
Selesai makan mereka berjalan jalan menuju pantai di dekat pantai ada toko aksesoris mereka melihat. Rafa melirik Hana dia melihat sepertinya Hana menginingkan suatu gelang
Rafa menyadarinya dan berkata "Kalau kamu mau ambil aja" Hana menoleh dan tersenyum "hah serius nih... Tapi gak usah ah". lo kenapa? "Tanya Rafa". Hana menunduk "Hari ini kamu udah banyak teraktir aku. Aku jadi gak enak". Rafa tertawa hahaha kan aku udah janji janji harus di tepati anggap saja ini sebagai hadiah balasan dari ku.
Hana *tersenyum* makasih Rafa aku ambil ya
Mereka berjalan di tepi pantai menikmati angin pantai yang sejuk. Kemudian ada anak anak yang sedang bermain membuat istana pasir
Hana menarik Rafa "Rafa rafa ikut yuk.
Rafa menolak "Hahaha kamu ikut aja aku lihat kamu dari sini". hahaha yaa udah aku main dulu ya. Hana berlari kegirangan dan ikut bermain bersama anak anak.
1 jam kemudian
Rafa melihat ada yang aneh dengan Hana "Hmmm kenapa Hana terlihat begitu panik. Apa mungkin ada yang terjadi *Rafa mendekat lalu bertanya* oii Hana ada apa kenapa kamu kelihatan panik gelisah kayak gitu
__ADS_1
Rafaaaa maaf maaf maaf" Hana merengek menangis. Rafa bertanya kenapa ada apa kamu nangis. Gelang yang kamu beliin tadi Hilang mungkin terlepas sewaktu buat istana pasir tadi "Ucap Hana"
Rafa berusaha Menenangkan Hana "Ohhh gak papa kok aku gak marah nanti kita beli lagi.
Hana terus menangis sedih "Hmmmm tapiii... Tapii ini hadiah pertama dari kamu. oke baiklah kita cari sampai ketemu "Ucap Rafa dengan Semangat"
Mereka mencari terua mencari terus mencari tapi tidak menemukan nya hari sudah mulai mengegelap Kemudian Rafa berpikir mungkin Gelang nya ada di pasir yang mereka pakai untuk membuat istana pasir. Kemudian Rafa meminta izin berteriak kepada Hana yang lumayan jauh.
Rafa meminta izin kepada Hana untuk menghancurkan Menara pasir "Oiiiii Hana kalau aku hancurkan istana buatan kalian ini tidak apa apa kan.
Hana mempersilahkannya" iyaaa silakan "Batin Hana "kenapa apa mungkin Rafa marah kesal karena aku tidak bisa menjaga barang pemberian nya dan dia ingin melampiaskan nya ke istana itu" Hana menangis sambil berkata maaf Rafa maaf
Kemudian Rafa langsung Memanggil Hana *Oiiiii Hana* Rafa memanggil Hana sambil mengayun ayunkan Gelang nya dan berkata *gelangnya sudah ketemu*
Hana yang melihat nya gelangnya yang sudah di temukan. langsung berlari mendekat ke arah Rafa. Namun kemudian karena terlalu senang Hana berlari tanpa melihat jalannya . lalu *kedubrak* Hana tersandung Skop Pasir anak anak yang ketinggalan Hana langsung terjatuh. Melihat hana terjatuh Rafa langsung menghampiri Hana
__ADS_1
Rafa langsung menanyakan keadaan Hana "Hana hanaa kamu gak papa. Hana menutupi lukanya gan membohongi Rafa dengan mengaku baik baik saja. Rafa langsung percaya dan memsangankan gelang tersebut
Karena hari sudah mulai malam Meymey mengkhawatirkan Hana yang belum juga kembali.
Setelah Rafa memakaikan gelang Hana menangis
Rafa menanyakannya "loooh kenapa kamu menangis. Kaki kamu sakit ya" terima kasih terima kasih terima kasih "Ucap Hana sambil menangis" Rafa mengelus kepala Hana sambil berkata "haha iyaa gak papa kita saling sebagai teman saling membantu"
Muka Hana memerah mendengarkan perkataan Rafa.
Rafa memegang tangan Hana dan mengajakmya pulang "ayo pulang pasti ketua kelas sedang mengkhawatirkan kamu"
Hana Senang "Hm ayok... Aduh duh duh *kesakitan*
Rafa Panik "Kenapa Han *melirik kaki kanan* kaki kamu kenapa? Ohhh pasti pas kamu tersandung tadi.. Lihat kaki kamu memar itu. kalau di paksakan berjalan nanti tambah parah"
__ADS_1
Terus gimana dong? di sini juga sepi gak ada angkutan umum lagi!! "balas Hana"
Sini aku gendong "Ucap Rafa sambil membungkuk membelakangi Hana". Eh serius gak papa "Tanya Hana* Rafa tetap menyuruhnya untuk Naik "Gak papa ayo sini maaf kalau kamu gak nyaman. Hana menurutinya dan menaiki punggu Rafa. Ketika Hana telah naik Rafa mulai berjalan sambil berkata "Berangkat"