
*Semua masuk kedalam kelas dan duduk di bangku masing masing.Kelas 12 E selalu saja ramai seperti pasar bahkan saat guru datang mereka masih sangat ramai dan brisikkk..
"Diammmm!!!!" ucap Bu Ida selaku wali kelas 12 E. Semua murid hanya bisa diam karena tau kalau itu wali kelas nya.
"Eh Bu Ida udah dong Bu jangan teriak teriak nanti cantik nya hilang loo" kata Jono merayunya agar tidak kena marah .
"Ngak bisa!Kalian itu udah besar dan seharusnya tau.Mikir gitu ,apalagi kamu Allena murid baru udah buat ulah beberapa kali,dan Sekarang dikelas ini kaya pasar ! " begitu lah Omelan panjang Bu Ida.
"Sekarang ibu harus pindahin tempat duduk kalian semua.Harus laki laki dan perempuan biar ngak brisikkk ,ngak banyak omong!" ucapnya .
"Yah enak dong buk ,saya sama Laras dong " ucap Jono
"Diammmm!" bentar Bu Ida.
Semua sudah di pindah kan tempat duduk nya.Namun tak disangka ternyata Allena duduk dengan Juna,Jono dengan Laras ,Riski dengan Iren,dan begitu lah lainnya .Ada yang setuju dan juga ada yang ngak mau.Tapi mau nggak mau harus aja di taati karena juga udah perintah dari wali kelas nya.
"Sekarang kalian buka halaman 120,kerjakan sekarang juga!dan nanti kumpul kan .Ibu mau ke kantor.Ibu balik kesini harus sudah selesai kalau belum siap siap saja kena hukuman!" ucap Bu Ida dan langsung meninggalkan kelasnya .
Sebelum meninggalkan kelas Bu Ida juga menyuruh Juna untuk mengawasi kelas itu bagaimana pun juga Juna adalah ketua kelas nya.Walaupun dia sendiri yang mengajak teman nya untuk berisik dan berbicara.Tapi juga banyak orang yang ada dikelas nya juga takut kepada Juna karena sangat kejam saat ia jengkel.
"Eh ras kantin yuk cabut" ucap Allena berbicara dengan geng nya.
"Eh jangan semena mena deh loo!Ini masuk kelas woy belum istirahat " ucap Iren yang tak suka dengan Allena . Namun Allena tidak membalas pembicaraan yang tak penting itu .Dia segera bangun dari bangku nya dan mau berjalan menuju ke kantin ,Satu langkah terhenti kan karena tangan nya ditarik oleh Juna.
"Apa an si Lo !Mau ikut ya ikut aja ngak usah narik narik " ucap Lena
"Diem ,kerjain tugas!" bentak Juna
"Ya santai dong" ucap Lena dan segera duduk.Allena pun takut saat melihat Juna sudah membentak nya.
"Woy Jun jangan dibentak dong" ucap Dion membela Lena .
"Cielahh Dion udah mulai nihhh.Ehm ehemmmm" ledek teman teman nya.
"Noh temen Lo yang brisik ,jangan cuma gue yang dimarahi .Pak ketua "kata Allena didekat muka Juna .
Juna tidak menghiraukan ucapan Allena.Tumben tumbenan ia lebih memilih untuk mengerjakan tugas entah setan mana yang merasuki nya kali ini.Walaupun dia mengerjakan tugas nya nyalin punya si Dio orang yang paling pinter di kelas ini.Allena hanya memandang i Juna dari jarak dekat.Juna yang tau pun merasa risih.
Arjuna sudah selesai menyalin catatan tugas yang tadi,jadi giliran dia yang bersantai santai.Allena belum mengerjakan tugas sama sekali dan akhirnya ia pun memilih untuk mencontek Juna.
"Jun gue pinjem ya " ucap Allena
__ADS_1
"Mikir sendiri woy"
"Pelit amat si" tanpa menunggu jawaban lagi dari Juna Allena sudah mulai menyalin jawaban itu .Sampai akhirnya selesai mencatat semua nya .Tak lupa Allena pun memberikan jawaban itu kepada teman teman nya.
"Jun ,Makasih " ucap nya.
"Hmmmm"
Allena yang duduk di samping Juna tidak mempunyai teman ngobrol karena teman nya yang lain duduk di bagian belakang,dan sekarang mereka sedang mengerjakan tugas semuanya.Akhir nya Allena memberikan diri untuk berbicara kepada Juna.
