
maaf lage pabila banyak typo terbang kemana- mana
.... rumah giegie...
#giegie pov#
seminggu kemudian
"nak.. cepetan, tamu sudah menunggu" kata ibu yasmin
yaa giegie sedang di poles oleh MuA yang di datangkan langsung dari ibu mertuanya.
berkebaya putih tulang di padu jarik batik khas pekalongan yang di datangkan langsung oleh ibu mertuanya.
"nak kau terlihat cantik" kata ibu yasmin
"bu.. " guman giegie.
" kak.. bentar lagi kita berpisah"guman sultan adiknya.
"kita hanya berpisah rumah adik" jawab giegie. "jika kau kangen, mainlah ketempat ku nanti" lanjut giegie.
yaa meskipun hampir setahun dia bersama keluarga barunya tapi rasa sayangnya melebihi keluarnga kandungnya sendiri.
giegie memilih hidup mandiri sendiri di kota yang penuh tantangan ini.
KOTA J....
tapi tak menyulutkan dia semangat bekerja.
"aaa.. selalu aku di tinggal" rungut raden yang langsung memeluk mereka.
ada rasa sayang yang lebih..
meski bukan saudara kandungnya.
¤¤flashback off¤¤
... setahun yang lalu...
3 orang yang duduk termenung sambil menunggu hujan reda.
mereka adalah ibu yasmin dan ke 2 putranya Sultan dan Raden.
hujan masih rintik-rintik.. masih menggenang di jalanan.
hawa dingin dan gelap.
__ADS_1
"bu. kemana lagi kita mencari tempat berteduh.." tanya sultan dengan kedinginan.
" entahlah nak.. hanya Allah yang tahu" jawab ibu yasmin.
... lain tempat...
"sudah jam 8 malam, aku harus pulang" gerutu giegie.
malam ini giegie lembur padahal baru beberapa hari masuk kerja.
hemm.. masih direktur lama sebelum leon menepati jabatan sementara.
bos nya ini tidak biasa marah- marah membating semua barang..
terpaksa harus extra sabar meski tak pernah begini.. itulah hidup.
" malam neng" ucap satpam yang saat tugas malam.
"ya" balas giegie sambil letihnya
"selalu dan mesti kan" satpam tadi sudah mengerti akan sikap giegie " apa neng selalu begitu tak mau melawan" lanjut satpam lage.
"tidak pak , aku ikhlas " ucap giegie tersenyum. meski ada hati yang masih medongkol.
" hemm.. selalu menutupi.. jika bos tahu karyawanya di gini in trus" sela satpam.
ucap giegie sambil berlalu.
... jalan pulang...
saat melewati jalan rumahnya.
terdengar suara dari pos. dengan mengendarai maticnya dia melaju dengan acuh dan tak mau ikut campur.
sampai rumah..
mandi.. sholat.. ganti pakaian saat mau tidur..
krikkkkk...
"haduh.. lapar" seru giegie.
keluarlah dia meski malas .. padahal ada mini market dekat rumahnya.
rumah giegie di kawasan perumahan meski tidak elit tapi nyaman di huni.
kecil bernuansa minimalis.
__ADS_1
tapi hidup tak segampang kenyataan.
lewat post lage..
lewati.. saat sudah selesai berbelanja keperluan.
tiba - tiba dia mendengar jeritan terjadi.
" bu, bangun bu" jerit raden.
"jangan pergi bu, aku janji akan rawat ibu, aku mohon buka matamu bu" rintih sultan.
.... giegie berhenti....
"ada apa" paniknya giegie.
"kak, ibu aku" jawab raden.
"kenapa?" balas giegie.
"aku tak tahu kak, tiba-tiba pingsan" sela sultan.
"ikutlah kerumah ku" ucap giegie. "tidak jauh apa kamu bisa gendong" lanjutnya.
mereka menganguk tanda mengerti.
....sampai di rumah giegie...
"itu.." tunjuk giegie.
¤¤.........
maaf ya kakak bila ada salah ucap atau kata - kata.
dan terimah kasih mampir di karya ku.
jangan lupa vote dan comment.
karena bisa jadi semangat ku.
maaf ya kakak..
tanda baca bisa berganti - ganti karena ingin beda dari yang laennya.
agar bisa di mengerti.
....lanjuttt*....
__ADS_1