Rezeki Bejibun Tak Terduga

Rezeki Bejibun Tak Terduga
episode 4


__ADS_3

Mona cucu Ibrahim ia mempunyai anak 2 semuanya laki laki, dari Gunawan mempunyai anak 2 juga yang satu Mona sedang kan yang laki laki masih di bangku kelas 1 sma anaknya yang pertama nya mempunyai sahabat bernama Bahar gustofa anak dari Alfin gustofa


bersama Alfin gustofa memang sudah berniat menjodohkan cucu mereka jika sudah besar nanti saat mengetahui cucu Alfin laki laki, cuma sayang pernikahan anak dari miliarder Alfin gustofa tidak direstui oleh Alfin karna beliau tahu bahwa menantunya seorang buruh pabrik yang dikelola oleh anaknya Bahar gustofa dari sini lah permasalahan antara Alfin dan istrinya mama dari Bahar yang tidak menyetujui pernikahan anak mereka


Bahar dan Ningsih pergi dari kehidupan yang serba gemerlap nya kota metropolitan dan mengungsi di pedesaan yang serba asing bagi keduanya dan anak semata wayang mereka yang bernama Aris Setiawan dan tidak menyematkan nama gustofa di belakang nama Aris


kakek Alfin tak sengaja ingin pergi jalan jalan ke taman kota diwaktu sore hari dan dihantarkan sopir dan minta ditinggalkan sendirian, Aris tak sengaja melihat ada seorang kakek yang sedang merenung di taman dan memegang perutnya karna lapar, kakek Alfin pun menyadari bahwa ia belum makan siang dan sore ini baru merasakan lapar karna kesibukannya yang padat


kakek lapar, tanya Aris


iya nak kakek sangat lapar karna kakek belum makan siang dari tadi cuma kakek tidak punya apa apa dan kakek lupa membawa hp untuk menghubungi supir dan ajudan kakek


kakek mau pinjam uang mu boleh tidak, boleh kek kebetulan saya lagi punya uang dan kakek mau kemana kebetulan saya mau ke tukang bakso yang di ujung sana kakek mau ke sana juga atau tidak


mari kita makan bakso yang disana ucap kakek Alfin padahal kakek Alfin tidak suka makan bakso, cuma ia merasa ada keterikatan dengan pemuda yang baru saja menolongnya, kakek Alfin pun mau makan juga itu bakso hingga ludes


oh iya siapa namamu nak tanya kakek Alfin

__ADS_1


nama saya Aris kek, ucap Aris


kamu dari mana nak


baru pulang dari kampus kek


oh mahasiswa to


tuan kami cari cari dari tidak keliatan ternyata lagi makan bakso disini kata sopir dan ajudan kakek Alfin


oh iya saya pamit dulu ya kek, buru buru amat nak Aris


makasih ya baksonya nak Aris


iya kek sama sama


lalu Aris pun meninggalkan kakek Alfin dan juga ajudan nya karna akan memasuki waktu kerja Aris di restoran sudah hampir tiba takut telat sehingga kakek Alfin pun memandangi kepergian Aris

__ADS_1


mari kita ke restoran dulu untuk mengecek ariskeuangan disana ucap kakek Alfin


mari tuan kita ke sana dulu bentar lagi mau magrib ntar nyonya besar marah marah lagi kalo tuan telat pulang nya


Aris enak banget jadi kamu tu ya baru juga tiga bulan kerja disini udah telat yang ke berapa kali kamu manager Handoko memarahi Aris karna telat setengah jam yang lalu


maaf pak saya gak akan telat lagi pak saya janji


janji janji melulu kamu yang ke berapa kamu janji, kamu telat yang terakhir kali nya ya Aris emang restoran ini punya nenek moyang kamu apa suka suka kamu datang telat kalo punya kakek kamu gak masalah datang telat


sudah pergi dari sini, sambil melambaikan tangan kerja sana kata manager


baik pak saya janji gak akan telat lagi


Aris pun melanjutkan pekerjaan nya sedang kan kakek Alfin pun memasuki kantor manager Handoko dan melihat seorang pemuda keluar dari kantor manager dengan wajah yang menunduk kayaknya kenal pemuda ini batin kakek Alfin


Joko selidiki anak muda yang menolong ku tadi ya

__ADS_1


baik tuan akan kami selidiki siapa pemuda itu sebenarnya


__ADS_2