SEBUAH KISAH MIMPI

SEBUAH KISAH MIMPI
Mimpi Bertemu Hantu part 2


__ADS_3

{Hantu Anak kecil part 1}

__ADS_1


Di suatu malam yang sunyi, aku tertidur dengan sangat nyenyak. Aku bermimpi aku sedang menaiki sebuah kereta bawah tanah, didalam kereta terdapat banyak sekali penumpang. Saat kereta ini berhenti aku pun keluar, aku pun pergi mengikuti langkah kakiku. Sampai aku tiba di suatu desa kecil, desa ini hancur seperti terkena peperangan. Rumah-rumah yang hancur dan di desa itu tidak ada orang sama sekali. Lalu aku melihat tiga anak kecil yang bersembunyi di balik tembok puing-puing bangunan rumah yang hancur. Aku pun memberikan roti yang ada di dalam tas ku, "apa kalian lapar? aku hanya punya ini. apa kalian mau? " ucapku sambil menyodorkan makanan itu, salah satu anak itu datang dan mengambil roti yang aku berikan, setelah anak menerima roti itu aku pun langsung pergi. aku pun terus berjalan, aku merasa anak-anak itu sedang mengikuti ku namun aku membiarkannya. Sampai aku melihat jembatan yang sangat panjang dan terbuat kayu. "apakah jembatan ini aman" ucapku sedikit ragu untuk melewati nya. akhirnya aku memberanikan diri untuk melewati jembatan itu, saat aku sampai seperempat jalan aku melihat kebawah jembatan itu dan ternyata dibawah jembatan itu adalah jurang yang sangat dalam.

__ADS_1


Aku pun berjalan dengan pelan-pelan sampai akhirnya mencapai setengah dari jembatan itu. "apakah anak-anak itu masih mengikuti ku" gumanku melihat kebelakang. Dan ternyata dugaanku benar, anak-anak itu masih mengikuti ku, aku masih membiarkan mereka dan melanjutkan perjalanan ku. Tiba-tiba jembatannya bergoyang aku langsung melihat anak-anak itu, dan ternyata aku melihat ada salah satu anak yang terpeleset dan bergelantung memegang saudaranya yang lain. Tanpa pikir panjang aku pun langsung datang menghampiri dan menolongnya. Aku langsung menariknya ke atas, aku pun memeluknya dan menangis. setelah itu aku membawa mereka menyebrangi jembatan ini, setelah melewati jembatan dengan selamat aku menyakan kepada anak-anak itu apakah mereka mau ikut berjalan keluar dari desa ini, anak-anak itu pun hanya menganggukkan kepala. kami pun terus berjalan sampai akhirnya kami menemukan stasiun kereta api. Aku megang tangan mereka untuk naik ke kereta itu, namun tangan anak-anak itu menarikku, anak yang menarik tangan ku itu menggelengkan kepalanya seolah mengatakan jangan menaiki kereta itu. "ada apa? apakah kalian tidak mau ikut" tanyaku, mereka pun hanya diam saja. "apakah aku tidak boleh menaiki kereta itu?" tanyaku lagi. mereka pun manganggukkan kepala. "tapi aku harus pulang, keluargaku pasti sedang munungguku" ucap ku menjelaskan kepada mereka. "apakah kalian tidak apa-apa aku tinggalkan sendirian disini?" mereka pun menganggukkan kepala. Dengan berat hati aku pun meninggalkan anak-anak itu, aku pun melambaikan tangan dan mereka pun juga. Kereta pun berjalan meninggalkan stasiun, hati ku merasa bersalah meninggalkan anak-anak itu. tiba-tiba ada kereta dari arah berlawanan dan tabrakan pun tak bisa terhindari. Pandanganku pun menjadi gelap dan aku pun tak sadarkan diri, lalu tiba-tiba aku pun membuka mata ku dan melihat diri ku yang berada dirumah sakit. "ternyata aku masih hidup, terima kasih ya Allah" ucapku dalam hati. Aku bersyukur karena masih hidup tapi kenapa suaraku tidak bisa keluar dan tubuh ku tidak bisa di gerakan, mungkin aku mengalami kelumpuhan. lalu dokter dan perawat menatakan bahwa aku boleh pulang. Lalu mereka meletakanku di kursi roda dan meninggalkan aku.

__ADS_1


Selesai...

__ADS_1


__ADS_2