
Allena yang baru saja sampai dirumah,ia segera ingin masuk kedalam kamar nya.Namun karena diruang tamu ada mama nya maka allena pasti bakal di wawancarai terlebih dahulu oleh nya....
"Len kamu dari mana aja ,jam segini baru pulang?,ini udah malam Len" tanya mama
"Pasti dari nyerang geng motor lain tu mah" saut kak Reno yang masih menonton tv.
"Apa an,gue tadi main gak nyerang nyerang kali" jawab Lena
"Duduk Len ,mamah mau ngomong sama kamu" perintah mamah ,dan Allena pun segera menuruti perintah itu.
"Tadi kepala sekolah mu Bu Ambar kesini ,dan memberi tau bahwa kamu telah dikeluarkan."ucap mama
"Ya bagus lah ,gak usah sekolah.Orang Allena juga males ko" jawab Lena enteng.
"Allena ! kamu harus sekolah dan mamah akan pindah kan kamu ke sekolah yang lain.Besok harus berangkat dan jangan pernah kamu bolos lagi.Kalau kamu nggak mau sekolah lebih baik keluar dari rumah ini!!" ucap mamah nya dengan nada tinggi.
Allena yang sudah melihat mamah nya marah itu,ia pun merasa takut.Mau tidak mau Allena harus mengikuti perintah nya.Karena bagaimana pun juga dia orang tua Allena...
"Nurut sama mamah jangan pernah kecewain,sekali kali buat mamah bahagia Len" kata kak Reno sambil berjalan ke atas dan meninggalkan lenna di ruang tamu.
*Allena pun langsung menuju ke kamar nya,dan ia juga harus bersiap siap untuk mendaftar kesekolah barunya besok.Ia hanya menyiapkan seragam sekolahnya,sepatu,dan juga tas yang berisikan satu buku dan juga alat tulis . Setelah selesai pun Allena memilih untuk mencuci muka dan segera tidur*.
**KRINGGGGGGGGGGG**.........*Suara jam alarm sudah berbunyi.Tak lupa pun terdengar suara mamah yang sudah mengetuk pintu dari luar.
"Len bangun ,udah siang kamu siap siap dan mamah antar ke sekolah baru kamu" ucap mama nya.
"iya mah"
Allena pun segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Setelah selesai mandi ia segera mengenakan seragam nya,dan mengenakan sepatu berwarna putih tanpa kaos kaki.Ia segera menyisir rambut nya tak lupa juga mencatok rambut menjadi Curly ,rambut yang penuh dengan warna warni itu .Dia sedikit memberikan olesan make up dan juga liptin.Walaupun dia terlihat tomboy namun juga ada jiwa wanita nya.Setelah selesai Allena segera pergi ke ruang makan,disana sudah ada kak Reno dan juga mamahnya.
__ADS_1
"Nah gitu dong Len rapi persis kaya cewek" ucap kakaknya.
"Rambut kamu Len harus di warnai hitam lagi ,sekolah ngak boleh pake semir len" ucap mamahnya.
"Mah udah untung ya aku mau sekolah lagi,tapi aku ngak suka kalau disuruh suruh ke gitu" jawab Lena dan segera makan.
"Reno kamu pakai motor Allena ya,biar Lena pake mobil nya" kata mama
"Ngak bisa dong ma ,aku harus pake motor ku sendiri" elak Lena
"Mamah mau nya kamu pake mobil ."
"hmm" Allena pun akhirnya nurut .
Setelah makan allena akan segera berangkat ke sekolah barunya bersama mamahnya untuk pertama kali karena baru mau mendaftar.Sampai nya disekolah an Allena terkejut karena ia bersekolah di SMA negeri Garuda ,tempat dimana banyak anak anak geng Warlocks musuh terbesar nya.Untung saja saat kesekolah dia tidak memakai jaket Outlaws nya itu.Setelah memarkir mobil yang dikendarai oleh mamahnya itu Allena pun segera turun bersama Mamah nya dan segera masuk kedalam ruang an kepala sekolah.
