
Setelah selesai menyantap makan mereka, karena gengsi akhirnya Dayat yang melunasi pembayarannya.
"Biar gue aja yang bayar, kesannya kok gimana gitu kalo makan yang bayarin cewek."
Kata Dayat sambil mengeluarkan uang recehannya untuk membayar makanan yang sudah mereka makan.
"He... gitu ya mas, makasih ya mas padahal saya yang ngajak tapi mas Dayat yang bayarinnya, saya jadi gak enak ini."
Prita yang awalnya niat mentraktir malah dibayarin oleh Dayat jadi merasa malu.
"Udah gakpapa santai aja, oh iya kamu pulang naik apa? atau biar gue anterin sekalian."
"Gakpapa mas gak usah, biar saya pesen taxi online aja mas, sekarangkan semua tinggal pesen pake aplikasi udah beres mas."
Jawab Prita ramah takut dikira menolak tawaran Dayat.
"Udah gak usah pesen taxi online, ada gue biar gue yang anterin."
Kata Dayat yang masih kekeh nawarin untuk mengantar Prita pulang.
"Ya udah terserah kamu mas, jangan nyesel aja kalo seterusnya jadi ojol pribadi ku he.. he..."
"Dengan senang hati adek manis, alamatnya dimana nih?"
Kata Dayat yang kemudian bertanya alamat ke Prita.
"Ambil motornya dulu mas, baru tanya alamat."
Ucap Prita sambil menenteng semua kantong belanjaannya.
"Eh... iya he.. maaf, gue ambil motor dulu ya jangan kemana-mana."
Kata Dayat lalu menuju parkiran untuk mengambil motornya.
"Tiin... tin.. tinn..."
Suara klakson motor Dayat saat menghampiri Prita yang menunggunya di depan selasar toko.
Prita yang melihatnya lalu mendekat dan mulai naik duduk di jok penumpang di belakangnya Dayat.
Dan semua bawaan Prita di ikat di gantung pada stang motornya.
"Alamatnya neng dimana?"
Tanya Dayat lagi pada Prita.
"Ke Jalan Pemuda masuk ke lorong Kampung Baru, nah disana nanti ada kost kost-annya"
Kata Prita memberitahu alamatnya pada Dayat, yang membuat Dayat tersenyum penuh arti dengan satu pertanyaan muncul di kepalanya.
Tanpa banyak bertanya Dayat segera melajukan motornya menuju arah pulang ke kost kost-annya.
Setelah cukup lama berkendaraan akhirnya mereka sampai di tujuan dan Dayat langsung memarkirkan motornya di depan pintu kost kosan-nya.
__ADS_1
Lalu menanyakan kepada Prita kamar kostnya yang sebelah mana.
"Nah adek manis sudah sampe, kamar kostnya yang mana?"
Tanya Dayat sambil tersenyum menggoda.
"Kok kamu tau mas disini tempat kost ku, padahal cuma aku kasih alamatnya doang, tapi kamu lancar banget tanpa tanya tahu tahu sudah sampe disini."
Kata Prita sambil mengambil kantong belanjaan yang di ikat di stang motor Dayat tadi.
"Jadi yang mana kamar kostnya neng?, sejak kapan ngekost disini?"
Tanya Dayat yang sudah membuka helm-nya.
"Yang sebelah ini mas, baru semalem pindah kesini."
Jawab Prita sambil berjalan menuju pintu kost sebelah kanan kamar kostnya Dayat.
"Wellcome new resident, tetangga baru semoga betah kalo gak betah di betah betahin aja selama ada Dayat disini he..."
Ucap Dayat sambil membuka pintu kamar kostnya, yang membuat Prita bengong karena kaget ternyata Dayat tetangga sebelah kostnya.
"Asemmm ih.. ternyata tetangga, bakal gokil habis beneran pastinya nanti."
Ucap Prita sambil membuka pintu kamar kostnya yang bersebelahan dengan Dayat.
"Ya udah mas, gue masuk dulu mau istirahat, oh iya thanks ya mas untuk semuanya hari ini."
