
***
Sesampai siska didalam kamarnya tiba-tiba terdengar dering chat di hp siska.
"Siapa sihhh ini baru juga mau istirahat sudah ada yang ganggu ".ujar siska
Siska membuka tasnya dan membuka layar ponselnya ternyata nina mengulah kembali mengganggu ketenangan siska.
"Ada apa lagi anak ini baru juga fikiran tenang sudah ganggu fikiranku lagi aaaaagggggghhhhh ".ujar siska
Siska membuka isi pesan chat dari nina dan membacanya dengan hati panas.
"Hay siska gimana kabarmu.. Kabarnya kamu abis dari kampung hans kan dan bertemu dengan keluarganya hahaa kamu disana aku disini jalan bareng hans tanpa ada kamu hahaaa ".ujar nina
Wuaaahh hati siska mulai kepanasan melihat chat dari mantan hans tersebut. Siska yang tadinya lelah tiba membaca pesan chat dari nina langsung hilang lelahnya menjadi kesal yang amat mendalam.
"Apa benar yang dibilang siperempuan ini kalau selasa ku bebarapa hari diluar kota hans dan mantan asyikk berduaan kurang ajaragghhhhh 😡😡😡 ". ujar siska
Belum sempat lagi siska membalas pesan chatnya, nina pun mengirimkan pesan lagi ke siska.
"Kenapa gak balas siss gak percaya kamu bebarapa hari ini ku ditemani hans jenguk saudaraku di Rsu Ibunda, ajak ku makan bareng dan kencan ckckckckkk bahagianya aku tau weeeeekkkkk ". ujar nina
Siska emosinya makin meledap meletup melihat tingkah nina yang selalu membuatnya cemburu tak menentu.
" Iya suka hatimu lah ya nin mengkhayallah setinggi langit awas jatuh hahaaa ".ujar siska
(sambil menahan amarah)
" Mengkhayal kamu bilang sis hahaaahaa nyata ini no hoax kalau kamu gak percaya tanya sana sama hans ckckckck ". ujar nina
Siska sengajah tidak membalas pesan chat nina agar tidak terlalu terpancing emosi yang dibuat oleh nina.
"Iiiiiiiiisssssshhhh baru aja mau ku maafi hans sudah gini lagi benar gak ya ini kok aku jadi gak karuan begini. Chat gak ya.. chat gak ya si hans sudah gak tahan lagiku ini aggggghhhh".ujar siska
"Sudahlah siska kamu mundur saja, hans itu masih mencintaiku hahhahaha jangan nangis kau ya bacanya wkwkkww ".ujar nina
"Suka hatimu lah nin bicara terus sampai mulut kamu berbuihh ".ujar siska
"Biarlah sampai bibirku berbuihh yang penting hans tetap milikku selamanya weeeeekkkk ".ujar nina
"Ya ampun kok makin kurang ajar nihh anak ya 😈😈 ". ujar siska dalam hati
Lima menit kemudian siska mendapat kabar dari hans melalui pesan chat.
"Sayang hans sudah sampai rumah yaa, kamu sudah tidur belum?? ".ujar hans
__ADS_1
"Iyaaa, belum bisa tidur ".ujar siska
"Kenapa kok singkat banget balas gak kayak biasanya nihh??? ".ujar hans
Siska pun mulai mengirimkan bukti pesan chat dari nina kepada hans, siska sudah tidak tahan dengan ocehan mantannya hans tersebut.
"Apaan ini...?".ujar hans
(tampak heran)
"Apa ini..apa ini.. baca satu-satu chatnya abis itu jawab sejujur-jujurnya samaku gak usah ada yang disembunyikan lagi ".ujar siska
(tampak tak biasa menahan amarah*)
Hans hanya terdiam tidak bisa menjawab pertanyaannya siska, dia mulai kebingungan harus mulai menjelaskan dari mana.
"Kenapa gak dijawab??
