
" eeh guys , gue tinggal ke toilet dulu ya ? " pamit Zurra sambil bangkit dari duduknya
" kita anter Ra ? " tawar Naya .
" engga usah , gue bisa sendiri ko . Lagian juga makanan kalian belum habis . Buruan habisin bentar lagi bel masuk " . Jawab Zurra dan berlalu begitu saja .
Saat sedang berjalan tiba tiba ada yg menarik tangan Zurra . Lalu membawanya keujung koridor yg terlihat sepi .
" Bina " gumamnya sambil memeluk Zurra dengan erat . " aku merindukanmu . sangat merindukanmu . " ucap Alka . Zurra yg terkejut hanya bisa diam terpaku tanpa membalas .
Zurra pun tersadar dan mendorong Alka agar melepas pelukannya . Lalu mereka saling bertatapan , seakan sedang berkomunikasi lewat mata . Yg terlihat di mata Alka memang kesungguhan tapi beda dengan Zurra adanya kemarahan yg membara .
Siapa yg engga marah ketika Cinta sedang bersemi semi , tapi malah ditinggal gitu aja tanpa pamit , tanpa kabar dan engga ada kejelasan pula . Sakit bukan ??? Itu yg dirasa oleh Zurra rasanya habis diterbangkan tinggi lalu dijatuhkan . Kecewa mungkin kata yg tepat melukiskan perasaan nya saat ini .
Dan jika ditanya , masih adakah rasa untuk Alka ? Jawabannya masih , masih ada rasa KECEWA buat dia . Bukan rasa seperti dulu saat mereka bersama . Yg Zurra mau saat ini adalah jawaban dari segala pertanyaan dalam benaknya.
" kenapa , Al ? " gumam Zurra membuat Alka mendekat lalu memegang bahu Zurra .
" kenapa kamu datang lagi , setelah aku berusaha buat lupain kamu !! Kenapa ?? " bentak Zurra lalu menampik tangan Alka .
Alka hanya bisa diam menatap Zurra dengan nanar , dia pun tak bisa menjawab pertanyaan Zurra , karna bagi dia percuma menjawab jika hanya dianggap alasan oleh Zurra , walau bagaimana pun saat ini Zurra sedang marah dan tak akan mau mendengarkan Alka .
" kenapa diam ? engga bisa jawab kan ? " tanya Zurra dengan nafas memburu " jadi engga usah sok kenal ataupun sok dekat lagi dech , atau lebih baik kita pura pura engga kenal . Itu yang terbaik buat saat ini !!" lalu Zurra pun berlalu meninggalkan Alka yg masih diam mencerna perkataan Zurra .
Setelah tersadar akan perkataan Zurra , dia mengejar Zurra .
" Bina !!" teriak Alka . Yg dipanggil pun menghentikan langkahnya . Lalu Alka berlari ke arah Zurra dan memeluknya dari belakang .
" Maaf , maaf ,maaf . Bukan aku bermaksud ninggalin kamu . Tapi ada alasan lain aku harus pergi . Dan sekarang aku disini , kembali kesini hanya buat kamu . Maaf Bina . Bina nya Alka " ujar Alka tulus
Zurra pun hanya tersenyum miris , lalu melepaskan pelukan Alka . " engga ada lagi Bina nya Alka . Karna setelah kamu pergi tanpa kabar maka berakhurlah hubungan kita !!! " tanpa berbalik dan Zurra berlalu begitu saja .
Alka hanya bisa menatap punggung Zurra yg pergi begitu saja . Karna memang perkataa Zurra benar . Dia yg salah , salah pergi tanpa pamit , salah tak memberi kabar . Padahal jelas dia memiliki kekasih , yg slalu menunggu kabar darinya . Tapi bolehkah dia egois kali ini aja ? untuk memperjuangkan Cintanya kembali .
"aku akan perjuangin kamu lagi , Zurra !!" teriak Alka ke Zurra yg masih bisa didengar Zurra .
__ADS_1
Disisi lain dibalik tembok ada yang mendengarkan pembicaraan mereka . Lalu mengepalkan tangannya dengan marah , dan pergi begitu saja . Ya dia Rain . Setelah Zurra pergi ke toilet dy mengikuti Zurra , niat hati ingin berduaan tapi ternyata dy melihat dan mendengar tentang masa lalu kekasihnya .
Awalnya saat melihat Zurra dibawa pergi dia ingin menghampiri . Tapi setelah mendengar pertanyaan yg diucapkan Zurra membuat Rain tak jadi menghampiri dan memilih mendengarkan mereka . Sehingga Rain tau bahwa yg membuat Zurra sedikit berbeda adalah kedatangan Dia , mantan kekasih Zurra .
