Romansa Cinta Anak Sultan

Romansa Cinta Anak Sultan
episode ke-7


__ADS_3

sesampai di rumah si Zahra menyampaikan keinginannya dan minta waktu untuk izin, bapak bertanya cara mau pergi keluar sama siapa bantu-bantu band kamu mau keluar perasaan selama ini kamu jarang keluar dan tidak punya teman, ayah aku mau pergi ya minta izin untuk keluar sama teman aku aku punya teman baru dan anaknya baik kok insya Allah aku bisa menjaga diri biar aku di luaran bersama, boleh tidak Bu saya keluar bersama teman saya mereka teman-teman baik aku kok nggak ada yang jahat sama aku saya akan jaga diri.


kalau Ibu terserah kamu saja mengizinkan asal kamu bisa menjaga diri dan jangan terlalu larut untuk bermain di luaran karena kamu kan masih kuliah dan banyak pelajaran yang nanti kamu, terima kasih Bu pak saya akan pergi nanti dan akan kasih kabar Syarif karena teman saya menunggu kabar dari saya bapak ibu terima kasih Zahra sayang sama ibu dan bapak.


ibu bapak juga sangat sayang sama kamu Zahra kamu anak yang sangat menghormati kedua orang tua kamu anak pertama kami yang punya harapan tinggi untuk, tapi kamu harus berhasil ya nak biar bisa mencuci nama baik keluarga kamu kan tahu ayahmu hanya seorang pegawai bawahan bukan,pastilah Bu saya akan menjunjung nama baik orang tua dan mempunyai cita-cita yang harus saya junjung tinggi nanti

__ADS_1


dia telepon Sarif si Zahra menghubungi Syarif, Syarif apa kabar kamu lagi ngapain Syarif Alhamdulillah saya diberi izin bapak sama Ibu keluar sama kamu tapi gak boleh malam-malam karena banyak tugas yang akan kami kerjakan, aduh aku senang sekali Zahra Alhamdulillah orang tuamu baik ya memberi izin kamu keluar bersama aku segera penantianku tidak sia-sia.


istilah jam yang udah dijanjikan Syarif dan Zahra sadis menjabat Zahra di depan rumahnya dengan penampilan yang sangat cantik syahra turun dari rumahnya menuju, sering menatap begitu tajamnya karena Zahra selama ini tidak pernah berpenampilan yang seperti itu selalu pakai jin dan dessert, cara kamu begitu cantik dan menawan malam ini, kamu merayu ya Syarif, betul kamu memang cantik dan luar biasa tidak sia-sia aku selama ini menanti kamu.


ayo kamu masuk dalam mobil kita lanjutkan berbicara atau kita jalan si Sarif mengatakan kepada, iya lupa ya kita kasihkan berbicara di sini ayolah kita berangkat nanti keburu malam juga takut orang tuaku menunggu-nunggu aku, baik nona manis mari kita jalan yuk, mereka berdua melanjutkan perjalanan untuk menuju sebuah cafe anak

__ADS_1


ayah kita sudah sampai pada tujuan mari kita minum-minum ada jus ada kopi hangat dan, terima kasih Syarif kamu baik sekali mengajak aku pergi cafe yang selama ini aku tidak pernah keluar sebetulnya saya hanya menuntut ilmu di rumah nggak pernah, kamu orang yang pertama mengajak aku pergi cafe dan malam lagi,


oh ya betul kak itu betul Syarif aku pertama kali ini keluar sama cowok dan malam hari saya tidak pernah keluar selalu di rumah menemani orang tuaku karena kamu tahu orang tuaku bukan orang yang kaya, jangan mama nama orang tua Zahra,


aku orang tidak punya kok nggak punya apapun mereka itu orang tuaku yang memiliki segalanya namun aku tidak punya apa-apa Syarah inilah seperti itu yang kamu lihat inilah aku Syarif yang punya penampilan apa adanya tidak selalu, maaf Syarif saya bukan bermaksud seperti itu namun saya cuma itulah orang tua saya tidak mempunyai apa-apa seperti kedua orang tuamu.

__ADS_1


__ADS_2