SANG RATU PENGUASA ALAM SEMESTA

SANG RATU PENGUASA ALAM SEMESTA
RAHASIA YANG SESUNGGUHNYA


__ADS_3

RUANG TAMU:


"Sayang sini mendekat sama ibu , ada yang ingin ibu bicarakan soal dirimu nak" ucap sang ibu dengan lembut, "Ada apa Bu?"tanya Zilla dengan serius sambil beranjak kesisi sang ibu


"Sayang hari inikan hari ulang tahunmu yang ke 17 belas jadi pukul 10 boleh nemenin ibu nggak? nanti ada yang mau ibu bicarakan denganmu sayang"ucap sang ibu dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Bu kalo ibu mau aku nemenin nggak usah pake nanya lagi Bu, soalnya anak gadis ibu yang baik hati, manis dan rajin menabung ini akan menuruti permintaan ibu yang sangat Zilla sayangin" jawab Zilla sambil memeluk sang ibu dari samping. "dasar anak nakal"ucap sang ibu senyum terharu


"Yaudah balik gih kekamar, jangan lupa yah pukul sepuluh" ucap sang ibu mengingatkan sang anak. "Iya Bu muuaachhh.. gua kekamar dulu Bu Ayah" jawab Zilla sambil mengecup kedua orang tuanya


sesampainya didalam kamar pikiran Zilla sedari tadi kebayang bayang dengan ucapan sang ibu sambil berbaring kekasur kesayangannya, "Hmmm.. ibu mau bicarakan apa yah ke gua? ahh masa bodoh mending bobok syantik ala Syahrini" ucap Zilla sambil nutup memeluk bantal kesayangannya.


sedangkan diruang tamu , sang ibu sedari menangis dalam diam agar nggak membangunkan Zilla yang sedang bobok manis, "Sayang hikkss aku nggak bisa kalo harus berjauhan dengan putri kita sayang hikkss"nangis sang ibu, "Sudah lah sayang ini sudah takdir putri kita sayang, ikhlaskan lah Zilla menjalani takdirnya, jika tuhan berkehendak pasti kita bertemu lagi putri kita sayang"ucap sang suami sembari menenangkan sang istri yang sedang menangis, "T ttapi sayang aku takut kalo Ziyya nggak bakalan terima kenyataan ini sayang hikss aku takut kalo putri kita bakalan malah kekita sayang hiksss " ucap sang istri ketakutan sekaligus khawatir akan reaksi yang akan dihadapi Zilla nantinya, "hussstt percayakan saja sama yang maha kuasa pasti putri kita bakalan Nerima kenyataannya nanti yang sesungguhnya, jadi yang harus kita lakukan adalah bagaimana caranya kita agar menjelaskannya secara perlahan istriku" jelas sang suami sembari memeluk sang istri tercintanya


"Semoga apa yang dikatakan suamiku memang benar apa yang terjadi, aku takut takut tak sesuai dengan apa yang terjadi nantinya" batin sang ibu


PUKUL 10 MALAM:


malam ini dimana sang ibu mengajak Zilla kesuatu tempat untuk menjelaskan rahasia yang bakalan terbongkar dihadapan Zilla .

__ADS_1


*Tok


Tok


Tok*


"Zilla sayang buka pintunya nak"ucap sang ibu (Annita nama ibu Zilla) sambil mengetuk pintu kamar Zilla , " tunggu Bu , Zilla cuci muka dulu"jawab Zilla . 5 menit kemudian ,pintu kamar Zilla terbuka perlahan menunjukkan sang pemilik kamar berada diambang pintu , "Hoammm... mari Bu" ucap Zilla masih menutup kedua matanya yang menandakan dirinya masih mengantuk.


"Hahaha, anak nakal buka dulu tuh matanya nanti kejedot pintu baru tahu rasa kamu" ucap Annita(ibu Zilla) cangengesan sembari mencubit hidung sang anak tercintanya, "gua masih bisa lihat wal..."ucap Zilla terpotong karena dirinya kejedot beneran ditembok.


Sesampainya diluar, Annita serta Angga(suami Annita serta Ayah Zilla) dan Zilla segera memasuki mobil lalu keluar kepekarangan rumah menuju tempat tujuan yang akan mengungkapkan kebenarannya.


setelah cukup lama akhirnya mereka segera sampai tujuan mereka dimana disebuah hutan lebat yang disamping ada sebuah jurang yang dipenuhi kabut yang begitu tebal .


