
"besok malam nya pun terjadi perang besar antara raja vampire dan raja serigala tengah"
"Rosse,Melody Kalian berdua harus menyerang Adel dan Aurell.ucap Stevan."
"baik kakak ucap Melody dan Rosse."
Rindu biar ayah yang menghadapai raja vampire.baik ayah.
"Defan kamu menyerang Rindu ucap raja vampire."
"baik ayah ucap Defan yang tak bisa melawan kehendak ayah nya."
"lalu Defan pun berhadapan dengan Rindu"
"Defan kalau kau di suruh menyerang ku serang saja aku tidak usah takut aku akan baik baik saja kok ucap Rindu."
"tapi Rindu bagaimana bisa aku menyerang sahabat ku ucap Defan."
"Defan apa kau telah lupa apa perkataan ku waktu itu jadi sekarang ayo kita menyerang satu sama lain ucap Rindu."
"Rindu aku tidak punya pilihan,baik lah kita lakukan seperti yang kau mau ucap Defan."
"lalu Defan dan Rindu pun mulai menyerang satu sama lain dan berakhir mereka berdua sama sama terluka dan pingsan"
"sebentar Stevan itu adik mu kan yang tergeletak di tanah ucap ilalang."
"iya itu adik ku dan kaya nya adik mu juga tergeletak di tanah tu ucap Stevan."
"lalu Stevan dan ilalang pun berhenti sebentar untuk menggantar Rindu dan Defan ke tenda mereka masing masing untuk di obati"
__ADS_1
"Melody kamu gak papa tanya Rosse yang terkejut melihat Melody yang berlumuran darah."
"aku gak papa ko kakak, ini darah dari luka ku sih tapi luka ku gak besar kok ucap Melody sambil tersenyum."
"Melody sekarang mending kamu ke tenda saja sebelum luka mu manjadi tambah besar ucap Rosse yang cemas."
"baik lah kak ucap Melody."
"Adel apakah kamu baik baik saja aku melihat banyak sekali luka di tubuh mu,sekarang kau pulang saja ke tenda ucap Aurell."
"baik lah kak kalau begitu aku pergi dulu ucap Adel."
"lalu perang pun berhenti karena hari telah pagi."
"Pagi hari nya pun di gunakan oleh kedua bangsa untuk beristerirahat"
"lalu Defan pun sadar dari pingsan nya dan langsung pergi ke tenda serigala tengah untuk mencari Rindu"
"Rindu ada di dalam tenda sebalah kanan paling pojok, ada apa seorang vampire mencari adik ku tanya Adel."
" karena aku ingin tau ke adan nya kak Adel, kalau begitu aku pergi dulu ke tenda nya Rindu ucap Defan."
"baik lah ucap Adel dengan wajah yang penuh ke curigaan."
"lalu Defan pun masuk ke tenda Rindu"
"Rindu ku mohon kau sadar lah sekarang aku minta maaf gara gara aku yang bodoh ini kau jadi begini seharus nya dari awal aku tolak ke inginan mu ucap Defan dalam hati."
"lalu setelah itu Defan pergi mencari bunga dan bunga itu di rangkai Defan untuk di berikan ke Rindu yang sedang koma."
__ADS_1
"perang pun terus berlanjut selama dua hari namun belum juga Rindu sadar"
"Defan yang selama dua hari menunggu Rindu pun semakin cemas di buat oleh Rindu"
"Rindu aku mohon kamu sadar lah aku tidak bisa melihat mu yang terus terus koma begini Rindu aku tidak mau kehilangan sosok mu lagi.ucap Defan yang menggenggam tangan Rindu dan menangis di depan Rindu."
"lalu Rindu pun tiba tiba sadar"
"Defan kenapa kau menggenggam tangan ku dan menangis di depan ku tanya Rindu."
"ak aku tidak menggenggam tangan mu kok, ak aku juga gak nangis ini cuman kelilipan aja ucap Defan sambil terbata bata kerena salting."
"Defan kamu sakit ya kok pipi mu merah begitu tanya Rindu."
" ak aku tidak sakit Rindu karena kamu sudah sadar aku pergi dulu ucap Defan yang salting dan malu."
"lalu Defan pun pergi dengan pipi nya yang merah kerena salting."
"aneh lalu ini bunga dari siapa lagi tanya Rindu."
"itu bunga dari Defan Rindu, selama kamu tidak sadar kan diri dia selalu ke sini di pagi hari hingga sore hari.tapi aku binggu dia vampire tapi enta mengapa dia bisa tidak terbakar sinar matahari.ucap Adel."
"wow romantis juga dia,dia tidak terbakar sinar matahari kerena aku memberikan dia sebuah kalung sihir kak Adel."
"oh begitu rupanya tapi kamu sadar gak kamu uda koma selama dua hari."
"gak lah kak mana ada orang koma yang sadar dia koma selama berapa hari."
"hehehe kakak cuman bercanda Rindu besok kamu uda boleh ikut perang kalau kamu mau."
__ADS_1
"baik kak ucap Rindu."