
Setelah berpikir matang matang akhirnya Elea memutuskan untuk pergi keluar kota bersama dengan sahabat nya Fany.
mereka telah sepakat untuk pergi bersama dan mengarungi hidup di kota lain.
Elea sudah menyiapkan semuanya, baik mental dan fisiknya.
keputusan nya sudah bulat, untung dia punya tabungan yang bisa dia buat sebagai bekal sebelum mendapatkan pekerjaan nanti.
dia juga sudah memikirkan akan melanjutkan kuliah nya sambil bekerja.
Dia mendekati kedua orangtuanya yang sedang duduk santai diruang tamu.
" Mah pah Elea memutuskan untuk pergi bekerja diluar kota sambil melanjutkan kuliah.
kedua orangtuanya sudah tidak peduli
" Terserah kalau mau pergi pergi aja,
ngak ada yang larang, dan ingat kalau kamu mau tetap lanjutkan kuliah mu jangan pernah minta apa apa dari kami.
" iya mah, besok pagi Elea berangkat..
" mmm
" lagian Lo ngapain sih sok sok an mau lanjut kuliah, ucap Dila Kakak elea
" kakak aja kuliah, kok aku ngak bisa
" gue beda Sama Lo,," apa bedanya kak kita sama sama anak mama papa.
"udah dehh sana Lo, ribet Amat hidup Lo
ucap kakak nya.
Elea akhirnya pergi melangkah kekamar nya, biarpun dia sudah sering mendapat perlakuan tidak baik dari kakak nya tetap saja hatinya sakit.
__ADS_1
huhhh.. udah lah ngak usah dipikirin gue harus istirahat biar besok fit.
barang gue udah siap besok tinggal berangkat deh ucapnya.
Pagi telah datang mentari sudah bersinar terang
Ella terbangun dari tidurnya, dia mengingat bahwa hari ini dia akan berangkat keluar kota.
Ella telah siap bersih bersih dia berniat akan sarapan bersama keluarganya.
namun tidak seperti yang Elea bayangkan kedua orang tuanya beserta kakak dan adeknya telah selesai sarapan dan sudah tidak ada apa apa lagi di dapurr.
huffftt gpp deh gue sarapan diluar aja sekalian.
Ella mengambil kopernya dan bersiap untuk pergi.
"mah pah kak Elea berangkat dulu, ucapnya
sambil menyalami tangan kedua orangtuanya.
kedua orangtuanya masih tampak cuek dan tidak memperdulikan Dirinya, dia fikir papa nya akan memberikan nya uang nyatanya sama sekali tidak, bahkan bertanya pun tidak.
" iya pah,, dahhh mahh kak ucap nya
mamah nya hanya berdehem menjawab Elea.
Elea akhirnya berangkat bersama dengan Fany sahabat nya.
disana sebenarnya orang tua Fany sudah menyediakan tempat tinggal seperti yang diinginkan oleh Fany.
Fany berasal dari keluarga yang tergolong kaya,
tetapi gadis itu tidak pernah mendapatkan kasih sayang kedua orangtuanya karena kedua orangtuanya sibuk mengurus bisnis nya,
jadilah Fany hanya diberikan uang saja ,
__ADS_1
apapun yang Fany inginkan pasti diberikan oleh orang tuanya, namun tidak dengan kasih sayang.
Fany juga bersahabat dengan Elea karena Elea gadis yang tulus dan baik hati mereka sudah lama berteman mulai dari kelas 1 SMP.
Akhirnya mereka sampai ditempat tujuan, dan mereka menuju rumah yang sudah disediakan oleh orang tua Fany.
jadi kita tinggal disini fan, ucap Elea
iya gue yang minta sama orang tua gue,
seenggaknya mereka berguna bisa gue manfaatin ucap Fany enteng tanpa dosa.
" durhaka banget Lo jadi anak..
" itu namanya ngak durhaka ell,
itu namanya memanfaatkan,apa gunanya coba mereka kerja terus sampai lupa punya anak ,kalo ngak gue manfaatin.
" karep mu lah fan, gue mau mandi dulu gerah.
Elea dan Fany akhirnya makan malam bersama mereka memutuskan untuk memesan saja,
karena ini merupakan hari pertama mereka.
fan jadi gimana kita kuliah dimana, ucap Elea
"gue juga blom tau ell ,kita searching dulu .
" kayak nya gue harus nyari kerja duluan deh fan, secara kan orang tua gue ngak mau biayain gue,
jadi gue harus usaha sendiri,
" hmmm Lo coba cari dulu, soalnya daerah kita ini banyak kok cafe sama kampus kampus Deket,
gue sengaja minta disini sama orang tua gue.
__ADS_1
" keknya besok kita harus keluar untuk nyari deh fan.
" Yoi besok ayelah gue capek banget ini mau istirahat dulu.