
Tidak pernah sekalipun Tomi berhenti berdoa, hingga beberapa Minggu-pun berlalu
dan sebuah kabar baik muncul.
Tomi akhirnya diterima kerja di sorum penjualan hp yang berada di Jakarta.
Tomi-pun memberitahukan kabar baiknya
kepada ibu dan keluarganya.
" Bu...., Ibu.. dimana "
ucap Tomi yang sedang mencari ibunya
Ibunya pun menjawab panggilan dari Tomi
" Ya nak, ibu ada di dapur "
Tomi-pun lari menuju ke dapur dengan perasaan senang dan memberitahukan
kabar baiknya kepada ibunya.
" Bu Alhamdulillah bu, aku diterima kerja di sorum hp tempatnya di Jakarta Bu "
Ibunya pun kembali menjawab perkataan yang Tomi ucapkan.
" Alhamdulillah nak, Allah sudah menjawab doamu dan sudah menolongmu nak "
Tomi-pun menjawab perkataan ibu dengan wajah yang begitu bahagia.
" Iya bu, Sesungguhnya Allah maha adil "
Dengan perasaan yang agak cemas dan khawatir ibunya bertanya kepada Tomi.
" Kamu berangkat ke Jakarta nya kapan
nak "
__ADS_1
Tomi-pun menjawab pertanyaan ibu dengan pelan dan perasaan yang tidak tenang.
" 2 hari lagi Bu aku berangkatnya "
Ibunya kembali menjawab dengan perasaan ikhlas dan mencoba menenangkan anaknya.
" Oh yaudah nak ibu siapin keperluan kamu tinggal di sana, nanti kamu yang siapin pakaian dan peralatan sholat dan mandinya ya."
Tomi-pun menjawab perkataan ibu nya yang dipenuhi dengan tekad dan semangat yang tinggi.
" Iya bu aku pasti siapin semua itu "
Setelah 2 hari berlalu ibunya mengantarkan Tomi ke Stasiun Kereta,
Tomi-pun berpamitan dan bersalaman dengan ibunya. Ibunya-pun dengan perasaan sedih memeluk erat anaknya sebelum pergi dengan diiringi tetesan air matanya.
Toott... Akhirnya kereta datang.
Tomi-pun masuk kedalam dan mencari tempat duduknya, setelah menemukan tempat duduknya kereta-pun berangkat.
Beberapa jam kemudian kereta sudah sampai di Jakarta,
Setelah sudah diarahkan oleh bos-nya
dan bertemu dengannya Tomi bisa ikut kerjanya besok pagi.
Keesokan paginya Tomi bangun dan bersiap-siap untuk berangkat ke tempat kerjanya, setelah sudah bersiap Tomi-pun berangkat dan sampai disana awal-awal
Tentu saja bos-nya merasa senang dengan sikap disiplinnya Tomi.
Hari demi hari Tomi menjadi orang yang diandalkan teman kerjanya dan bos-nya
Dan setelah beberapa bulan bos-nya semakin senang memiliki anak buah
seperti Tomi,
Hingga pada suatu hari Tomi memikirkan
__ADS_1
sebuah ide untuk meningkatkan jumlah pembeli di tokonya tempat Tomi bekerja, Bos-nya menanggapi idenya dan menjalankan ide dari Tomi tersebut, Tanpa disadari idenya sukses besar dan pembeli semakin banyak dan penjualan semakin Laris.
Lama-kelamaan bos-nya semakin senang dengan hasil kerja Tomi yang selalu memuaskan pelanggan dan pintar menarik pembeli, hingga bos-nya mengangkat Tomi menjadi Asistennya.
Tomi yang mendengar kabar itu sangat senang dan berterima kasih kepada bos-nya
Ucap Tomi Yang merasa senang.
" Terimakasih bos engkau sudah percaya kepada saya, dan saya sepenuhnya siap mengemban tugas sebagai Asisten.
Saya juga merasa senang dengan kabar ini
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya "
Bos-nya pun kembali menanggapi perasaan senang pekerjanya.
" Iya alasan aku mengangkatmu sebagai Asisten ku karena hasil kerja keras kamu sendiri, dan saya harap kamu bisa selalu konsisten saat bekerja sebagai Asisten saya "
Tomi dengan perasaan yang siap,
kembali Menjawabnya.
" Siap bos, saya pasti bisa menjamin itu dengan kekuatan saya sendiri "
Setelah itu bos-nya pergi meninggalkan Tomi
dan Tomi-pun lanjut mengerjakan pekerjaannya.
Esok paginya Tomi sudah menjadi Asisten
dan bekerja sangat baik dan konsisten.
Tanpa sadar hari mulai sore dan Tomi pamit
kepada bos-nya, Setelah pamit Tomi-pun pulang dari tempat kerjanya.
// Cerita Selanjutnya Pasti lebih seru lagi
__ADS_1