***
" ehh malah nglamun , kenapa lo Rain ? " tanya Zayn menepuk bahu Rain yg sedang melamun di dalam kelas .
" iya kenapa lo ? Bukannya tadi ngikutin Zurra ? " timpal Romi sambil membuang kulit kacang ke arah Rain .
" Rese lo Rom , kalau sampah buang ketempatnya !!" marah Rain lalu dia pun melemparkan pulpen yg dia pegang ke arah Romi dan tepat mengenai kepalanya .
" Waoww ,,, saya suka , saya suka " ledek Andre dengan dialog upin ipin . membuat mereka tertawa .
***
Jam sekolah pun telah usai . Karna sebentar lagi ada pertandingan basket yg terakhir untuk mereka . Walaupun hanya antar kelas mereka ingin menampilkan seluruh kemampuan mereka , jadi disinilah mereka . Berlatih basket bersama kelas 11.
Dan disinilah Zurra and the genk .. Menonton latihan sang kekasih . Zurra slalu meluangkan waktu untuk menonton latihan maupun pertandingan Rain .
Semua yg menonton dari teman sekelas , seangkatan maupun adik kelas . Berteriak mendukung Rain .
"Rain... !!! Rain.. !!! Ayok Rain semangat !!! Pasti bisa " begitulah kiranya teriakan mereka ..
tapi yg Rain lakukan melambaikan tangan ke arah Zurra diselingi memberi ciuman jarak jauh ( kiss bye ) , membuat yg melihat iri akan kelakuan Rain . Zurra hanya membalas dengan senyuman .
"ciee Zurra .. !! " senggol anaya
" ekhm .. Yg lagi berbunga bunga , dikasih kiss yayang .." goda manda
" gue juga mau digituin " ucap Naya
" halu lo Nay .. Jones ko ngarep " ledek Manda
" sesama Jones engga usah ribut " timpal Zurra
__ADS_1
membuat mereka terkekeh bersama
Pertandingan pun tlah usai yg dimenangkan Tim Rain . Setelah selesai membersihkan tubuh dengan handuk Rain pun menghampiri Zurra yg sendirian karna sahabatnya sedang membeli makanan dan minuman . Setibanya didepan Zurra , Rain lngsung membaringkan kepalanya dipaha Zurra .
"Rain " protes Zurra dengan menggelengkan kepala
"sebentar aja , biar begini !!" sambil meraih tangan Zurra lalu menggenggamnya .
" liat dech , kita jadi tontonan " sambil melihat orang yg berlalu lalang menatapnya .
" biasanya Zurra ku gx akan peduli hal kaya gini ."
"Ouh ya , ? "
Rain pun bangun lalu . Menggeser tubuh nya ke arah Zurra jadi mereka berhadapan , lalu Rain memegang kedua tangan Zurra
" Zurra yg aku tahu itu engga pernah peduli kata orang maupun pikiran orang . Tapi ... Dia selalu peduli pada hati orang . Itu yg aku tau " sambil mengusap pipi Zurra . " sekarang kita pulang , Ayok !!!" titahnya .
"tapi Manda sama Naya ?? " ujar Zurra yg baru ingat kedua sahabatnya tidak ada .
" kamu tenang aja , mereka sama Andre dan Zayn . Lebih baik sekarang kamu chat mereka bilang , kalau aku yang anter kamu pulang !" jawab Rain yg diangguki Zurra
Rain dan Zurra pulang bersama menggunakan mobil Rain . Didalam perjalanan mereka hanya diam tanpa obrolan . Mungkin karena mereka sudah lelah dengan kegiatan mereka . Tanpa terasa mereka sudah tiba dipekarangan rumah Zurra .
Kedatangan mereka sudah disambut oleh mommy Zurra .
" Zurra sayang ,, akhirnya kamu pulang juga ... itu didalam ada teman kamu .. Katanya mau belajar bareng . Kasihan dia udah nunggu dari tadi !!" ucap mommy lalu melihat ke arah Rain . " Rain juga masuk dulu sana !! Kita ngobrol- ngobrol dulu " ajak mommy
" maaf tante . Rain langsung pulang aja . Soalnya bau keringat habis main basket "gurau Rain . " lain kali aja tante Rain pasti mampir ko !!" ujarnya yg diangguki mommy Zurra dan Rain pun pamit bersalaman .
Zurra yg melihat mobil Rain sudah menjauh , bergegas masuk karna dari tadi dia penasaran siapa temannya yang bertamu .
"Alka !!" gumamnya terpaku .
*****
__ADS_1