Ternyata benarlah ya yang dikatakan nina selama ini, dasar laki-laki ".ujar siska
Siska mulai kesal, kecewa,menangis dan merasa lelah menjalini hubungannya kepada hans yang selalu diganggu oleh nina sang mantan pacar. Berjalannya ke 2 (dua) tahun hubungan mereka mulai banyak kececokan dan ketidak adanya kepercayaan lagi. Siska mulai menyerah dan ingin mundur dengan situasi ini.
"Sayang dengarkan penjelasanku dulu ".ujar hans
"Sayang jangan gitu aaghh ngomongnya hans cuman cinta dan sayang sama kamu bukan dia ".ujar hans
"Sudah ya uda jelas tadi, aku mau istirahat aku sudah lelah raga dan lelah hati ". ujar siska
"Tapiiii sayang hans gak pisah sama kamu ".ujar hans
Siska mulai mengabaikan pesan chat dari hans dan memilih tidur untuk menenangkan fikirannya saat ini.
...Keesokan Paginya...
Dipagi itu siska bergegas bersiap-siap untuk berangkat kantor.
Tin...tin.. tin..
"*Siska supir sudah datang buruan turun gihh ".ujar ibu kost
"Iyaaa buk ini siska sudah mau turun ".ujar siska
Takkk.. tukk..takk..tukk..
suara langkah siska dengan terburu - buru
__ADS_1
"Buk..pak..siska berangkat kerja dulu ya ".ujar siska
(memberi salam dan pamit kepada pemilik kost)
"Iya sis pelan - pelan lantai baru ibu pel ".ujar ibu kost
"Hihihi iya buk ".ujar siska
"Lohhh kenapa mata anak itu kok terlihat sembab begitu ntar dehh pulang kerja ku tanya langsung ".ujar ibu kost (terheran)
"Pagi buk sis kita berangkat ya buk ".ujar supir
"Pagi juga pak oke pak langsung tancap gas hehehhe ".ujar siska
(dengan bergurau*)
Mobil siska melewati jalur jalan seperti biasanya melewati kantor tempat kerja hans. Tanpa sengajah siska melihat hans yang lagi duduk sambil merokok dengan pandangan kosong. Siska pun menoleh membuang muka untuk tidak nelihat hans akibat dia sangat kesal kepada hans yang telah membohonginya.
Fikiran siska mulai galau setelah melihat hans, dia pun mengambil headsetnya dan mendengarkan musim dari ponselnya sambil memilih untuk tidur.
...Kantor...
Tiba dikantor diwaktu yang tepat siska langsung terbangun turun segera absen finger dan menuju keruangannya yang berada dilantai dua tersebut. Dengan rasa kesalnya siska tak fokus dalam bekerja, sari pun menghampirinya dan menanyakan keadaannya karena dari jauh sari melihat siska tak ceria seperti biasanya.
"*Kamu kenapa sis kok suntuk gitu wajahmu kakak lihat gak kayak biasanya cerita sini sama kakak ".ujar sari
"Iya kakk nih ku lagi kesal kali liat pacarku dia bohong sama ku kali ini ufffhhh ".ujar siska
"Oalah karena cinta emang kenapa sihh dia buat apa sampai sekesal ini kamu dek??? ".ujar sari
"Dia ketemu mantannya diam-diam pas siska keluar kota itu kak sar 😥😟 ".ujar siska
" Apaaaaa si hans buat begitu berani kali dia ya agggghhh jadi ikut kesal kakak dengarnya kurang ajar banget dia 😡😡 ".ujar sari
"Itulah kak ini siska bilang break sama dia kayaknya siska lelah jalani hubungan ini 😢 ".ujar siska
"Yaudah gak usah difikirin kali, kau cantik dek lebih dari dia bisa siska dapatkan jadi jangan karena dia hancur fikiranmu sampai gak fokus begini kerja ".ujar sari
(memberikan semangat dan menenangkan hati siska)
"Terimakasih ya kak memang kakak selalu ada buat ku ".ujar siska
(sambil memeluk sari)
"Iya dekk sama-sama udah jangan fikirin lagi ya, lanjutkan kerjaanmu Ciayooooo ".ujar sari*
__ADS_1