
*******
Di Gualum semua malaikat berkumpul, mereka terkejut bahwa fakta dari pasukan malaikat yang mengintai sebuah dunia dingin, di sana ada satu dewa iblis yang berwujud dari sifat kedengkian segala mahluk.
" Apakah di sana tidak ada segel terhadap teleportasi yang kita miliki sekarang ini,"
"Sepertinya tidak, aku telah mencobanya dan ternyata tidak ada penyangkal teleportasi pada dewa kedengkian tersebut. Jadi bagaimana kita harus apa."
"Apa informasimu itu benar?? Aku ragu kau salah. Sungguh aneh kalau dia tidak tau keberadaanmu"
" Dunia tersebut pernah di landa kekacauan yang di sebabkan oleh para iblis di sanalah kami datang dan lalu menyelamatkan mereka. Salah satu dari anak - anak yang selamat di sana ku tanamkan mata pemindai dariku ke mata anak tersebut untuk menjaga dunia tersebut, tidak salah lagi rambutnya pirang memakai jubah biru dan memiliki sebuah pedang. Itu tidak salah lagi.... Kita harus bertindak cepat... Jangan sia siaakan kesempatan ini...... .
" Sepertinya dia memang benar dari beberapa rumor memang dewa iblis kedengkian menggunakan sebuah jubah biru dan pedang jadi bagaimana sekarang. Teleportasi bekerja di sana."
"Ada baiknya sepuluh malaikat terkuat juga ikut bertarung di sana, seluruh dunia itu harus kita kepung. Pembidik bintang zora harus fokus ke sana!!"
"Aku setuju dengannya"
"Aku juga"
"Aku juga setuju"
"Baiklah ayo kita berangkat"
******
Setelah di antara sepuluh malaikat terkuat berhadapan langsung dengan salah satu dewa iblis mereka sempat berbicara sebentar
"Benar benar tidak kusangka. aku sedikit kagum dengan serangannya. Seharusnya panah itu hanya menancap di lenganku tapi malah mampu memutuskan lenganku. Sepertinya kau berada diradius yang tak bisa kuketahui. Kau berada di dunia yang cukup jauh dan kau kemari menyelaraskan kecepatanmu dengan kecepatan panah yang hanya berjarak 3 meter dariku. Tak heran bagiku karena kau adalah salah satu dari sepuluh malaikat terkuat dan sepertinya kalian menggunakan jumlah untuk mengalahkanku. Tidak sulit untuk diriku tahu karena aroma kehidupan yang tadinya dekat padaku kini telah sirna. Dua ... Tidak, sepertinya tiga ... atau mungkin lebih dari lima malaikat terkuat disini." Ujar dari dewa kedengkian,
"Istirahatlah, sampai alam semesta menuju kehancuran total. Terbakarlah di neraka, dasar mala petaka" ucap salah satu malaikat terkuat yang bernama Rogbagrs
__ADS_1
Tiba - tiba saja kepala dewa kedengkian terputus dalam sekejap. Tapi saat percikan darahnya belum mencapai dasar salju. Kepalanya dan tangannya tersambung kembali sontak Rogbagrs pun berbalik dan hendak menyerang dewa kedengkian dengan pedangnya lagi. Namun dewa kedengkian menahannya dengan pedangnnya juga, mereka beradu kekuatan hingga akhirnya timbullah ledakan di sekitar mereka. Lalu mereka beradu pedang, dalam 1 detik mereka beradu pedang sebanyak 8000 kali. Tanah tanah menjadi retak dan akhirnya tercipta sebuah ledakan pada pertarungan mereka sehinngga mereka mundur ribuan kilo meter namun mereka maju lagi dan beradu lagi pedang tapi tiba - dari atas muncul lagi satu dari 10 malaikat terkuat. Dia menghantamkan kepala dewa kedengkiang hingga tubuhnya masuk ke dalam tanah, tak berhenti di situ malaikat terkuat yang bernama Jushosbar pun meninju ninju dewa kedengkian hingga terus masuk kedalam kawah panas dari dunia salju tersebut. Dewa kebencianpun menggunakan pedangnnya dan bergerak akrobatik setiap hunusan pedangnnya membelas dunia itu dari samping hingga ke atasnya, tak sampai di situ saat dewa kedengkian hendak menghajar Jushosbar, 3 malaikat yang lainnya datang, walau mereka berada di kordinat yang berbeda beda tapi mereka menghunuskan pedang mereka secara bersamaan hingga mengenai tubuh dewa kedengkian. Hingga tubuhnya hancur dan hanya meninggalkan badan di mana kedua tangannya terpisah dan setengah kepalanya tertinggal
Di saat yang bersamaan Rogbagrs datang dan menempelkan tangannya ke dada dewa kedengkian
"Khukhukhukhu, belajarlah dari pengalaman masa lalu. Apa dengan cara ini kau bisa mengalahkanku seperti leluhur leluhur kita" ucapp dewa kedengkian dan membuat Rogbagrs terbelalak matanya.
"Duaarrrrrrrr!!!"
Dunia tersebut meledak
Jangkauan ledakannya sangat besar bahkan 500 meter lagi dari posisi kordinat malaikat yang mengelilingi dunia tersebut. Sepuluh malaikat terkuat berdiri di kordinatnya masing masing.
"Grrrooaaaaaahhhhhhhhhhh raaaaggrrrrrhhhhh" dewa kedengkian telah merubah wujudnya menjadi sosok serigala bewarna putih yang mampu berdiri layaknya manusia. Sorot matanya bewarna merah bahkan pasukan malaikat yang berada di depannnya tidak berani menatap mata itu dalam dalam bahkan sebagian dari mereka bergetar tubuhnya, serigala dewa kedengkian benar benar marah.
