tanpa melihat Rania menjawab enteng"ehm..selamat pagi,letakan saja di meja saya,hari ini saya sibuk"
dalam hari Rania berkata"wew..sialan nih dosen..yakali dilihat dl"
merasa tidak direspon sang dosen kembali bertanya "kenapa? masih kurang jelas?"
dngn memaksa senyum Rania menjawab
"tidak koq bu mirna,saya akan letakan disini"
__ADS_1
karna saking sebelnya sama ibu mirna..tiba tiba perut Rania bunyi menandakan lapar..
kemudian di bergegas ke kantin.
"pak indomie goreng satu ya,pakai telur setengah mateng"
"baik neng,tunggu sebentar ya?"jawab pak bagong pemilik kantin.
"eh itukan Rania"ucap nadin
"oh iya,,yuuk samperin" jawab ghania
"Rania,kamu ngapain pagi2 disini? ehmm..pasti kelaparan ya?"ejek ghania
"iya nih..udah gw bela belain berangkat pagi buat ketemu dosen..eh malah gak enakin hati tu dosen"Rania.
sembari menyantap indomie gorengnya..Rania bercerita dengan teman2nya,hingga dia tdk melihat bahwa ada pria tampan yg memperhatikannya..dia adalah evan wijaya,dia termasuk kandidat pria tampan dikampusnya dengan nilai plus karna orangtuanya memiliki perusahaan besar dikota jakarta.
dari dl evan memang sering memperhatiakan Rania..namun Rania cuek dan tidak peka.
"eh itukan evan"ghania
"Daebak...ganteng banget"nadin
__ADS_1
tanpa memprhatikan Rania hanya tersenyum kecut sembari memakan mie nya
"Ran,lo kenapa sih?"ghania
"kenapa gimana?"Rania
"koq lo bisa2nya gak perhatiin evan sama sekali"ghania
"iya Ran..semua anak kampus jg tau kalo evan tuh ada something deh sm lo"Nadin
"trus gw harus gimana? orang evan aja gak pernah bilang suka sama gw"jelas Rania
"yakali di pandang balik Ran"seru ghania
"lo aja deh,,gw kurang srek gt sama dia"rania.
"lhah kenapa? kn dia ganteng tajir lg"tanya nadin karna penasaran sm sahabatnya ini?"
sambil menghela nafasnya Rania berkata"din,Ni,,hidup gw tu bebas selama dijakarta,trus gw jg bisa pacaran sm siapa aja.tapi kalian harus tau..suami gw itu yg nentuin ortu gw.dr pada gw nantinya putus trus nangis2 mending gak usah pacaran sekalian kan?"
"ommo....seriusan RAn?"ghania
"tahun 2020 masih dijodoh2in gt? koq lo mau?"nadin
__ADS_1
"yah..mau gimana lagi dikeluarga gw tu wanita gak boleh milih,harus nurut!"rania
"rada ngeri sih Ran,,ortu lo emang tajir tp kalo jodoh harus di tentuin gw mah ogah"