ROOKIE

ROOKIE
chapter 14: kara vs oyama


__ADS_3

pelatih takeda tampak bingung harus memainkan siapa untuk menghadapi katsui


"ran kau saja yang main lagi.. kata pelatih takeda


"oh oke.. balas ran


tiba- tiba kara muncul dan langsung masuk ke lapangan 2, membuat kaget para anggota tim tomura


"pelatih biar aku saja yang menghadapinya kali ini.. kata kara


"oi kara kau kenapa gak bilang- bilang sudah sampai.. balas kak yuki


"hehe aku juga baru sampai maaf membuat kalian semua menunggu.. kata kara


"oi sudah basa basi nya biar kita mulai saja.. kata katsui


"okey okey


pertandingan antara kara dengan katsui oyama pun di mulai, service pertama kali ini di lakukan oleh katsui


kara mengembalikannya dengan tangan kanan sontak membuat yang lain terkejut karena kara itu pemain kidal..


tapi oyama langsung mengembalikan dengan pukul keras ke belakang sisi kiri dari kara..


kara langsung memindahkan raketnya ke tangga kiri nya dan mengembalikannya lagi..


lagi- lagi anggota tim di buat terkejut dengan permainan kara..


"pelatih apa teknik seperti itu boleh di lakukan? tanya aomi


"tentu saja bole, teknik seperti itu biasanya di gunakan dalam tenis.., tapi karena kemampuan reflek kara yang sangat baik dia bisa melakukannya dengan baik, jika di dalam tenis bola harus memantul dulu sekali ke lantai jadi memberikan waktu untuk menukar posisi raket.. jawab pelatih takeda


"jadi bagaimana kara melakukannya di badminton?? tanya aomi kembali


"lihat kaki kara dia terus melakukan loncatan kecil lalu langsung bergerak saat kok mulai di pukul katsui, itu yang membuat pergerakannya lebih cepat, dan liat cara kara memegang raket dia menggenggam dengan dua tangannya baru memindahkannya ke tangan yang mau memukul, itu sebabnya kenapa kara tidak pernah telat memukul dari tadi.. balas pelatih takeda lagi


"dia sudah melatihnya selama seminggu ini bersama jin di rumahku, ayahku yang memberinya saran itu untuk menutupi backhandnya yang lemah.. sambung yuki.


sementara itu kara sudah unggul jauh dari oyama, poin saat ini 15-7, karena teknik barunya variasi serangan kara menambah, oyama sampai harus jatuh bangun menghadapi serangan kara, serangan balasan oyama pun tidak ada yang berhasil karena kuatnya pertahanan kara, karena teknik barunya kara mampu menjangkau seluruh lapangan


game pertama pun di menangkan kara dengan poin 21-10 dominasi kara benar - benar terasa, game kedua pun di mulai dari service kara, kara menggunakan service tipuan sukses membuat oyama mati langkah..


tak jauh berbeda dari game sebelumnya dominasi kara masi berlanjut, game kedua kali ini pun di tutup smash lurus kara dari sisi kiri kara ke sisi kanan oyama benar - benar tipis di sudut garis..


kara dan oyama pun bersalaman


"heh hanya segini level pemain muda tim nasional.. kata kara


"sialan kau kara aku hanya kelelahan saja karena kami sudah latihan dari pagi.. balas oyama


"eh alasan


"besok aku tak akan kalah lagi dari mu..


kara pun berjalan ke teman - temannya di pinggir lapangan yang sedang menonton akasi


"oy kampret, cara jalan mu gak usah sok keren kayak pahlawan aja. ran


"hehe gak kalian liat permainan kelas ku tadi. kara


"dih sombong kali kau kara. mika


"nah minum dulu.. dan cepat sana pigi mandi kau bau belum mandi dari tadi siang. kata mai sambil memberikan minum


"hehe emang adik paling the best lah kau mai.. balas kara


"huek jijik aku dengarnya. mai


"oi mai temani aku lah, aku mana tau jalan ke penginapan. kara


"ya ayuk


"sebentar dulu aku mau semangati kapten dulu.. oi kapten lama banget sih aku aja udah selesai dasar lemah wahaha.. kalo samapi kalah ku bongkar rahasia mu. kara


"kampret dasar kara sialan liat aja kau siap ini. akasi


"oi kau dah berani macam ya kara. kak yuki sambil mendekati kara

__ADS_1


"upp ampun kak yuki. kara sambil lari


"sebenarnya ada rahasia apa kara sama kapten. tanya rin


"hehe tidak ada kara sengaja biar akasi tidak konsen. jawab yuki


"tunggu kara. mai


kara dan mai berjalan ke penginapan sambil mengobrol


"penakut. mai


"hehe tau aja..


