
Richter: sepertinya aku mendapatkan cerita yang bagus.
Ibu: tentu, cerita ini sangat bermanfaat bagi mu untuk menjadi pemimpin. biasanya di perpustakaan sekolah ada sejarah seperti itu.
Richter: Tapi ceritanya sulit di pahami.
Ibu: memang sulit di pahami, karena ini adalah asal usul dewa.
Richter: huh baiklah, sepertinya ada yang ingin ku tanyakan.
Ibu: ??
Richter: Rosadevata mempunyai kelamin kan, apakah Lerixiveta juga punya?
Ibu: tidak sayang, Lerixiveta sebenarnya tidak mempunyai kelamin, tetapi sejak tercipta nya Rosadevata, dan saat Lerixiveta mengetahui Rosadevata adalah Perempuan, Lerixiveta memutuskan untuk menjadi seperti perempuan agar Rosadevata nyaman. ya walaupun dia seperti perempuan tetapi dia tetap disebut "God king Lerixiveta" bukan "Queen"
Richter: jadi begitu ya.
oiya bu, guru ku pernah bilang bahwa Rosadevata bereinkarnasi di negri angin?
Ibu: ya betul, negri angin sekarang negri yang paling di takuti, karena Rosadevata bereinkarnasi disana, dan pastinya Rosadevata akan melindungi orang orang disana. Tapi Richter di negeri kita juga ada salah satu dewa yang bereinkarnasi disini.
Richter: Siapa itu Bu?
Ibu: Dewi Bianca dan dewa helix
Richter: helix?dewa apa itu?
Ibu: helix adalah dewa kematian dulunya, dan Bianca adalah dewa bumi, karena dia ditugaskan melindungi bumi.
Richter: lalu Lerixiveta bereinkarnasi dimana?
Ibu: Tidak ada yang tau dimana dewa Lerixiveta bereinkarnasi.
Richter: seperti itu ya ..
Semua dewa ketika mati akan hidup kembali kan? ' tanya Richter '
__ADS_1
Ibu: Tidak. mereka hanya mengikuti kata Lerixiveta, ketika Lerixiveta memerintahkan mereka untuk bereinkarnasi mereka akan menuruti nya, tetapi ketika Lerixiveta tidak memerintahkan mereka untuk hidup atau bereinkarnasi, mereka akan di tetap kan mati, seperti hal yang terjadi pada Dewi Vanessa.
Richter: ku pikir semua dewa yang mati akan hidup lagi. ternyata di atur dengan Lerixiveta.
Ibu: ibu juga berharap Dewi Vanessa bereinkarnasi walaupun itu mustahil.
Richter: baiklah ibu terimakasih atas ceritanya. aku akan mandi
Ibu: sesudah mandi jangan lupa untuk makan Richter.
Richter: baiklah ibu..
'richter pun pergi mandi'
Richter: aku merasa bahwa besok ada dewa yang datang...hanya firasat ku.
Setelah Richter mandi, Richter pun pergi makan.
Richter: ibu aku hanya berfirasat bahwa besok ada salah satu dewa yang akan datang ke sekolah ku, di firasat ku bukan hanya 1 tapi 3
Richter: oh aku lupa tentang itu.
Ibu: cepat selesai kan makan mu lalu tidur.
Richter: baiklah Bu..
Richter pun selesai makan dan balik ke kamarnya
*berbaring di kasur*
Richter: sepertinya aku tidak akan belajar malam ini, aku sudah sangat mengantuk.
Richter pun ketiduran
di mimpi Richter
B:. besok kita akan bertemu calon pemimpin negeri es...
__ADS_1
Richter: Huam!!! mimpi aneh lagi, hampir setiap malam aku memimpikan yang seperti itu.
'tidak usah di pikirkan, saatnya mandi lalu pergi sekolah'
Richter pun mandi
sesudah Richter mandi
Richter: apakah elsword akan masuk hari ini? baiklah tidak usah di pikirkan saatnya pergi sekolah.
Richter pun pergi sekolah dengan tergesa-gesa
Richter: fiuhhh akhirnya sampai juga
Saat pelajaran dimulai.
Guru: anak anak hari ini kita kedatangan murid baru.
'Hai namaku callarin'
'dan nama ku shouu'
Guru: oke callarin dan shouu, silahkan duduk di bangku kosong.
'Baiklah bu' jawab callarin dan shouu.
Callarin dan shouu pun duduk di bangku yang telah di siapkan.
Richter: aku hanya merasa aura mereka sangat beda dengan orang lain.
Callarin: hai aku callarin, dan nama mu?
Richter: oh hai namaku Richter Canavero, senang bertemu mu callarin.
Callarin: Oh iya!! mohon bantuannya untuk sekolah ini ya!
Shouu:(Richter?oh orang yang dibilang oleh dia)
__ADS_1