Rezeki Bejibun Tak Terduga

Rezeki Bejibun Tak Terduga
episode 5


__ADS_3

sayang kamu kapan kenalin aku sama orang tua mu kita pacaran kan udah 1 tahun lebih biar gak dijodohin lagi sama perempuan sombong itu sayang ucap tari kepada vino


iya sayang nunggu waktu yang tepat agar aku bisa meminang mu


padahal vino ingin sekali membalaskan sakit hatinya kepada Mona atas perlakuan nya selama ini


yang selalu mengejar ngejar cinta Mona beberapa bulan ini selalu ditolak oleh Mona, udah yuk pulang udah kenyang nih kita mau kemana lagi sayang ujar vino


Langsung cus pulang aja lah capek aku dari tadi gak ada titik terang dengan pertemuan hari ini sama kamu


kebetulan ayah vino dan ayahnya Mona sedang menjalin hubungan kerja sama dan akan menjodohkan keduanya dimasa depan cuma Mona ogah ogahan dengan vino, karna vino bukan tipenya mona


ayah nya vino adalah orang kepercayaan nya Alfin gustofa karna Agus sebastian menjalin persahabatan dengan Bahar gustofa sejak duduk di bangku SMP itu pun yang membiayai sekolahnya adalah ayah dari Bahar yaitu tuan Alfin gustofa


Ada yang bisa saya bantu tuan tanya Aris dengan Agus sebastian yang akan mengadakan metting di restoran tersebut dan sudah mengambil nomor reservasi dari siang tadi


oh iya kamu baru kerja disini ya


iya tuan baru 3 bulan ini saya kerja


pantas saja baru liat ternyata baru 3 bulan dan kalo siang juga tidak pernah saya liat


iya tuan saya mengambil jadwal sore karna saya kerja paruh waktu sambil kuliah

__ADS_1


oh iya iya ucap Agus sebastian sambil menganggukkan kepala sepertinya saya melihat pemuda ini mirip seseorang tapi siapa ya gumamnya


Aris mengatur meja dan kursi yang sudah di reservasi untuk mengadakan metting setelah adzan magrib


Aris tidak menyadari bahwa Agus sebastian memperhatikan gerak gerik nya


ah lelahnya hari ini ujar Aris setelah acara metting atau rapat dilaksanakan di restoran sudah selesai karna sudah menunjukan pukul 11 malam Aris pun langsung pulang ke kosan


tuan mengapa tuan melamun saja kata Agus Sebastian kepada Alfin gustofa


Agus kamu liat anak muda yang bekerja di restoran tadi tidak gerak geriknya mirip sahabatmu dulu Bahar


iya tuan cuma Bahar waktu kuliah dulu tak seperti anak muda tadi atau hanya kemiripan saja kali tuan


oh pemuda itu namanya Aris tuan


iya dia yang telah menolong ku kemarin sore karna tidak membawa apa apa sewaktu jalan sore di taman kota


sudah sampai tuan


oh iya Agus bagaimana anak mu vino yang kamu rekomendasikan bekerja di hotel cabang


Alhamdulillah dia giat bekerja tuan dan tidak mengecewakan apa yang selama ini tuan khawatirkan

__ADS_1


Agus aku ingin pergi ke cabang yang ada dikota kecil dikota Bandung bagaimana pendapatmu


tuan apa tuan tidak mencari keberadaan tuan muda yang dibawa pergi oleh Ningsih 16 tahun yang lalu


sudah Agus tapi keberadaan Ningsih bagai ditelan bumi semenjak Bahar meninggal di tempat kecelakaan kerja dikota cabang itu


mencari keberadaan cucuku sendiri, sedang kan nyonya Andini selalu saja menanyakan keberadaan cucunya selama ini


aku tidak habis pikir dengan Ningsih yang tega memisahkan cucuku dengan dengan neneknya padahal Ningsih pernah tinggal bersama beberapa hari dengan kami


penyesalanku datangnya belakangan karna tidak pernah mengerti dengan keadaan Ningsih yang cuma buruh dimana tempat Bahar mengelola cabang yang ada dibandung


agh aku merasa tidak lama lagi umurku tidak akan sampai bila ingin bertemu dengan Awan putra nya Bahar


dan akan selalu dihantui penyesalan atas kepergian Ningsih 16 tahun yang lalu


Agus aku mohon padamu Carikan lah Ningsih padaku dan juga cucuku itu hanya permintaan ku padamu sebelum ajal ini menjemput


pada siapa lagi kalau bukan padamu Agus


orang yang selama ini dekat dengan almarhum Bahar


baik tuan akan saya cari keberadaan cucu tuan dan menantu tuan yang bernama Ningsih itu

__ADS_1


akan kah tuan Alfin bertemu cucunya yang selama ini telah hilang selama 16 tahun yang lalu padahal cucunya ada didekatnya selama beberapa hari ini ikuti kisah nya


__ADS_2