
****
Siska pun merasa legah setelah curhat kepada sari yang sudah dianggap seperti kakaknya sendiri dan dia mulai lebih tenang melanjutkan aktivitasnya dikantor. Beberapa jam kemudian hans mulai meneleponnya berulang kali tanpa henti, siska sengajah mematikan suara ponselnya dan meletak ponselnya didalam tasnya. Setiba makan siang siska mengambil ponselnya itu untuk mendengarkan musik diwaktu rehatnya. Tanpa sengaja terlihat siska 100 kali panggilan tak terjawab masuk diponselnya telepon dari hans dan chat hans 20 kali.
"*Dasar gak tau malu udah salah masih juga telepon rasakan teleponi aja terus sampai ponselmu rusak gak akan ku angkat 😡😡 ".ujar siska
(didalam hatinya)
"Kenapa lagilah adikku ini lihat ponsel langsung suntuk wajahmu sis, ada apa sih??? ". ujar sari
"Inilah kak si hans gak tau malu sudah salah masih bolak balik telepon ku apa gak kesal bikin battre ponselku habis saja hmmmm 😡😡".ujar siska
"Abaaaaaaahhhhh masih berani lagi sipolan itu telepon kamu sis ihhhhhh rasanya pingin ku semburrr dia jadi ikut kesal kakak kan ".ujar sari
"Iya kak 100 kali dia telepon dan 20 kali dia chat malas kali ku buka chatnya gak peduliku aaaggghhh ".ujar siska
"Iyaa jangan dibuka chatnya biar tahu rasa dia jadi cowok jangan sok playboy 😡😡 ".ujar sari
"Yaudah yokk kak kita rehat diruang tidur lebih enak daripada urusi dia hahaaa ".uja siska
"Hahahaa dasar kau lah sis tukang tidur, yaudah duluan sana kakak mau beribadah dulu ".uhar sari
"Okee kak jangan lupa ntar buat alarm ya kak ntar keasyikan tidur pulak siska hahaaa ".ujar siska
"Iya dekkk ".ujar sari
kreeekkkkk....
(bunyi buka pintu ruangan meeting)
Terdengar...
Haaa.. huuu.. haaa... huu...
"Waduhhhh suara ngorok siapa ini? Aaaggghhh sudahlah tak apa anggap aja ini musik mengantar tidurku Wooooaaaammmm ngantuknya ku ".ujar siska
__ADS_1
Siska mulai menyusun kursi berjejer diletakan dibelakang meja untuk merebahkan badannya sekelak sewaktu jam istirahat .
"Manalah siska bolak balik ditelepon gak diangkat mulu dichatpun gak dibaca sama sekali ,gimana nihhhh atau ntar sore ku langsung kekost dia saja biar ku jelasin secara langsung ".ujar hans
...Beberapa jam kemudian...
Pukul menunjukkan jam 17.00 wib siska mulai bersiap-siap untuk merapikan dokumen yang ada dimejanya dan pulang. Kali ini siska pulang bersama rekan-rekan kerjanya dalam satu mobil ada ririn, riska, putri dan lily. Supir mulai berjalan menuju masing-masing kediaman mereka dan paling terakhir adalah kediaman siska. Sambil menunggu sampai kost siska memilih tidur bersandar dipojok jendela. Setela menelusuri kediaman ririn, riska, putri dan lily akhirnya sampai kekost siska.
"*Buk sis..buk.. kita sudah sampai didepan kost ibu ".ujar supir
"Oiyaa pak maaf saya ketiduran mulu hihihi oke pak terima kasih ya pak hati-hati dijalan ".ujar siska*
Dengan seperti biasanya siska berjalan tunduk tanpa melihat kanan kiri lurus terus menelusuri lantai 2 sebab siska orangnya pemalu jadi dia enggan menoleh kanan kiri. Tapi kali ini dia sangat terkejut setelah melepaskan sepatunya dan melangkahkan kakinya kedalam tiba-tiba terlihat hans yang sedang duduk diruang tamu sedang menunggu siska. Siska tak bisa berkutik lagi untuk mengelaki hans.
