
"Apa? Putri Yueying yang lemah itu mendebatmu. Haha... Bagaimana itu bisa terjadi?"
Kekehan itu nyatanya membuat selir Xiao Wan kesal bukan main, kemarin seharusnya ia bisa menampar Yueyinf sampai menangis dan takut kepadanya tetapi nyatanya ia tidak bisa membungkam Yueying sama sekali. Yueying yang ia temui sangat berbeda dengan Yueying yang selama ini dirumorkan, mana ada wanita tertindas berani mengangkat kepalanya pada Xiao Wan, ia adalah yang paling pintar dalam hal mendebat orang.
"Kakak harus tahu juga jika pelayan Yun yang aku kirimkan kesana untuk menindasnya justru kemarin mendapatkan 100 cambukan hingga tidak berani lagi berbuat macam-macam."
"Hahaa... Kau mengutus orang yang salah Wan'er."
Xiao Wan menghela nafas, pelayan Yun itu adalah pelayan yang paling tegas dan selalu menang melawam siapapun, jadinya bagaimana bisa pelayan Yun sekarang tidak bisa lagi berbuat apa-apa pada Yueying.
"Kakak berhentilah mengejekku, lebih baik kau bantu aku pikirkan cara untuk membuatnya jera! Dia harus sangat menderita!"
"Bagaimana jika kita menuduhnya," sebuah ide muncul dari sang kakak.
"Menuduh apa? Mencuri benda kesayanganku?"
"Jangan benda kesayanganmu, aku mendengar besok Yueying akan menghadap ratu. Bagaimana jika kita mengambil gelang kesukaan ratu dan menaruhnya di kediaman Yueying."
"Bukankah terlalu beresiko?"
"Tentu saja tidak, kita mencurinya di malam hari, itu akan sangat mudah!"
"Hm, benar juga. Dia akan mendapatkan hukuman lebih berat jika mencuri barang milik ratu."
__ADS_1
***
"Yueying memberi hormat kepada yang mulia ratu," ucapan itu disertai dengan tundukan badan sejenak.
Senyum mengembang di bibir ratu, mendapati bagaimana kecantikan Yueying yang sekarang sudah menjadi menantunya ini. Ibu dari Yueying adalah sahabat dekatnya, dahulu mereka sangatlah dekat, sekarang ia telah tiada, menjaga putri semata wayang sahabatnya tentu ia tidak akan keberatan sama sekali.
"Duduklah," pinta ratu.
Yueying mengangguk lalu mendudukan dirinya, membiarkan pelayan menyeduh teh dan menyajikan camilan. Selanjutnya ia menegak teh itu, teh bunga memang selalu menjadi yang terbaik. Aromanya begitu wangi dengan rasa yang menakjubkan. Yueying tidak perlu was-was pada ratu, karena ratu berada di pihaknya, ratu bukanlah orang jahat yang akan menganggunya disini, justru ratu adalah orang yang baik dan selalu percaya pada Yueying.
"Kau sudah tumbuh besar Yueying."
"Saya mendengar yang mulia ratu dengan ibu saya adalah teman lama, apakah berita itu benar?"
Yueying tekekeh, tentu saja ia akan dengan senang hati menerima kebaikan ratu. Di dunia antah brantah ini, ia haruslah memiliki seseorang yang membelanya. Sekuat apapun taktik Yueying, jika semua orang membenci dirinya maka itu akan menjadi sia-sia saja.
"Terima kasih yang mulia— ah ibu maksudku."
"Yueying, aku benar-benar senang memiliki seorang menantu sepertimu."
"Yueying merasa tersanjung sekali, saya juga sangat senang. Kemarin ibu memberikan kotak perhiasan yang begitu indah, itu sangat sesuai dengan selera Yueying."
"Aku sengaja memesankannya untukmu, baguslah jika kau menyukai itu."
__ADS_1
"Tentu saya sangat menyukainya."
Selanjutnya pembahasan mereka adalah pembahasan ringan antar wanita, mulai dari membicarakan kesukaan dan lainnya. Tetapi itu hanya berlangsung sebentar, karena selanjutnya ratu sudah menyinggung tentang putranya. Bukannya Yueying tidak mau mendengarkannya, tetapi membiacarakan Qiu Yue dapat membuat moodnya turun drastis.
"Qiu Yue adalah orang yang sulit disentuh, aku ini orang yang melahirkannya tetapi aku tidak bisa masuk ke kehidupannya. Aku juga tidak bisa mengendalikkannya."
Han Qiu Yue adalah orang yang sulit sekali untuk di mengerti, tidak memiliki hubungan baik dengan raja dan tidak terlalu dekat dengan ratu. Qiu Yue ditakuti banyak orang bahkan saudara-saudaranya sendiri, ia tidak begitu suka berbasa-basi dan akan selalu melukai hati siapapun dengan kata-katanya jika dirinya merasa terganggu.
"Jika suatu hari Qiu Yue menjahatimu, kau langsung katakan padaku. Ibu pastikan akan membelamu, jadi jangan takut untuk mengatakannya."
"Tentu saja Ibu, aku akan melapor pada Ibu untuk meminta perlindungan."
Ratu memanglah orang yang tulus, ia menganggap Yueying sebagai putrinya sendiri. Ratu akan melindungi Yueying, bahkan jika yang menjahatinya adalah putranya sendiri. Bukan tidak mungkin Qiu Yue akan berbuat semena-mena pada Yueying lelaki itu benar-benar tidak bisa diajak berbicara baik-baik.
...════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════...
...Dont forget to click the vote button!...
...════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════...
...Jika ada pertanyaan tuliskan saja di kolom komentar, terima kasih sudah mampir di cerita ini silahkan tunggu episode selanjutnya ^_^...
...And, see you....
__ADS_1