Sahabat Sejati Dipisahkan Oleh Maut

Sahabat Sejati Dipisahkan Oleh Maut
BAB 8


__ADS_3

setelah pemeriksaan fatma di pindahkan ke ruang inap .akhirnya aku sampai di rumah sakit dengan selamat .ketika aku berjalan memasuki ruang inap ,aku bertemu dengan tanteu tika mungkin tanteu tika baru menyelesaikan biaya administrasi dengan raut muka sedih ." ehhhhh tanteu ,maaf yah mira baru bisa kesini .gimana kondisi fatma tan", tanyaku pada tanteu tika." iyahhh mira,,,gak papa .fatma udah siuman sekarang ada david yang nemenin fatma disana", sahut tanteu tika." alhamdulillah ,ya udah tanteu mira liat fatma dulu ya .tanteu mau kesana gak,bareng aja yu sama mira", ajakku .tapi tanteu tika masih memikirkan rasa bersalahnya itu dan dari tadi aku gak liat om ridwan." kamu duluan saja mira ,tanteu mau menemui papahnya fatma dulu di kantin .nanti tanteu nyusul", sahut tanteu tika ." ohh baiklah ,mira duluan ya tanteu", ucapku sambil berjalan menuju ruangan fatma.baru aja mau masuk ,fatma dan david sedang bercanda mesra.aku berniat untuk mengagetkan mereka haha,aku membuka pintu ruangan itu dengan hati hati tanpa terdengar suara apapun." 1,,,,,2,,,,,3,,,,, duarrrrrrrr.... ngapain loe disini",tanyaku .david terperanjat karna david tidak tahu kapan mira masuk ke ruangan itu ,aku tertawa bahagia melihat ekspresi david ,tangan david gemeteran dan fatma pun tertawa terbahak bahak." Dasar cewe aneh ,ngapain loe kesini ngagetin gue aja" ,ucap david dengan muka kesal." kenapa loe vid? kaget? hahaha,,,, gue kesini mau jenguk sahabat gue lah ", sahutku sambil tertawa melihat muka lucu david.david hanya terdiam tidak menjawab satu kata pun ,mungkin dia masih kaget hihi.aku biarkan saja david seperti itu,aku berjalan menghampiri sahabatku " gimana kondisi loe? udah baikan", tanyaku." alhamdulillah udah agak baikan ,kenapa loe kangen sama gue hah", sahut fatma dengan senyum manis dan tak lupa juga dia mencubit tanganku " dihhh nyubit loee,lagi sakit aja ngajak perang loe sama gue haha",ucapku .fatma hanya tertawa kecil.suasana hening seketika," loe tau gak gue sakit apa .pasti loe tau kan ", tanya fatma.aku tak langsung menjawab pertanyaan darinya ,aku bingung apa yang harus aku katakan kalo aku jujur pasti fatma sedih ,aku tak ingin melihat sahabatku sedih dan terus memikirkan penyakitnya itu .aku terpaksa berbohong " e___emm kata dokter loe hanya perlu istirahat yang cukup,jaga pola makan dan jangan terlalu banyak pikiran", sahutku." maafkan gue,gue berbohong karna gue gak mau liat loe sedih memikirkan penyakit loe ,maafin mira ya alloh mira terpaksa berbohong", gumam ku dalam hati.fatma tersenyum lega mendengar apa yang aku katakan .di sisi lain aku tak bisa kalo harus menutupi masalah ini di sisi lain juga aku tak tega melihat sahabatku sedih ,aku semakin bingung dengan diri ku sendiri." loe sih ngagetin kesayangan gue ", ucap fatma sambil mengelus kepala pacar kesayangannya itu. " lebay loe vid ,gitu aja baperan huuhhh", sahutku ." Dasar cewe anehhh,udah lah gue mau pulang ", ucap david dengan kesal sambil beranjak dari kursi yang sedari tadi dia duduki. fatma hanya tertawa melihat perdebatan konyol aku dan david." pulang ya pulang aja huuhh ", sahutku.david memandangku dengan sinis " sayang aku pulang dulu ya,besok aku aku kesini lagi ", ucap david mencium tangan putih milik kekasihnya itu ." iyah sayang hati hati di jalan yah ,makasih udah nemenin aku seharian ", sahut fatma.aku hanya terdiam melihat tingkah mesra mereka.


,biasa lah jiwa jomblo seperti ini hanya bisa melihat orang lain pacaran haha.ketika david mau keluar ruangan ,tiba tiba tanteu tika masuk ke dalam ruangan berniat untuk menjaga putrinya ,sedangkan om ridwan memanggilku dan david karna ada yang harus di bicarakan .aku menoleh ke arah tanteu tika ,apa yang akan di bicarakan om ridwan padaku.aku keluar ruangan bersama david untuk menemui om ridwan.fatma kebingungan sebenarnya apa yang terjadi pada dirinya ." ada apa omm manggil aku dan david kesini ," tanyaku dengan penuh tanda tanya,david juga merasa bingung apa yang akan om ridwan katakan." mira ,,,david,,,,om meminta tolong kepada kalian untuk merahasiakan penyakit fatma ,jangan sampai fatma mengetahui nya .om tidak mau fatma sakit hati menerima semua kenyataan yang menimpa dia ,jadi om mohon kepada kalian untuk tidak memberi tahu yang sebenarnya kepada fatma ", sahut om ridwan dengan raut muka sedih tapi tetap terlihat bijaksana.aku tidak langsung menjawab karna menurut ku ini berat untukku ,sampai kapan aku harus menyembunyikan ini semua dari sahabatku dan aku berpikir apa aku tidak jahat merahasiakan penyakit ini dari fatma,pikiranku gak karuan akhirnya aku menyetujui permintaan orangtuanya fatma,karna aku juga sama tidak ingin fatma sakit hati kalo dia tau yang sebenarnya." baik om mira dan david akan merahasiakan ini semua dari fatma ", ucapku dengan berat hati .setelah itu aku dan david pamit untuk pulang karna hari sudah larut malam.aku berpamitan pada om,tanteu dan juga fatma " omm, tanteu ,fatma mira pulang dulu ya udah malem ", ucapku meminta izin pulang." ohhh iya makasih ya miraa ,david mana ", tanya tanteu tika." david udah pulang duluan tanteu tadi orangtuanya nelpon.ya udah tanteu mira pamit ya assalamualaikum ", ucapku sambil mencium tangan om dan tanteu." loe cepet sembuh ya ", ucapku pada fatma ." iyah mira makasih yah udah nemenin fatma", sahut tante tika.aku hanya mengangguk dan berjalan keluar ruangan untuk pulang.


__ADS_2