"Ini kesempatan Lo Al ,Lo harus bisa Deket sama Juna biar dia bisa ajak Lo juga buat ngobrol tentang geng nya" ucap Allena dalam hati.Tanpa basa basi Allena mulai mengajak Juna bicara ..
"Jun?" ucap Allena
"Hmmm"
"Gue mau tanya boleh?"
"Sejak kapan Lo kepo tentang hidup gue ,pake nanya nanya segala " jawab Juna ketus.
"Santai dong,Gue mau tanya Lo emang udah ikutan geng motor udah berapa tahun ?" tanya Lena .
"KEPO!"
Bu Ida pun sudah datang ke kelas ,suasana yang tadi nya sedikit ramai sekarang hanya menjadi hening.Semua siswa mengumpulkan tugas yang tadi diberikan Bu Ida .Karena bel sudah berbunyi mereka semua memilih untuk istirahat kekantin.Namun beda dengan rombongan Allena mereka semua masih didalam kelas .
"Eh Len gimana?udah ada perkembangan Lo Deket sama Juna?Tadi gue liat Lo udah ngobrol tuh sama dia. "Ucap laras
"Cihh...Ck ... yakali gue tanya aja dia ngak mau jawab "
"Ya ampun sok cool banget tuh si Juna ." kata Dewi yang mulai kesal.
"Tapi santai aja.Jangan panggil gue Allena kalau ngak bisa buat dia luluh sama gue "
"Iya deh Len Len gue percaya deh " ucap Riski
"Gue aja yang ngak Lo buat luluh bisa jatuh hati sama Lo Len apa lagi dia "Ucap Riyan
"Yaampun yan,gue anggap Lo temen kali ya kali gue buat Lo jatuh hati sama gue "
"Yah udah ditolak nihhh huhuhuhu "Ejek Riski.
__ADS_1
Setelah mengobrol hal tadi akhirnya mereka semua pergi kekantin,Disana sudah tidak ada tempat lagi karena terlalu ramai .
"Ramai banget Al " ucap Nia
"Yaudah nanti kita cari tempat lain aja " jawabnya.
"Allena sini gabung sama kita " ucap seseorang yang tak lain adalah Dion .Tanpa basa basi mereka pun menuju ketempat itu.Robongan Juna selalu saja dapat tempat .Karena tidak ada yang berani duduk di bangku itu kecuali mereka.
"Ngak papa kalau kita ikut gabung ?" tanya Lena .
"Ngak papa " jwb Dion
Mereka semua menyelesaikan makanan nya ,namun beda dengan Juna dia lebih memilih untuk pergi , mungkin gara gara ada Alena disitu .
"Juna kenapa tuh?" tanya Adit
"Iya nih tumben banget dia kaya gitu " balas Gilang .
"mungkin gara gara ada gue sama temen gue nih ,ganggu ya?" tanya Lena.
"Engga ko Len serius "Jawab Jono.
"Oh gitu,yaudah bentar ya gue susul Juna dulu"
"Ehh Len " teriak Eka
Allena tak menghiraukan kata teman nya,ia segera menyusul Juna karena juga merasa bersalah .Bisa jadi juga kalau Juna pergi gara gara malas dengan geng nya itu .Allena pun menemukan Juna di taman belakang dan duduk sendiri an.Di taman terlihat sangat sepi karena emang yang lain masih sibuk dikantin untuk makan.
"Jun" ucap Allena
"Kenapa selalu ada Lo dimana mana ,gue muak tau ngak ,mending Lo pergi " ucap Juna .
"Oh jadi tadi Lo pergi emang gara gara ada gue gitu "
"hmm itu Lo tau "
"Kenapa Jun ?Kenapa Lo selalu aja ngak mau kalau ada gue .Apa emang gue punya salah besar sama Lo?Gue kenal Lo aja enggak hahaha mana bisa gue bikin Lo kesel "
"Bodo amat" ucap Juna dan langsung pergi meninggalkan Allena
"Juna!" panggil Allena kepada Juna namun ia masih berjalan tak menghiraukan panggilan Lena .
__ADS_1
"Maaf" ucap Allena .
Walaupun Juna berjalan menjauh darinya dia tetap saja mendengar kan ucapan Allena tadi.Entah kenapa Juna menjadi senyum senyum sendiri tanpa dilihat oleh lena karena Juna emang tidak menghadap ke arah nya melainkan membelakangi allena*.