Sahabatku Mencintai Orang Yang Sama

Sahabatku Mencintai Orang Yang Sama
Episode 6


__ADS_3

Ke esokan harinya


Nadira berangkat pagi pagi karena latihan ujian praktik


Seperti biasa Nadira bertemu dengan dilham.


'' hai NAD". Ucap dilham


'' dilham, duluan yah', nanti ketemu lagi''. Ucap Nadira


Mereka pun pergi ke kelasnya masih masih. dan menjalankan tugasnya sebagai pelajar, untuk latihan ujian praktek


1 Minggu sudah latihan ujian praktek


Ke esokan harinya.


Mereka mulai ujian praktek, dilham dan Nadira tidak bertemu karena masing masing pada sibuk sekali, ketemu pun cuman lewat jendela saja, karena harus pokus praktek.


Setelah selesai praktek Nadira melihat dilham bersama wanita lain, sambil pergi ke kantin.


Nadira tidak menghiraukannya, karena dilham masih sering mengirim pesan kepada Nadira dengan perhatian yang membuat Nadira semakin jatuh hati.


Pulang sekolah pun dilham tidak menyapa Nadira seperti biasanya, dilha hanya menoleh tersenyum lalu pergi dengan tidak mengucapkan apapun. Nadira semakin Hera kenapa dilham tiba tiba sikapnya seperti itu, Nadira mengira dilham marah kepada Nadira.


Setelah sampai rumah Nadia mengirim kan pesan kepada dilham, tetapi dilham tidak meresponnya lagi padahal sedang online.


Nadira menceritakan sikap dilham kepada sahabat nya melalui pesan.


"Sif, kenapa yah sekarang dilham beda banget dari sebelumnya, padahal gue gak ngelakuin kesalahan''. Ucap Nadira


"Kemaren tuh gue ketemu sama dilham nad, dilham minta nomer WhatsApp kmu NAD". Ucap sifa

__ADS_1


" Tapi dia engga ngirim pesan tuh''. Ucap Nadira


" Mungkin lupa atau gmna gtu''. Ucap sifa


'' dia tuh beda sekarang, pesan gue aja ga dia respon, padahal dia online''. Ucap Nadira


''dia kan fakboy wajar NAD, besok kita samperin beranian nyakitin sahabat gue''. Ucap sifa


"Eh jangan jangan biarin lahh''. Ucap Nadira


Setelah itu dilham membalas pesan Nadira dengan singkat seperti tidak ingin membalas pesan Nadira, Nadira pun aneh dengan sikapnya.


Nadia pun memberanikan diri mengirim pesan lewat WhatsApp dan dilham membalas nya dengan singkat juga, tetapi Nadira tetap saja dan selalu saja mengirimkan pesan dan perhatian kepada dilham.


Dilham membalas pesan Nadira, dan menelpon nadira, Nadira merasa aneh, sikapnya tidak pernah menetap, dan sekarang sikap dia sedang baik, Nadira menerima telpon dilham


"hai NAD''. ucap dilham


"tumben nih nelpon ada apa?" . ucap Nadira


"NAD udah makan?", ucap dilham


"udah Dil, kmu udah''. ucap Nadira


"good, udah dong''. ucap Nadira


"NAD ketemu yu di taman". ucap dilham


"hemm ayo, tpi mau apa". ucap nadira


"Dateng aja, gue tunggu yah''. ucap dilham

__ADS_1


Nadira pun siap siap untuk bertemu dengan dilham, setelah selesai siap siap Nadira minta ijin kepada ayahnya untuk bertemu dengan temannya.


" yah aku mau ke taman ketemu tmn aku". ucap Nadira


"Iyah NAD hati hati, pulangnya jangan terlalu sore''. ucap ayah Nadira


"oke yah''. ucap Nadira


Nadira pun berangkat pergi ke taman, saat sampai di taman Nadira mencari dilham". ucap nadira


tiba tiba dilham Dateng dari belakang dan membuat Nadira kaget.


"nadiraaa''. ucap dilham


"ih, kaget, ada apa nih temu''. ucap Nadira


"ngga mau apa apa, cuman mau ngasih kado ini''. ucap dilham


"ulang tahun aku itu masih lama".ucap nadira


"Iyah, cuman mau ngasih doang ko, ''


ucap dilham


"ohhiyh makasi yah dilham". ucap nadira


"oke, klo gitu aku pergi yah, soalnya disuruh ibu nih buat beli bahan bahan dapur". ucap dilham


"Iyah, sekali lagi makasi yah" ucap nadira


'' yaudalah NAD, hati hati yah pulangnya, kirim pesan klo dah nyampe rumah, sorry ga bisa nganterin kmu pulang'' . ucap dilham

__ADS_1


"Iyah gpp, bay''. ucap Nadira


Nadira pun pulang saat sampai dirumah Nadira membuka kado itu, dan isinya 2 coklat, nadira sangat senang, dan semakin merasa menyimpan perasaan kepada dilham.


__ADS_2