Searching

Searching
Eps 2.


__ADS_3

CEO kemudian mengajak Ata ke sebuah restaurant yang belum pernah di datangi sebelumnya.


“ Kamu makan apa?.”


“ Pak, kenapa bapak ngajak saya.”


“ Permisi, mba.. pesan menu favourit disini.”


Ata terus bergumam dalam hatinya, takut kalau ada orang kantor yang salah paham dan tidak sengaja melihat mereka berdua.


“ Saya dengar kamu ulang tahun hari ini?.”


“ Ga.. bapak salah dengar kayaknya.”


“ Tadi saya ga sengaja dengar kamu ngobrol.”


“ Ohh.. tadi iya saya lagi ngobrol mereka minta di traktir tapi saya lagi kere pak, hehe tanggal tua.”


“ Ya udah, makan dulu.”


Setelah mereka selesai makan, Ata kemudian di antar pulang dengan pak Marcel.


“ Makasih banyak pak.”


“ Rumah kamu dimana?.”


“ Disana, tuu ( sambil menunjuk ) ga jauh lagi kok.”


“ Hati-hati pak.” Tambah Ata.


Kedatangan Ata sudah di tunggu orang rumah, ada Kevin yang sedang nonton, sementara Papa dan Mama sedang menyiapkan beberapa kardus kecil.


“ Permisi, geser geser.. Kev kamu ga bantuin nih?.”


“ Tadi mereka nyuruh nya kakak, makanya aku sisain beberapa dus buat kakak.”

__ADS_1


Ata memberikan tatapan sinis dan menghela nafas.


Tempat berganti situasi di rumah pak Marcel ( CEO ).


“ Kamu sudah ketemu dengan Rachel?.”


“ Rachel siapa?.”


“ Marcel, kamu tidak lihat buku yang Papa kasih?.”


“ Oh, udah.”


Marcel menghindar dan berjalan masuk ke kamarnya.


Marcel dan Ata terlihat sangat lelah, tapi wajah Ata tidak bisa berbohong kalau dia sangat senang dengan apa yang sudah terjadi hari ini.


“ Ini pertama kali nya aku makan bersama pak Marcel.”


Sebuah notifikasi pesan singkat masuk dari Yuri, Yuri bertanya apakah hari ini baik-baik saja. Dan Yuri berencana akan menginap malam ini.


Malam itu kemudian di habiskan Yuri dan Ata untuk bercerita-cerita.


Akhirnya pagi hari tiba, hari ini adalah hari Sabtu jadi Ata dan Yuri tidak bekerja.


“ Ata, bawa makanan ini ke teman mu.”


“ Kalau ada tamu aja Ma.”


“ Nih Yur, ayam kayak biasanya.”


10 menit kemudian Mama kembali dan tiba-tiba bertanya kepada Ata.


“ Ta, Mama mau nanya.”


“ Tumben banget, apa itu? Wah bawa kue juga.”

__ADS_1


“ Ata gamau nikah aja? Mama pengen liat cucu.”


“ Uhuk uhuk…Ma, Ata kan udah sering bilang Ata belum ada calon nya.”


Yuri dengan polosnya mengatakan bahwa teman nya itu baru saja makan malam bersama dengan atasannya.


“ Yuri …” teriak Ata.


***


Keadaan di rumah Marcel.


“ Pagi tuan, makanan nya sudah siap.”


“ Pagi, Papa kemana?.”


“ Tuan besar sudah berangkat dan sebentar sore Kakek tuan akan tiba.”


“ Kakek..?.”


Marcel sangat senang mengetahui kedatangan Kakeknya, dia tau kalau Kakek nya sangat menyayangi nya. Jadi,Marcel berusaha meminta tolong agar perjodohan dan kencan buta ini di hentikan.


“ Halo Marcel.”


Kakeknya masih sangat bugar semenjak terakhir mereka bertemu beberapa tahun yang lalu.


“ Halo, bagaimana perjalanan tadi Kek?.”


“ Aku sangat lelah, kenapa kamu masih berdiri disini? Tidak bekerja hari ini?.”


“ Hari ini hari Sabtu kek, kami tidak bekerja di hari Sabtu. Ada yang mau saya sampaikan..”


“ Apa? Kamu di jodohkan? Haha tidak papa itu bagus dan harusnya kamu segera sadar dengan umur.”


Kelihatan tidak membantu.

__ADS_1


Saat yang sama Ata juga mendengar hal yang sama, bahwa mereka harus segera menikah karena umur yang sudah sangat matang.


Ata dan Marcel masing-masing menolak dengan alasan yang berbeda. Tapi usaha Kakek dan Papa Marcel tidak sampai disitu saja.


__ADS_2