Jika tadi dewa kedengkian menggunakan pedang maka kali ini dia menggunakan cakar yang ada di 5 jarinya
"Jangan takut, kuatkan hati kalian semua. Kita akan menang melawannya, disini ada sepuluh malaikat terkuat" ucap salah satu jenderal malaikat
Bahkan sampai menimbulkan sebuah badai di angkasa sehingga seluruh malaikat yang berada di depannya menutup sebagian wajah mereka dengan lengan. Dewa kedengkian pun maju ke arah pasukan malaikat yang ada di depannya lalu di depan mereka ternyata Lorn sudah berdiri untuk melindungi malaikat yang berada di belakangnya
Lorn membuat penghalang - penghalang, tapi dewa kedengkian mampu memasuki setiap celah dari penghalang yang di buatnya. Dan pada akhirnya Lorn dan dewa kedengkiang berada di jarak yang sangat dekat.
"Masuk dan terperangkaplah kedalam dunia ilusiku!!" Ujar Lorn dan tiba tiba saja dewa kedengkian terserap ke dalam tangannya Lorn,
Dewa kedengkian berada di dalam ruang yang sangat gelap dan dia menyadari ini adalah ruang dimensi yang dimiliki oleh Lorn. Dewa kedengkian menahan nafasnya, tapi mengeluarkan kekuatan skala besar di dalam tubuhnya membuat dirinya membengka sehingga menimbulkan sebuah ledakan.
Lorn yang sedang dalam keadaan konsentrasi penuh untuk menyiapkan sebuah segel agar dewa kedengkian tersegel tiba - tiba saja dia merasakan tubuhnya seperti membengkak, dia menyadarinya lalu dia mengeluarkan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya. Pembengkakan pun di mulai dari wajah Lorn lalu turun dan terus turun ke tubuhnya hingga tangannya juga.
"Tidak akan ku biarkaaaannnnn raaaarggggghhhhhhhh" teriak Lorn
Dia berusaha agar dewa kedengkian tidak keluar dari tubuhnya.
__ADS_1
"Menjauh darinya cepat lakukan!!!!!." Teriak Martis pada pasukan malaikat yang berada di belakang Lorn
Mereka semua pun menjauh dari Lorn
Dewa kedengkian dan Lorn berteriak mengerahkan kekuatan mereka masing masing
"Semakin lamanya waktu di alam semesta ini semakin bertambahnya pula sisi sisi kejahatan yang ada di setiap mahluk, dan dengan cara itu kami pun terus bertambah kuat dan semakin kuat" ucap dewa kedengkian dan dia pun semakin keluar dari tubuh Lorn
"Segelap gelapnya sisi kejahatan, tetap ada titik titik cahaya yang menyinari ruang kejahatan tersebut tapi kalian ada untuk menutup cahaya tersebut. Karena itu kami akan terus mencoba, kami akan terus mengikis kegelapan, kami akan membuat angkasa menajdi terang benderang dengan sinar yang kami miliki, sinar kebaikan yang ada di setiap manusia manusia suci yang akan menerangi kegelapan dan menghancurkan kalian semua tidak akan ku biarkan kau lepas dan akan tersegel di neraka sana raaarrrggghhhhhhhhhhhhhhhhhhh"
Keduanya menjadi sebuah sinar yang terang, dari arah lain Rogbagrs datang dan menyentuh badan dewa kedengkian dengan telapak tangannya,
"Akan aku bantu kau" ucap Rogbagrs kepada Lorn
Tubuh dewa kedengkian semakin terdorong ke dalam tubuh lorn tapi tiba - tiba muncul sebuah kilatan cahaya dan hanya para malaikat terkuat yang mampu melihat cahay tersebut tapi mereka tidak mampu untuk menghentikan kilatan yang mengarah ke lorn karena sudah terlambat.
" Duaaaaarrrrrrrrrr!!!"
"Sial mereka datang, pasukan iblis datang dengan segenap kekuatan mereka," ucap salah satu malaikat
"Kalau memang begitu, berarti ini gawat, tidak mungkin!!!" Ucap Martis
Disisi lain Lorn berdiri memegangi wajahnya yang setengahnya telah hancur tapi sedang dalam proses pemulihan. Dia terkejut karena bukan hanya pasukan malaikat yang menggunakan serangan kejutan tapi juga pasukan iblis. Di sana berdiri Radesh, Hanzjoe, Juryko dan dewa kedengkian yang telah pulih. Seluruh tubuhnya telah utuh kembali,
"Seluruhnya fokus pada pasukan iblis yang berada di belakang kita tahan mereka, kita biarkan sepuluh malaikat melawan para dewa iblis,"
"Raaaghrrrgg!!"
Bintang zora berdatangan satu persatu menghantam pasukan pasukan iblis yang menyerbu pasukan malaikat
Hanzjoe menuju Martis dengan secepat kilat dan meledakkan sekelilingnya dengan kekuatan matanya tapi Hanzjoe terhempas kebelakangnya. Dari arah depan muncul sebuah pedang sinar yang memanjang, Hanzjoe membuat tameng dari empat tenkatelnya. Ketika keduanya beradu, pedang Martis mampu menggores tameng tersebut dan Martis pun mengayunkan pedangnya dari samping. Hanzjoe menahan pedang tersebut dengan melilit dengan satu tenkatelnya tapi tentakelnya terputus dan pedang tersebut menghunus tubuh Hanzjoe hingga putus.
__ADS_1