
'saat pulang sekolah'
Richter: sangat sepi bila tidak ada elsword.
"hanya dia sakit aku sangat kesepian"
"jujur saja, hanya dia teman yang sangat tulus ,semua orang di sekolah berteman Dengan ku hanya karena ingin aku melindungi mereka karena kekuatan ku ini"
Richter: Baiklah sudah ku putuskan, aku akan menjadi kuat agar bisa melindungi keluarga ku dan Elsword.
Richter: Tapi, sepertinya dia bukan manusia biasa, mungkin dia seperti ku? mempunyai kekuatan khusus. nanti saja ku pikirkan itu aku harus bergegas pulang.
'sesampainya Richter di rumah'
Richter: huh, capek sekali, huh apa ini?sebuah surat?EH SURAT DARI AYAH!
''ISI SURAT"
hai anakku Richter, apa kabar mu?semoga kau baik baik saja.
ada yang mau ayah bicarakan nantinya, jadi bisakah kau besok berkunjung ke tempat kerja ayah? aku sangat sibuk sampai tidak bisa pulang dulu, Dan ini juga ada hubungannya dengan teman mu elsword itu.
itu saja yang ingin ayah sampaikan, semoga besok kau datang.
SALAM
AYAH
Richter: ada hubungannya dengan elsword?ada apa dengan nya? huhh baiklah besok aku akan datang ke kantor ayah.
Richter: oh sudah menjelang malam ya?oke saatnya aku mandi lalu tidur. sungguh hari yang melelahkan.
'Richter pun mandi'
sesudah Richter mandi
__ADS_1
*sesudah mandi Richter pun balik ke kamarnya*
Richter: kenapa perasaan ku sangat tidak enak? apa yang akan terjadi besok...
Richter pun tertidur dengan jendela terbuka
seseorang yang tidak diketahui masuk lewat jendela tersebut
???: Aku akan melindungi mu Richter Canavero, tapi mungkin beberapa bulan lagi pertemanan kita akan hancur... yah aku tidak peduli asalkan kau selamat...
Richter bangun dengan terkejut
Richter: HAH SIAPA ITU?!, eh? sudah pagi? apa itu tadi mimpi?mimpi yang sangat aneh, apa maksudnya melindungi ku.
Richter: lebih baik aku mandi,dari pada memikirkan mimpi yang sangat aneh itu.
*Di dimensi lain*
elsword: sepertinya aku sudah mengalahkan seluruh dewa jahat di dimensi ini?
karena masalah ini.... sepertinya aku telah banyak membuat kekacauan...aku terlalu banyak menghancurkan planet bahkan multiverse..... untungnya aku tidak menghancurkan beberapa outverse, aku sangat malas menciptakan multiverse yang sudah ku hancurkan, ini sangat menyusahkan.
*Di dimensi tempat Richter berada*
Richter: oke aku sudah siap untuk pergi ke tempat ayah kerja
Richter pun keluar dari kamarnya
Richter: Ibu! hari ini aku akan ketempat ayah kerja, apa boleh?
ibu Richter: oh, iya nak kau boleh pergi, tapi jangan lupakan salam ku kepada ayah mu ya!
Richter: baiklah ibu.
*Di perjalanan menuju tempat ayahnya*
__ADS_1
Richter: oh tidak aku lupa dimana tempat kerja ayah, mungkin aku harus menelpon nya.
Richter mengambil handphone miliknya dan menelpon ayahnya
Ayah: oh Richter!, ada apa nak?
Richter: ayah, aku lupa dimana lokasi tempat kerjamu
ayah: apa kau bodoh?atau lupa?aku yang memimpin negara ini jadi aku bekerja di kerajaan negara
Richter: astagaa! bodoh sekali aku ini, maafkan aku ayah, sekarang aku lagi banyak pikiran, baiklah ayah aku akan kesana.
ayah: astaga kau ini, baiklah kalau begitu hati hati.
Richter mematikan telepon nya dan lanjut berjalan.
sesampainya Richter di kerajaan negara
Richter: huh akhirnya sampai juga, saatnya masuk dan bertemu ayah
Richter pun memasuki kerajaan negara tersebut
Richter: luas sekali, jadi dimana ruangan ayah?hmm sepertinya aku harus bertanya pada orang disini
Richter: hai pak, apa kau tau dimana ruangan pak Canavero?
karyawan: oh anda anaknya ya?, mari saya tunjukkan
Richter pun mengikuti karyawan tersebut
karyawan: ini ruangan bapak Canavero
Richter: oh iya pak, terimakasih sudah mengantarkan saya.
karyawan: sama sama kembali, senang bisa membantu.
__ADS_1