"udah ketebak kalau kau, cuman kau malu minta kawanin sama yang lain.. kau udah makan?


"belum apa masi ada makanan di kantin


"oh sudah habis, ya udah nanti ku buatin di penginapan aja, kau mau makan apa?


"emang ada apa aja


"ramen instan, telur, tahu sama nasi


"sup telur sama tahu aja


"oke, cepetan yuk


setelah sampai di penginapan kara langsung mandi, setelah mandi kara langsung ke dapur, melihat mai sedang memasak


" oi pakai baju mu lo. mai


"gpp gak ada orang lain kok. kara di sini hanya pakai handuk


"kau apa tak malu


"tak aku kan pake handuk, lagian kau juga udah pernah liat


"diam gak usah bahas, jangan deket- deket aku


"dih bodo


"di sini aja emang mau di mana lagi, kau jangan kemana - kemana


"oke buruan makannya


"panas lo


"mentel deng kara


"uhhh enak banget


"bahu kiri mu kenapa kau sedikit bengkak?


"oh kemarin aku jatuh saat latihan bareng jin, makanya tadi aku main tukar- tukar tangan, karena bahu ku sakit kalo mukul backhand


"ih si bodo bukan bilang.. mai sambil mukul- mukul ringan bahu kara


"aduh mai sakit lo


"udah di obati ?


"belum kemarin cuman ku kompres pake es aja


"iss bodo deng nanti kalo di biarin tambah parah


"mau ku pijit sekalian pake balsam?


"kau apa bisa?


"tenang lo


"ya udah siap makan ini


"oke buruan


kara pun selesai makan

__ADS_1


"ya udah ayuk ke kamar ku, balsam nya di tas ku.. mau di pasang perban juga ?


"iya boleh juga


mai pun memijit kara tapi kara tak kuat menahan rasa sakitnya sampai menjerit - jerit


" aduh mai aduh duh..


"ihh padahal masi pelan lo


"namanya sakit lo


"coba dari kemarin di kasi tau pasti gak separah ini


"gak bakalan di kasi ikutlah aku kalo ku kasi tau


"ya udah tahanlah kalo gitu


selesai di kusuk, bahu kara juga di kasi cream cedera tulang, baru di perban setalah itu.. saat sedang memasang perban kara mai memeluk kara dan menangis


"oi mai kau kenapa? tanya kara


"kara bodo bodo bodo


kara lalu berbalik dan memeluk dan menenangkan mai


"maaf - maaf, iya lain kali aku bakal ceroboh kek gini lagi


"kalo apa lain kali bilang lo jangan buat aku kawatir, aku sayang sama mu kau itu berharga buat ku


"iya aku juga sayang sama mu lo, udah lo jangan nangis lagi


mai pun melanjutkan memasang perban kara..


"oi habis ini kau tanggung jawab kau bantu aku pakai baju


"iya iya padahal tangan masi bisa pake tangan kanan mu


"susah lo, ambil kan baju nya di tas ku


"pake baju kemeja aja ya biar mudah


"ya udh oke


"kau dah pake color?


"oya belum


"bodo, ya udah ni pake sendri


"mana bisa


mai pun memakaikan color kara


"hehe awas salah pegang kau


"sialan kau kara mencari kesempatan saja


kara pun selesai pakai baju, mereka berdua pun kembali ke gedung olahraga, sontak anggota yang lain terkejut melihat tangan kara yang di perban


"oy oy kenapa kau tanya akasi


"bahu dia cedera tapi dia gak bilang - bilang sampai parah gitu. jawab mai


"maaf pelatih karena sikap ceroboh ku. kata kara kepada pelatih


"gak papa hebat juga kau bisa menemukan cara supaya bisa tetap bermain, bahakan bisa mengalahkan telak oyama, tapi jangan ulangi gaya minta maaf mu buat jijik sok pahlawan.. balas pelatih takeda


"hehe oke oke


"yuki sudah menceritakan nya luan tadi saat kau bertanding, sengaja ku biarin aku mau liat sejauh mana perkembangan mu, tapi sebagai hukumannya kau gak bole main selama kamp ini


"ha pelatih kau curang banget padahal aku masi bisa bermain


"tidak kau harus di istirahatkan penyisihan turnament musim panas sebentar lagi di mulai, dan kau salah satu pemain kunci jadi kau harus lebih di prioritaskan.


"siap pak

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2