"Bu Ayah kok kita kesini sih? mana banyak nyamuk lagi..Plakk" ucap Zilla sembari melihat kesekelilingnya , "Nak ada yang mau ibu bicarakan masalah penting nak ,ini mengenai hidupmu"ucap serius Annita sembari menundukkan kepalanya untuk mengumpulkan keberaniannya pada sang anaknya, "Nak sebenarnya kamu itu bukan anak kandung ibu nak" lanjut Annita sembari menitikkan air matanya


*Deg

__ADS_1


"hahaha* ibu bercandakan mana mungkin aku ini bukan anak ibu iyakan Bu?" ucap Zilla mengelak perkataan sang ibu , "Yang ibumu katakan itu benar nak , hmmm sebelum kami melanjutkan perkataan kami , aku akan menunjukan sebuah hadiah dari ibu kandungmu yang sesungguhnya tepat setelah kamu berusia 17 tahun nak" ucap Angga( ayah Zilla) sembari menyodorkan sebuah kotak kayu berukiran bunga lotus, "bukalah apa isi hadiahnya"pinta Angga , Zilla pun membuka kota tersebut dan isinya berisikan kalung giok berwarna hijau serta sepucuk surat, Zilla kemudian membuka selembar kertas lalu segera membacanya


"Untuk anak ibu tersayang maafkan ibu nak yang nggak bisa nemanin kamu sampai kamu beranjak dewasa, ibu ngelakuin ini supaya kamu aman dari musuh" ibu yang memiliki niat jahat kepadamu nak, jadi ibu terpaksa menitipkan dirimu kepada pelayan suami istri ibu yang sekarang kamu panggil ibu serta ayah itu nak, jadi mohon maaf sekali lagi nak , jika kamu ingin mencari ibu kamu tinggal gunakan liontin pemberian ibu nak, jika liontin tersebut bersinar makan keberadaan ibu tidak jauh darimu nak , semoga setelah engkau membaca surat ini maka kamu akan mengerti apa yang akan diucapkan orang tua kedua kamu nak"


setelah membaca isi surat tersebut kini Zilla mulai memahami apa yang terjadi sekarang,dan segera memakai liontin tersebut sembari menatap dalam" liontin pemberian ibu kandungnya. "Kamu pahamkan Sekarang nak setelah membaca surat pemberian ibu kamu"ucap Angga ,Zilla hanya diam mengangguk "jadi sebenarnya Zilla sebenarnya berasal dari mana MMM bolehkah Zilla masih memanggil ibu Ayah kekalian?" ucap Zilla sembari menunduk memain ujung jarinya, "hahaha justru kami akan senang kalau kamu masih menganggap kami sebagai orang tua kamu walau kamu sudah mengetahui sebenarnya " jawab Annita sembari memeluk Zilla dan melepaskan pelukannya "dan MMM sebenarnya nak kamu itu berasal dari dunia kultivasi yang dimana setiap orang memiliki element masing"lanjut Annita


"jadi bagaimana caranya Zilla kembali kedunia kultivasi Bu buat bertemu ibu kandung Zilla?" tanya Zilla , "jika kamu ingin kembali ke dunia kultivasi segeralah ke sisi jurang nak dan tutup matalah"jelas Annita.


Zilla pun menurut apa yang diucapkan Annita , namun sebelum menutup mata Zilla memeluk Annita dan Angga , tepat setelah menutup tak disangka Annita mendorong Zilla ke dalam jurang sambil berkata"Semoga tujuanmu tercapai nak"


Ahhhhh ... ibu apa yang kau lakukan " teriak Zilla sembari menutup mata menunggu apa yang akan terjadi nantinya


"Suamiku, Zilla nggak papakan? gua takut anak kita akan kesakitan saat aku mendorongnya" khawatir Annita , "Tenanglah istriku , Zilla nggak papa kok kan memang jalan menuju kedunia kultivasi yah harus terjun ke dalam jurang sayang"jelas Angga sembari menenangkan sang istri yang khawatir.


*NOTE : SEBENARNYA ANAK KANDUNG ANNITA SAMA ANGGA DUA LAKI" CUMA MEREKA SEDANG KULIAH DI LUAR NEGERI


SEE YOU NEXT TIME*

__ADS_1


__ADS_2