"*Kamu kemana saja sihh ditelepon dan dichat sama sekali gak ada respon, hans mau jelasi semuanya sama kamu. Ayokkk kita pergi keluar sebentar kira bicarakan dengan hati tenang berdua ".ujar hans
(sambil menarik tangan siska)
"Aku gak bisa lagian sudah gak ada yang perlu kita bicarain lagi, lepaskan tanganku sekarang juga ku mau istirahat pulang saja kamu hans ". ujar siska
"Gak akan aku lepas sampai kamu dengari penjelasan aku dulu ,udahh ayokkk ".ujar hans
Sambil menarik tangan siska dengan terpaksa. Ibu dan bapak kost hanya menggelengkan kepala melihat hans yang begitu egoisnya kepada siska. Mereka hanya bisa menyaksikan dan tak bisa ikut campur dalam hal ini. Tanpa pamit kepada pemilik kost hans langsung membawa siska pergi keluar.
"Apa-apaan sihh kamu maksa aku kayak gini ".ujar siska
(dengan nada keras)
"Kalau gak gini kamu gak mau ikut aku dan mendengarkan penjelasan aku ".ujar hans
Hans mulai mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dan menelusuri tempat tongkrongan yang nyaman untuk membicarakan masalahnya. Setiba sampai tempat tujuan hans menggenggam erat tangan siska sambil mencari meja yang kosong. Pelayan cafe datang menghampiri mereka untuk menunjukan meja yang kosong untuk mereka.
"Ini pak ada meja yang kosong silahkan duduk dan ini menunya silahkan dipilih apa saja yang mau dipesan biar saya catat ".ujar pelayan cafe
"Saya pesan juice alpokat dan coffee capucino dingin ya ".ujar hans
__ADS_1
"Siap pak saya siapkan dahulu ya pak terima kasih ".ujar pelayan*
Dengan wajah masam siska enggan melihat hans yang tepat ada dihadapannya.
"*Sayang tolong dengari dulu penjelasan hans jangan ambil keputusan sepihak, hans gak mau break sama kamu sis ".ujar hans
(sambil pegang tangan siska)
"Penjelasan apa lagi hans semua sudah jelas dan cukup kok dengan kamu diam waktu itu berarti menandakan kebenaran".ujar siska
"Hans memang diam waktu itu agar kamu tidak semangkin emosi, nah ini hans jelasi secara detail dan ini jujur ".ujar hans
"Aduhhhhh sudahlah capek siska dibohongi terus pulang aja yokk siska mau istirahat ".ujar siska
"Jangan sayang tolong dengar dulu ".ujar hans
"Oke sekarang mulailah bicara dan jelaskan apa yang mau kamu jelaskan ".ujar siska
(dengan hati gondok dan kesal)
"Gini loh sayang benar kemaren waktu kamu keluar kota si nina chat hans minta temani jenguk pamannya di Rsu dekat sini sehabis itu hans berniat mengantarkannya pulang tapi dia mengajak makan malam dulu karena dia sudah lapar ya mau gak mau hans ikuti kemauan dia setelah itu kami pulang itu aja ".ujar hans
"Terus kenapa kamu gak ada niat buat kasih tau aku sebagai pacar kamu kenapaaaa...??? ".ujar siska
"Itulah salahku awalnya aku mau kabari kamu tapi hans takut kamu salah paham dan gak mau percaya sama hans jadi hans diam aja. Eeehhhh malah nina yang kasih tau ke kamu sayang dan ngomong aneh-aneh ".ujar hans
"Gini aja dehh kamu selesaikan dulu sama nina sampai dia gak gangguin kita lagi baru kita balikan, karena siska sudah muak dengan semua ini capek diganggu dia terus ".ujar hans
"Tapi hans gak mau kita break sayang 😢😢😢 ".ujar hans
(dengan wajah melas)
"Sudahlah ikuti saja yang ku bilang tohh ini demi kebaikan kita juga ".ujar siska
"Yaudah ntar hans selesaikan masalah sama dia tapi kamu jangan marah lagi ya.. janji ya.. jangan cueki hans lagi ya??? ". ujar hans*
__ADS_1