
Setelah sesi perkenalan dan pembagian posisi selesai, Akasi mengajak para anggota tim makan-makan untuk merayakan masuknya anak baru.
" oi kalian, apa kalian ada acara setelah ini" ucap Akasi
"apa kita tak jadi latihan?" tanya Kara
"kau mau latihan pake apa, memangnya kau membawa raket mu?" Akasi menanya balik
"bodoh dasar Kara bodoh" sahut Igarashi
"yakan aku cuman bertanya" balas Kara
"kapten, memangnya kita mau kemana ?" tanya Aomi
"merayakan masuknya kalian ke dalam tim" jawab Akasi
"asik, apa kita pigi makan-makan" tanya Kuro
"iya kita pigi makan bersama" jawab Yuki
"kita mau pergi makan kemana?" tanya Yami
"rahasia hehehe" jawab Yuki
"ah aku sudah bisa menebak nya" balas Ran
"shutt, diam saja kalo sudah tau" ucap jejes
"tenang saja kalian, kita pigi makan gratis kok" Rin berkata ke anak kelas satu
Para anggota tim badminton pun berangkat ke tempat tujuan mereka
"senior apakah masi jauh lagi?" tanya Igarashi
"tidak kok itu di ujung jalan sana" jawab Yuki
"di mana restorannya aku tak melihat ada restoran di daerah ini" ucap Kara
Mereka sampai di ujung jalan, di depan pagar rumah besar
"sampai" ucap Yuki
"eh rumah siapa ini?" tanya Yami
"ini rumah senior Yuki" jawab Ran
"wah kak Yuki, kau anak orang kaya rupanya" ucap Kara dan Igarashi
"kak Yuki mari kita berpacaran" ucap kara sambil bercanda
Semua anggota langsung kaget mendengar ucapan Kara..
"oi pendek becanda gak lucu, apa kau ingin mati" balas yuki
"ampun aku hanya bercanda lo" balas kara lagi
"sudah-sudah jangan ribut-ribut mari kita masuk anggap saja rumah sendiri" ucap Akasi
__ADS_1
"oi Akasi sama saja kau dengan si pendek" balas Yuki
Mereka pun masuk ke dalam , tampak bangunan rumah yang besar terdapat kolam ikan di depannya, di halamannya juga terdapat lapangan badminton juga.
Ayah Yuki, seorang mantan atlit nasional, sekarang dia melatih tim badminton nya sendiri..
Ibu Yuki, juga seorang mantan atlit badminton nasional juga, sekarang dia tidak terlalu aktif di dunia badminton, palingan dia sekali-sekali mengajarkan Yuki dan adiknya.
Mereka di suguh kan banyak sekali makanan oleh kelurga Yuki
"ayuk silahkan di makan" ucap Ayah Yuki
"hehe terimakasih om dan tante jadi ngerepotin" balas Akasi
"makan yang banyak biar kali cepat tumbuh besar" ucap Ibu Yuki
Saat menikmati makanan tiba-tiba adik Yuki pulang, adik Yuki bernama Masayuki Jin di pangil Jin, dia pemain yang di kalahkan kara di semi final turnamen musim dingin lalu.
" aku pulang" ucap Jin
"Jin sini mari makan" pangil Ibu mereka
Jin pun datang ke ruang makan dia kaget melihat Kara juga ada di situ
"oi Kara kenapa kau bisa ada di sini" ucap Jin
"heh kenapa kau tau nama ku? apa kita pernah bertemu" balas kara
"apa! kau tidak mengingat ku Kara?" tanya Jin
"dia Jin adik ku, kau mengalahkannya di semi final turnamen musim dingin lalu" ucap Yuki
"oh.. kau yg waktu itu ya" bohong kara padahal dia tidak mengingatnya sama sekali
"ayuk kita bertanding lagi.." Jin menantang kara
" tak mau" jawab kara
"kenapa? kau takut!" tanya Jin
"aku tak mau, aku sedang makan saat ini, apa kau tidak mau makan jin?" jawab Kara dengan polosnya
Sontak semua yang ada di situ tertawa mendengar jawaban kara yang polos
"bodoh, dasar kara bodoh bukan sekarang juga yang dia maksud" ucap igarashi
"ya kau benar kara" akasi sambil menepuk pundak kara
"sudah-sudah ayuk lanjut makan lagi, kau juga jin apa lagi tak makan" kata Ayah Yuki
"jika kalian ingin bertanding maka makan yang banyak biar tambah semangat" Kata ibu Yuki juga
"oke, Jin mari kita bertanding makan! apa kau berani?" kara menantang Jin
"setuju mari kita mulai" jawab Jin
Kara dan Jin berlomba menghabiskan makanan, dan hasilnya Kara menang lagi, dan yang lain hanya keheranan saja melihat dua orang ini
__ADS_1
"haha haha aku menang lagi, uh kenyang nya terimakasih makanannya" ucap Kara
"uh aku juga kekenyangan, kita undur dulu saja pertandingan kita" balas jin
Mereka pun mengobrol-ngobrol di teras depan rumah Yuki
"Kara apa kau tidak apa-apa makan sebanyak itu" tanya Igarashi
"aku baik-baik saja, malah kurasa stamina ku bertambah cukup banyak" jawab Kara
"dasar orang aneh kau kara" ucap Ran
"Ran jangan berkata seperti itu" balas Rin
"kara apa kau makan sebanyak itu juga biasanya?" tanya Jejes
"hm kadang-kadang" jawab Kara
" jadi kenapa kau tidak tumbuh tinggi" ucap Jejes
"aku juga tidak tau kenapa?" balas Kara
Tiba-tiba Yuki keluar dengan membawa banyak raket dan kok, Yuki menyuruh mereka untuk latihan di sini saja
"kak yuki, kita baru siap makan lo sebentar lagi kenapa" ucap Aomi
"tidak- tidak sekarang cepat berbaris lakukan pemanasan" balas Yuki
Mereka pun berbaris, Akasi memimpin pemanasan sampai selesai
"oi jin apa kau sudah bisa main?" tanya Kara
"apa kau sanggup bergerak dengan perut penuh seperti itu" jawab Jin
"tentu saja bisa, jadi kau tak berani? atau anggap saja aku sudah menang" kara memprovokasi Jin
"oi enak saja, ya udah ayuk kita main" balas Jin
"wah mereka memang benar-benar monster" ucap Akasi
Pertandingan kedua Kara dan Jin pun segera di mulai di mana Yuki menjadi wasitnya sementara Igarashi, Aomi, Kuro dan Yami menjadi hakim garis nya
pertandingan kedua pun di mulai..
to be continue..
catatan:
-ayah yuki & jin adalah teman bapak panti
kara
- masayuki jin adalah lawan kara di semi final
turnamen musim dingin lalu yg di ceritakan
di ROOKIE | CHAPTER 0
__ADS_1