Romansa Cinta Anak Sultan

Romansa Cinta Anak Sultan
episode 5


__ADS_3

Asi Syarif tetep aja di kedai bersama teman-teman untuk menikmati secangkir kopi dan makanan yang telah, sejam kemudian si Sarif meninggalkan kedai dan pulang ke rumah seperti biasa, selalu ada pertikaian di antara ayah dan anak selalu Syarif melawan ayahnya yang kolot dan angkuh,


ayahnya berkata selalu pulang terlambat berfoya-foya menghabiskan uang tidak pernah belajar dengan baik mengajar sesuatu yang tidak ada manfaatnya padahal kamu harus mencari ilmu yang harus kamu selesaikan di pendidikan yang ayah ajarkan untuk menggapai cita-cita, kenapa saya selalu susah diatur untuk mencari ilmu mengejar yang ayah inginkan


saya ingin menjadi diri saya sendiri tidak dengan diri seperti ayah yang ayah inginkan saya masih mahasiswa saya ingin bersama teman-teman saya, boleh kamu sama teman-temanku asal kamu punya pendidikan yang sepantasnya kamu raih kamu sudah dewasa selayaknya kamu mengejar cita-cita yang ayah inginkan

__ADS_1


ayah selalu menekan aku biarlah aku mencari pekerjaan yang sesuai dengan pendidikanku tanpa ayah ikut campur dalam masalah ini bilang ayah sayang sama aku jangan, ayah tidak menekankan kamu kami berharap banyak tentang pendidikan kamu ayah dan ibu selalu ingin kamu menjadi, baik bagaimana ayah apakah harus seperti ayah kesalahan dibayar dengan uang lantas itu ayah tidak mau tahu kesalahan orang lain.


jaga mulutmu Syarief kamu tidak sepantasnya mengucapkan kata-kata itu kepada ayah sedangkan ayah adalah orang tuamu yang harusnya kamu hormati, bilang ayah ingin dihormati janganlah ayah semena-mena kepada orang lain terutama kelas menengah ke bawah mereka juga manusia mereka butuh sesuatu yang diinginkan jangan kemauan ayah sendiri.


akhirnya Syariah meninggalkan ruangan di mana ayahnya bekerja dia masuk ke kamar melepaskan bajunya, lepas mandi dia menghubungi Zahra di mana dia meluapkan rasa cinta yang dia miliki, walaupun sebenarnya Zahra tidak merespon cinta, namun Zahra tetap menganggap dia sebagai teman,

__ADS_1


Zahra bagaimana kabar kamu di hari, cara menjawab saya baik dan selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala namun banyak pekerjaan yang saya kerjakan tadi, syukur alhamdulillah kalau kamu udah dalam keadaan sehat dan baik kalau banyak pekerjaan silakan beristirahat maaf saya telah mengganggu waktu kamu untuk beristirahat


tidak papa Sarif saya mengerti dan ada waktu kok buat kamu kamu kan sahabat aku dan teman aku yang pernah menolong aku dikala aku diserang berandalan di jalanan terima kasih sudah menjadi teman, jangan dibesar-besarkan Zahra semua itu sudah kewajiban seorang teman untuk melindungi teman yang lain


ya Syarif terima kasih ya kamu juga belajar yang baik ya Sherif supaya apa yang kamu cita-citakan nanti tercapai dan kamu mencari yang terbaik diantara yang, terima kasih ya rah atas pedulimu kepada aku walaupun sebetulnya orang tuaku tidak pernah peduli sama aku jujur aku sangat menyukaimu dan mencintaimu pandangan pertama Dan selamanya kamu tidak akan kuizinkan dimiliki.

__ADS_1


__ADS_2