Ucap Prita berpamitan sebelum masuk ke dalam kost-annya.
Sahut Dayat cengengesan yang ikutan masuk ke kamar kostnya dia sendiri tapi.
"Lo sedang bicara sama siapa pret? kok barusan gue denger lo seperti sedang ngobrol sama orang."
Tanya Dimas yang tiba-tiba sudah muncul dan celingukan di depan pintu mencari siapa orangnya yang barusan ngobrol dengan Dayat.
"Sudah pada pulang ya, gimana acara launching-nya rame gak?"
Tanya Dayat yang sengaja mengalihkan pertanyaan Dimas barusan tentang orang yang ngobrol bersamanya.
"Lumayan, yang dateng mah anak kuliahan semua, tapi banyak cewek cantiknya bro."
"Lo dapet kenalan cewek berapa disana? ada bawain gue makan gak nih?"
Tanya Dayat sambil membuka pakaiannya berganti dengan kaos rumahan yang lebih santai.
"Ada tuh di meja makan liat sendiri, ada sih tapi gue gak cocok dengan tipenya cewek seperti mereka."
"Ini si otak mesum kemana kok belum pulang?"
Tanya Dayat yang tak melihat keberadaan Fahri.
"Dia mah sedang asyik jual pesona sama cewek cewek disana, lo tau sendiri tingkahnya gimana."
__ADS_1
"Gue makan ya nih nasi ayam bakarnya, belum marem rasanya kalo belum nemu nasi."
Ucap Dayat yang mulai menyendokkan makanan ke mulut-nya.
"Lo kemana aja tadi bro? kita ajak gak mau tapi begitu gue pulang lo malah gak ada."
Tanya Dimas sambil asyik bermain dengan ponselnya.
"Biasa muter-muter buang suntuk, eh nyet lo masih di GC **** gak?
Sahut Dayat dan mulai bertanya sekitar GC yang di ikuti oleh Prita.
"Masih, kenapa emangnya? ada yang sedang lo kejar ya."
Sahut Dimas masih dengan pandangan tak lepas dari ponselnya asyik mabar.
"Invite gue kesana bro, ada yang mau gue pastiin."
Kata Dayat masih sambil mengunyah makanannya.
"Nanti, sekarang gue masih mabar, ngapain lo mau ke sono? jangan buat ulah disono bro, jangan bikin malu gue."
"Iya... gue cuma mau kenalan sama seseorang disana."
"Cewek? siapa? baguslah kalo lo sudah bisa move on dari Tante ****."
Ucap Dimas yang masih serius main game.
"hais... kalo si Tante mah masih gak bakalan gue lepasin, dia tetap number one nah yang ini number two."
Ucap Dayat yang selalu menjadikan si Tante idolanya.
Selesai makan Dayat mulai mengambil ponselnya lalu masuk ke aplikasi MANGATOON mulai berselancar di Group Chat dan oleng bersama member yang lainnya.
Sesekali Dayat juga bertemu dengan di Tante di GC yang mereka ikuti, dan terkadang lanjut mojok chatingan di PC.
Dayat "Hai cantik.."
Si Tante "Hai juga abang"
Dayat "Kangen..."
Si Tante "Dari tadi juga sudah bareng bang masak masih kangen aja"
Dayat "Untuk kamu mah stock kangenku gak akan habis uhuk..."
Si Tante "Buaya memang selalu punya stock buat ngegombal he...'
Dayat "Aku bukan buaya yang setia pada seribu gadis, ku hanya mencintai kamu (emot *****)
Si Tante "Lah malah nyanyi bang, lirik yang bawah gak salah tuh bang? yang bener tuh dia bukan kamu (emot senyum)
*Akhirnya bisa selesai juga author up 1 bab setelah beberapa hari absen gak up, walau semalam ketiduran saat ngetiknya.Dan kebetulan juga othor sedang gak sehat.
__ADS_1
Semoga para readers suka dengan cerita yang author tulis kali ini ya dan tetap dukung author dengan vote like koment dan rate 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