
masih di pesta yang sama...
gie masih tenang saat zoya menginjak harga dirinya.
"huuu, tapi anda tidak tahu kan saya siapa, dan apa anda juga tidak tahu siapa yang anda bilang laki laki tadi" ucap gie sambil melirik leon.
leon hanya terdiam...
"oh yaa" kata zoya" trus kenapa anda memilih laki laki itu" ucap zoya sambil menunjuk hadinata.
"kenapa anda selalu mengurusi hidup saya, sedangkan saya tak pernah mengurusi hidup anda" tegas zoya.
"karena anda sudah datang saat saya sedang bersama calon tunangan saya" kata zoya tanpa dosa.
"cihhh, sok" kata gie.
" anda datang saat saya sudah bahagia, siapa anda. anda hanya mantan suami saya" kata zoya
gie pergi meninggalkan zoya tapi z
oya lalu menjambak gie otomatis gie terjerembab.. gie meringis lalu menoleh.
"anda sangat tidak punya etika" kata gie marah.
leon marah tapi di tahan oleh papa ghiffary.
"biarkan menantu ku yang mengakhirinya" kata papa ghi sambil melirik gie.
"anda keterlaluan " marah gie.
"o za... " ejek zoya" tapi aku beruntung si, tahu kalau mantan suami kamu pantas meninggalkanmu dasar miskin" lanjutnya bangga.
"diam kau" emosi gie.
tapi zoya tak bergeming malah menghina gie tanpa tahu kalau banyak pasang pasang mata, yang meng kasihani dia , karena sebentar lagi dunia zoya akan berbalik ke tempat asalnya.
"kau mau mengertak ku ya, tidak akan"balas zoya.
"ouw, jadi gadis kecil mau bermain main dengan ku ya" tantang gie.
zoya kaget.
__ADS_1
"kenapa nona alexander... apa kau tak tahu siapa saya" lanjut gie.
"kau" tantang zoya..
" aku RENGGANIS PASOEPATIEH dan aku masih sah istri LAEON AL GHIFFARY"ucap gie masih dengan dada berdebarnya" dan anda siapa, pelakor" lanjutnya.
sekita semua orang menatap dan diam.
diamnya gie bukan berarti dia takut tapi dia masih mengumpulkan kekuatan nya untuk mengatakan itu.
" lebih baik kita pergi" sentak saga.
................
masih malam hari di rumah PASOPATIEH
" moommm jangan menangis bi ji kan tidak salah buat mommy menangis" ucap balita 5 tahun itu.
"gak bi sayang , mommy gak apa apa kuk" jawab gie pada anaknya bi"kau belum tidur lanjutnya.
"nungguin mommy" kata bi.
"ya udah ayuk mommy da ngantuk" lanjut gie sambil membawa masuk putranya ke kamar.
........
"masih sama" kata leon.
"hemm, masih menantu ku" kata papa ghi.
"paa, apa aku ...." kata leon.
"bawalah..." kata papa...
.......
beberapa minggu kemudian setelah pesta tersebut.
rumah Pasoepatih..
"sayank nya mommy" kata gie pada anak kembarnya.
__ADS_1
" yess moommm" jawab si kembar.
"moomm tinggal yaa, kalian baik baik saja sama oma" kata gie.
"iyaaaa mommy" jawab si kembar sambil cium pipi gie.
setelah gie pergi..
"bi aku pengen es cream " kata ji.
"bentar ya" jawab bi lalu ke kamar ambil uang.
pergilah mereka berdua... keluar rumah ...
bruakkkkkkkkkkk....
sebuah kecelakaan terjadi...
"biii" ucap ji kaget.
satpam rumah itu lari mendekat...
"apa yang terjadi" kata oma gita berlari.
"tuan tertabrak, maaf kan kami nyonya kita tidak tahu kalau tuan kecil pergi tanpa pamit" kata satpam.
"cepat bawa mobil kita ke RUMAH SAKIT" jawab oma gita tergupuh gupuh.
......
....rumah sakit...
"mii, apa yang terjadi" kata gie berlari sambil berkata ke mamanya.
dokter keluar..
"dia butuh banyak darah, dan di rumah sakit ini darah golongan putra anda sudah menipis jadi harus ada orang yang sama darahnya untuk di donorkan" jawab dokter yang tak lain dokter keluarga Pasoepatih.
"siapa" kata gie berkaca kaca.
"ayahnya..." jawab dokter lagi.
__ADS_1
.........
......lanjut*.....