
'Bab 21 Lautan Darah'
Shin Yang Bertanya Tentang Kekuatan Api Biru Terus Bertanya Kepada Hayato
"Hayato! Apakah Kekuatan Api Biru Memiliki Efek Samping Saat Ingin Digunakan? "
Hayato Pun Menjawab Pertanyaan Shin
"Efek Samping? Sepertinya Yang Aku Dengar Efek sampingnya adalah umur Orang Tersebut akan menjadi singkat dan membuat orang itu tidak bisa menggunakan kekuatannya selama 10 tahun"
Shin Yang Mendengar Jawaban Hayato Memikirkan Sebuah Hal Yang Dapat Menyelamatkan Ryuji Dengan Menggunakan Api Biru
"Ternyata Efek Sampingnya Sangat Mengerikan Tapi! Aku Harus Rela Berkorban Demi Sahabatku Apapun Yang Terjadi!
Shin pun Bergegas Untuk Kembali Kerumah sakit
" Hayato! Aku Akan Kembali Kerumah sakit kalian duluan saja!! "
Hayato Yang Mendengar Teriakan Shin Hanya Bisa Menghela Nafasnya dan membiarkannya pergi,
"Shin!! huh.... Sepertinya Aku Harus membiarkannya pergi......!! "
Hayato Yang Sedang Melihat Shin Berlari Menyadari Bahwa Ada Asap Yang Sangat Tebal Tepat Pada Arah Shin Pergi, Setelah Melihat Asap Tersebut Hayato pun Bergegas untuk menyusul Shin
"Asap!! Arah asapnya... tidak mungkin!! SHIN!! TUNGGU!! "
__ADS_1
Hayato Yang Terus Meneriaki Nama Shin Tapi Tidak didengar oleh Shin
"SHIN!!!! BERHENTI!!! SIAALL!! "
Shin Yang Sedang Berlari Memikirkan Sebuah Efek Samping Kekuatan Api Biru Dan Merasa Sedikit Ragu
"Efek Sampingnya Mengurangi Umur Kehidupan Manusia Yang Berani Menggunakan Kekuatan Api Biru Apakah jika Aku Menggunakannya Untuk Menyelamatkan Nyawa Sahabatku, Akankah Berhasil?! "
Shin Yang Bergegas untuk lebih cepat sampai Kerumah sakit dimana Ryuji Dirawat
"Tidak Aku Harusnya Tidak Memikirkan Efek sampingnya!, Aku Harus Bergegas"
Hayato Yang Melihat Shin Menggunakan Kekuatan Kecepatan Pun Tertinggal Jauh
"Oh Ayolah!!! Aku Ini Bertipe Tanah Dasar Genius Sialan!!! "
"A-Apa Yang T-Telah Terjadi...... Ryuji.... "
Hayato Yang Tertinggal Tersebut Telah Sampai Dan Kaget Setelah Melihat Bahwa Rumah Sakitnya Telah Menjadi Lautan Darah Dan Api
"Astaga! Ini.... Sungguh Neraka! "
Hayato Yang Melihat Banyak Sekali Manusia Tak bersalah Mati Dengan Cara Sangat Tragis Dan Mengenaskan Hanya Bisa Berdiam Dan Meluapkan Amarahnya Didalam Dirinya
"SIAL!!! SIAL!!! SIAL!!! SIAL!!!...... KENAPA INI TERJADI!!!! SIALAANN!!!! "
__ADS_1
Shin Yang Terdiam Mulai Melangkahkan Kakinya Dan Berjalan Ke dalam kobaran Api Yang Sangat Besar
Hayato yang melihat Shin telah memasuki kobaran api tersebut mulai panik dan mencoba untuk menghubungkan Asosiasi Pahlawan
"SHIN!! SIAL DI TELAH PERGI TANPA MEMBERITAHUKU!! APA YANG HARUS AKU LAKUKAN!! ASOSIASI! BENAR AKU HARUS MEMBERITAHU SITUASI DARURAT!! "
Shin Yang Berjalan Dengan Melihat Banyak Sekali Manusia Yang Mati Hanya Memandangnya Dengan Tatapan Mata Yang Sudah Tidak Ada Kehidupan,
Shin Yang Terus Berjalan Melihat Bahwa Ada Seorang Ibu Yang Sedang Memegang Sebuah Tangan Anak Kecil, Di saat itupun Shin Merasakan Semua Teriakan Penderitaan Manusia Yang Telah Mati Dalam kesengsaraan Dan Menyedihkan, Shin Yang Mendengar Penderitaan Tersebut Mulai Merasa Marah Kepada Orang Yang Telah Melakukan Hal Keji Dan Mengerikan Ini
"TOLONG!! " "PANAS!!! " "IBU!!! "
"AAAAARRRGHH!!! KENAPA!!!!!! KENAPA!!!!!! KENAPA ADA ORANG YANG SANGAT KEJI MELAKUKAN HAL MENGERIKAN INI!!! KENAPAA!!! SIALAANN!!! AKAN AKU PASTIKAN KAU MATI DENGAN SANGAT MENDERITA DASAR BRENGSEK!!!! "
Shin Yang Marah Mulai Kehilangan Kontrol Kekuatan Dalam Dirinya Tersebut
"AAARRRGGGGGHHH!!!!! SIAL!!! AKU KEHILANGAN KONTROL KEKUATANKU SENDIRI SIAL!!! AKU HARUS MENAHAN EMOSIKU INI!! AKU HARUS TENANG!"
Shin Kehilangan Kendali Atas Kekuatannya Tersebut Mulai Berhasil Mengontrol Emosinya Dan Kekuatannya Sendiri
"Baiklah! Aku Harus Tenang Dan Pikirkan Tujuanku Kesini Yaitu Menolong Ryuji!"
To Be Continue
Maaf Jika Ada Kata-kata yang salah atau Kata-kata yang sangat kotor.
__ADS_1
Sekali Lagi Maaf Karena Update Sangat Lama Author Sering Sibuk Dengan Aktivitas Lainnya