"Selamat pagi Bu,ini anak saya Allena yang mau masuk ke sekolah ini" ucap mama Lena dengan sopan.
"Kabar baik Ngun.Aku mau nitip anak ku sekolah sini ,dimana mana selalu dikeluarkan aku udah stresss ngurus nya" keluh Wanda .
"Oh iya nanti aku bakal urus lagi ,aku bakal terima lah nda,kan kamu juga dulu yang selalu bantu aku jadi sekarang giliran yang yang bantu kamu.Aku bakal didik anak kamu ini yang bener." jawab anggun* .
Flashback on:
Anggun adalah teman lama Wanda .Saat itu ayah anggun sakit parah dan ingin Operasi namun saat itu juga keluarga anggun masih pas pas an belum mempunyai apa apa,karena biaya operasi sangat lah mahal.
"Kenapa ngun kok sedih?" tanya Wanda
"Papa ku sakit nda ,dan harus dioperasi tapi aku ngak punya biaya .Aku harus Cari kemana lagi aku belum tau" jawab anggun dengan menangis.
"Jangan sedih nda ,aku bakal bantuin kamu aku bakal biaya i semua nya kamu tenang saja" jawab Wanda .
__ADS_1
"Serius nda?Ngak bercanda" kata anggun menyakin kan.
"Iya ngun "
"Makasih wan ,sumpah makasih banget sampai kapan pun aku tidak akan pernah melupakan jasa mu ini" kata anggun
"Aku udah anggap kamu sebagai adik aku sendiri ngun" Mereka pun akhirnya perlukan.
setelah selesai Operasi papah anggun akhirnya pun sudah sadar kan diri.
Ruang IGD :
"Papah udah baik baik saja?" tanya anggun kpd papah nya.
"Udah gak papa nak" jawab nya dengan nada pelan . "Ngun papa mau liat kamu sukses dan bisa menjadi orang terpandang." lanjut papa nya
"Pa ,kita udah ngak punya uang lagi .Biaya Operasi papa dibayar sama Wanda pa" jelas Wanda dengan menangis.
"Papa masih punya tabungan sedikit buat daftar kamu kuliah,waktu papa paling kurang sedikit lagi dan papa mau liat kamu sukses " jelas papa nya.
Anggun pun menuruti kata papa nya itu . Setelah beberapa taun kemudian anggun kuliah namun belum mencapai gelar yang papanya ingin nya.Karena biaya nya pun masih kurang.Tapi setelah itu Wanda pun menolong anggun lagi dan membiayai kuliah anggun seluruh nya .Sampai akhirnya Lulus dan papa anggun merasa senang karena anak nya sudah menjadi sarjana .Papa anggun akhirnya meninggal dunia ,dan anggun hidup sebatang kara.Namun saat itu juga Wanda menyuruh anggun untuk menginap dirumahnya .Sampai akhirnya anggun menikah dan memiliki sekolah SMA negeri Garuda yang dibangun nya bersama sama dengan Wanda .Ia pun juga menjadi kepala sekolah disana .
Flashback off.
"Loh kok nangis ngun kenapa?" tanya Wanda yang melihat anggun meneteskan air mata.
"Ngakpapa ,aku hanya mengingatkan kejadian itu nda,kamu selalu membantu aku,bahkan sekolah ini kita dirikan bareng bareng tapi kenapa Allena ngak mau sekolah sini?" tanya anggun.
"Dia selalu saja pindah pindah sekolah ,waktu itu pernah aku suruh tapi ngak mau.Sekarang ya aku paksa aja dia" jelas Wanda
"ya Sekarang ngak perlu daftar lagi,ini pake seragam identitas sini dulu baru ibu antar ke kelas kamu Len" jelas Bu anggun.
__ADS_1
Setelah berganti pakaian Allena pun segera menuju ke kelas nya diantar kan oleh Bu anggun setelah berpamitan juga dengan ibunya.