Romantic Vampire

Romantic Vampire
menemui TETUA


__ADS_3

bab VII


menemui TETUA


Grace setengah berlari membukakan pintu, dan betapa terkejutnya Grace ternyata tamunya adalah lelaki Vampir yang menemaninya semalam.


Grace : " Loh" (dengan wajah melongo)


Lucas : " permisi Vampir boleh masuk nona?" Tanya lucas sambil nyelonong masuk.


Nenek Grace segera menyusul Grace untuk melihat siapa tamu yang datang pagi pagi sekali.


"Masuk masuk ...ini teman sekolah Grace yah"? Sambut nenek Grace dengan ramah


Lucas pun menyapa nenek Grace dengan sopan. Grace yang sejak tadi melongo pun berpindah di samping nenek Grace.


" Sini sini ikut gabung sarapan, cuma nasi goreng ini" ucap nenek Grace sambil tersenyum


Lucas mengikuti nenek Grace ke ruang makan. Tiba tiba Grace menarik tangan Lucas.


"Eh itu nasi goreng ! Dengerin ! Bukan darah goreng! Bisa makan begituan?" Bisik Grace pada Lucas.


Sambil menepuk bahu Grace Lucas berbisik "tenang saja aku habis dapat vitamin semalam".


Grace hanya mengernyitkan dahinya sambil menuju ke meja makan.

__ADS_1


"Sudah lama kenal dengan Grace?" Tanya kakek Grace


"Bekum kek baru dua bulan ini" jawab Lucas sambil tersenyum.


Grace hanya menatap Lucas dengan rasa bingung. Sejak kapan Lucas bisa tersenyum, buat apa dia pagi pagi kesini. Beberapa pertanyaan yang berputar di kepala Grace.


"Oia kek, rencananya pagi ini saya mau ajak Grace jalan jalan" ucap Lucas tiba tiba.


Tatapan mata Grace semakin melotot.


"Boleh boleh... Tapi jangan sampai pulang malam ya nak" jawab Kakek Grace.


Setelah makan Lucas duduk di depan rumah Grace sambil menunggu nya bersiap.


"Eh udah siap ni aku, mau kemana kita ? Ayo aku banyak pertanyaan ini sudah penuh" ucap Grace


Mereka berdua seger menaiki mobil. Di perjalanan Grace tertidur. Lucas memandangnya wajah Grace sambil berbisik " Grace terimakasih sudah memberikan kehidupan siang pada makhluk seperti ku. Tenang aku akan menjaga mu dari para vampir yang ingin memanfaatkan mu".


Mereka sampai di tempat yang di maksud Lucas.


"Emmh sudah sampai yah.. kita di mana ?" Ucap Grace sambil mengucek matanya.


"Ayo turun" ajak Lucas


Mereka tiba di sebuah bangunan tua peninggalan Belanda. Tempat ini adalah tempat para vampir menghubungi para tetua Vampir.

__ADS_1


"Kau tau takdir setiap Vampir boleh memilih satu manusia untuk di lindungi, biasanya mereka akan memilih melindungi diri sendiri agar mendapatkan kekuatan lebih."


Lucas membawa Grace ke tempat ini karena akan mengajukan ke tetua Vampir untuk menjadi pelindung, sebagai gantinya kekuatan nya akan berkurang. Itu tidak masalah karena Lucas adalah Vampir golongan yang sangat kuat. Lagi pula ada Grace sumber vitamin nya kan.


Mereka berdua berjalan memasuki gerbang bangunan itu. Sampailah mereka di depan para tetua. Sungguh mengerikan para tetua Vampir ini, wujudnya sangat berbeda dengan Lucas. Kuku mereka sangat panjang dengan mata merah dan taring panjang.


"Apa keinginan mu ?" Tanya salah satu tetua


"Aku ingin menjadi pelindung wanita ini tetua." Jawab lucas


"Apa kau siap dengan sehala konsekuensinya? Kekuatan mu akan berkurang, kau wajib melindungi nya dengan taruhan nyawa." Jelas tetua itu


"Aku siap tetua" . Jawab lucas tegas


Para tetua memulai mengeluarkan semacam cahaya dengan suhu sangat dingin. Grace merasa ada sesuatu yang menusuk dadanya. Sangat dingin. Dadanya seperti di isi oleh sesuatu yang sangat dingin.


"Sudah selesai". Ucap tetua


Lucas mengajak Grace untuk istirahat dulu karena energinya baru saja di kuras.


Mereka istirahat di sebuah pondok di pinggir sungai.


"Tidur lah dulu." Ucap grace pada Lucas.


Lucas tertidur pulas. Grace hanya melamun memikirkan apa yang terjadi hari ini..dan apa yang akan terjadi esok hari.

__ADS_1


"Apa yang terjadi dengan hidup ku esok? apa takdir ku memang menjadi wanita Vampir?" bisik Grace.


__ADS_2