Sang Penjaga Antar Dimensi

Sang Penjaga Antar Dimensi
Episode 2: Pemulihan Identitas


__ADS_3

Setelah melintasi portal terlarang dan terjebak dalam dimensi yang gelap, Sebastian Everard terbangun dengan ingatan yang terpecah. Dia menyadari bahwa sebagian besar identitasnya hilang, mengaburkan jejak-jeak masa lalunya. Dalam episode kedua ini, Sebastian memulai perjalanan yang berbahaya untuk memulihkan ingatan dan menemukan jejak-jejak masa lalunya yang hilang.


Saat sinar matahari pagi memancar di langit, Sebastian berdiri di tengah hutan yang terlihat tak berujung. Dia menggosok pelipisnya, mencoba mengingat apa yang telah terjadi, tetapi ingatan itu terasa seperti kabut yang lepas di udara. Dengan tekad yang bulat, Sebastian memutuskan untuk menjelajahi sekitarnya, berharap menemukan petunjuk yang dapat membantu memulihkan ingatannya.


Saat dia berjalan melintasi hutan yang gelap dan misterius, dia merasakan kehadiran yang tak terlihat mengintainya. Dia merasakan mata yang tajam menyelidiki setiap gerakannya, dan angin berbisik dengan suara aneh. Sebastian menyadari bahwa dia tidak sendirian, ada makhluk-makhluk jahat yang mengawasinya.


Dalam perjalanan ke tengah hutan, Sebastian menemukan reruntuhan kuno yang seakan menyimpan rahasia. Dia berjalan melalui lorong-lorong yang gelap, melewati pintu-pintu yang rusak, dan mengeksplorasi ruangan-ruangan yang sunyi. Di tengah ruangan yang penuh dengan debu dan keheningan, dia menemukan sebuah artefak kuno yang tampaknya memiliki kekuatan magis.

__ADS_1


Saat Sebastian memegang artefak tersebut, kilatan cahaya menerangi ruangan. Dia merasa ada getaran ajaib yang meresap ke dalam dirinya, membangkitkan memori yang telah lama terkubur. Ingatan-ingatan kejadian-kejadian yang terjadi sebelumnya mulai kembali dalam kilatan kilatannya. Namun, sebelum Sebastian bisa memperoleh ingatan yang lengkap, artefak itu tiba-tiba bergetar dan memuntahkan Sebastian ke udara.


Dia mendarat dengan kasar di luar reruntuhan, menghela napas dalam-dalam saat kesadarannya kembali sepenuhnya. Meskipun masih ada kebingungan yang tersisa, Sebastian merasa semakin dekat dengan memulihkan identitasnya yang hilang. Dia yakin bahwa perjalanan ini akan membawanya menuju kebenaran yang sebenarnya.


Tiba-tiba, suara langkah kaki mendekat dari balik semak-semak. Sebastian siap dengan pedangnya yang terhunus, tetapi untuk kejutannya, sosok misterius itu adalah seorang wanita yang tampak akrab. Dia memiliki mata berwarna zamrud yang mengintai dalam kegelapan, dan senyuman tipis menghiasi bibirnya.


"Dia pasti telah memberimu kesulitan, bukan?" kata wanita itu dengan suara yang lembut tetapi tegas.

__ADS_1


"Werel, namaku Werel," kata wanita itu, mengidentifikasi dirinya. "Saya seorang penjaga pengetahuan kuno. Saya bisa membantu memulihkan ingatanmu, Sebastian."


Sebastian menatap Werel dengan harapan dalam matanya. Dia merasa ada benang merah yang menghubungkan mereka berdua, dan dia yakin bahwa Werel mungkin memiliki jawaban yang dia cari.


"Bagaimana kamu bisa membantu?" tanya Sebastian dengan penuh harap.


Werel tersenyum. "Ikuti aku, Sebastian. Aku akan membawamu ke tempat yang akan membuka pintu menuju masa lalumu yang hilang."

__ADS_1


Dengan hati yang penuh dengan keingintahuan dan harapan, Sebastian mengikuti Werel ke dalam kegelapan hutan yang masih menyimpan banyak misteri. Perjalanan mereka bersama akan membawa mereka melintasi batas-batas waktu dan ruang, dan mengungkapkan kebenaran yang akan mengubah segalanya.


Episode kedua ini menggarisbawahi upaya Sebastian untuk memulihkan ingatannya yang hilang dan menemukan jejak-jejak masa lalunya yang hilang. Dalam perjalanannya bersama Werel, dia akan menemui rintangan dan misteri yang menguji tekad dan keberaniannya. Sambil mengeksplorasi dimensi-dimensi baru, Sebastian semakin dekat dengan memahami kebenaran di balik kehilangan ingatannya dan tujuan sebenarnya sebagai penjaga antar dimensi.


__ADS_2