
"malam hari pun tiba"
Ayah aku mau pergi ke tenda para vampire apakah boleh.untuk apa kamu kesana Rindu.aku akan menyerakan diri ku karena aku tidak mau melihat orang lain tewas lagi ayah.tidak akan ayah izinkan sebentar lagi juga terompet perang akan di tiup oleh mereka Rindu.baik lah ayah.
"sudah ku duga ayah tak kan mengizinkan ku pergi kesana maka dari itu berarti aku harus meyusun rencana.ucap Rindu dalam hati."
"besok pagi aku akan pergi ke sana untuk meminta agar perang di hentikan.ucap Rindu dalam hati."
"lalu terompet perang pun berbunyi para prajurit serigala pun menyerang prajurit vampire dengan menggunakan anak panah perak"
"Defan awas! ucap Rindu sembari mendorong nya agar tidak terkena anak panah perak."
"Rindu terikasih tapi seharus nya kau biarkan saja aku terkena anak panah itu.ucap Defan."
"aku tidak ingin melihat mu terluka Defan, kalau begitu sekarang kamu sudah boleh bertarung lagi dengan lawan mu yang tadi.ucap Rindu."
"bagaimana bisa aku bertarung dengan orang lain setelah melihat kamu terluka karena ku ucap Defan."
"tapi ini hanya anak panah biasa bagiku Defan selama dia tidak beracun ucap Rindu."
"baik lah aku akan lanjut bertarung jika kamu mau beristerirahat hari ini ucap Defan."
"aku tak bisa melakukan itu Defan kecuali kamu mau menyerang bangsa mu sendiri ucap Rindu."
"baik akan ku lakukan tapi kamu harus isterirahat ucap Defan."
__ADS_1
"Defan yang tadi aku hanya bercanda kok, baik lah aku bakalan isterirahat hari ini sahabat ku yang paling perhatia ucap Rindu sembari menggenggam tangan Defan."
"Ri Rindu tangan mu kenapa menggenggam tangan ku ucap Defan."
"maaf aku gak sadar soal nya lucu liat kamu yang menyuruh ku isterirahat dengan wajah cemas begitu ucap Rindu."
"iya gak papa kalau begitu aku pergi lanjut bertarung dulu ya ucap Defan."
"baik lah Defan hati hati jangan sampai terluka sahabat ke sayanggan ku ucap Rindu."
"deg deg deg suara detak jantung Defan"
"tadi pas Rindu menggenggam tangan ku dia tidak mendegar suara jantung ku kan,dan tadi dia bilang sahabat ke sayanggan nya ke aku apa ada ke mungkinan dia juga suka padaku.astaga Defan sadar lah dia itu sahabat mu ucap Defan dalam hati."
"kenapa tadi kau menggenggam tangan Defan,dan kenapa juga jantung ku pakai acara berdetak segala di depan dia, ah dasar Rindu bodoh, sadar lah itu cuman rasa simpati nya ke kamu kerena kamu telah menyelamatkan nya,itu bukan rasa cinta Rindu kamu itu tidak pantas mencintai atau pun di cintai ingat itu uacp Rindu dalam hati."
"David aku mau jadi harimau untuk membuat beberapa bangsa vampire mundur ucap Ian."
"baik lah tapi kamu harus berhati hati Ian kerena aku takut mereka menembakan anak panah beracun ke pada mu ucap David."
"baik lah David ucap Ian."
"aku lebih baik ikut bertarung dari pada diam begini, anak panah tadi juga gak beracun ucap Rindu dalam hati."
"Rindu pun ikut bertarung"
__ADS_1
"Ian awas teriak Rindu sembari mendorong Ian agar tidak terkena anak panah."
"Ian yang kaget pun langsung merubah diri nya menjadi manusia"
"Rindu kamu masih sadar kan ucap Ian yang panik."
"iya aku masih sadar kok Ian.... Ucap Rindu sebelum pingsan."
"lalu Ian yang panik pun langsung mengendong Rindu yang pingsan ke tenda dan setelah itu dia memanggil David yang sedang bertarung."
"David! Tolong Rindu sekarang dia tadi terkena anak panah beracun ucap Ian sambil betreriak ke arah David."
"dimana sekarang Rindu Ian kita harus segera ke sana ucap David."
"dia ada di tenda ucap Ian."
"lalu David Pun mengobati Rindu"
"Ian Rindu bakalan sadar besok pagi jadi kamu tenang aja."
"baik lah kalau begitu ucap Ian."
"lalu david bertanya bagaimana bisa Rindu terkena anak panah dan Ian pun menceritakan nya"
...Bersambung............
__ADS_1