
Tak lama kemudian bell Istirahat berbunyi
dan sekarang Tomi di cap sebagai murid yang nakal oleh murid dikelasnya dan perlahan-lahan mulai menyebar ke seluruh murid di sekolah.
Setelah itu Tomi-pun mencoba untuk berteman dengan murid di sekolahnya,
Namun sayangnya murid dikelasnya menjauhinya dan merasa takut pada Tomi.
Pada saat Tomi merasa sedih dan kesepian karena tidak bisa mengobrol ataupun bercanda dengan murid dikelasnya,
Akhirnya Tomi-pun memutuskan untuk Istirahat di atas gedung sekolah.
Sesampainya di gedung sekolah Tomi melihat ada seorang perempuan yang sedang memakan bekal makanannya sendirian tanpa ada orang yang menemaninya, Setelah melihat itu Tomi-pun akhirnya semangat kembali karena ada juga orang yang sama dengan dirinya.
Saat Tomi perlahan mendekat nampaknya wajah dari perempuan itu tidak asing bagi Tomi, Benar saja apa yang dipikirkan Tomi menjadi kenyataan ternyata seorang perempuan tadi adalah gadis cantik yang Seram dan orang yang mengadukannya kepada gurunya.
Namun anehnya Tomi tidak meninggalkan gadis itu sendirian karena Tomi tidak mau melihat orang secantik itu termenung dan kesepian sendirian disini dan senyuman indahnya pasti akan sia-sia jika terus menerus sendirian disini.
Lalu dengan gagahnya Tomi mendekatinya dan mengajaknya bicara.
" Hei.. maaf mengganggu waktu makan kamu, kedatangan aku kemari cuma ingin minta maaf kok atas kesalahan ku tadi "
Ucap Tomi kepada gadis cantik itu
Saat Tomi mengajaknya bicara seperti biasanya gadis itu hanya diam dan cuek dan nampaknya gadis itu merasa terganggu oleh kehadiran Tomi disitu.
Dengan sabar Tomi tidak marah kepadanya ataupun membencinya lalu Tomi-pun kembali mengajaknya bicara lagi.
__ADS_1
" Kenapa si kamu sendirian disini padahal menurutku kamu itu cantik dan juga manis, mengapa kamu tidak mencoba untuk berteman ataupun mengobrol dengan yang lainnya "
Gadis yang mendengar perkataan dari Tomi tadi akhirnya membuka mulutnya dan mulai berbicara dengan Tomi.
" Hah berteman dengan yang lain hanyalah omong kosong, mereka selalu saja memakai topeng saat berbicara dengan orang lain.
Berpura-pura menjadi baik padahal mereka diam-diam menghasut orang untuk membencinya.
Dan pertemanan itu hanyalah saling memanfaatkan satu sama lain "
Tomi yang mendengar perkataan dari gadis itu nampaknya dia tersentuh dan terkesan padanya, Tomi-pun kembali menjawab perkataannya tadi.
" Yah menurutku Tuhan menciptakan manusia itu berbeda mulai dari wajah, tubuh, suara bahkan sifatnya juga berbeda.
Bagiku yang membuat manusia itu sama hanyalah akhlak dan perilaku karena kita bisa saja dengan mudah mengubahnya, namun ada sebabnya mengapa mereka mengubah akhlak dan perilaku mereka menjadi buruk, jadi menurutku janganlah engkau membenci semua orang di sekitarmu mungkin juga mereka itu adalah orang yang baik "
Nampaknya perkataan dari Tomi ini membuat gadis itu terkesan dan terkesima karena pendapat dari Tomi sangat masuk akal sekali.
" Iya perkataan kamu tadi sangat masuk akal,
sejujurnya aku ini adalah seorang ketua OSIS disekolah ini dan aku tidak suka bila ada murid yang tidak teliti dalam belajarnya seperti kamu tadi yang lupa tidak membawa pulpen "
Tomi-pun merasa malu dan menjawab perkataan gadis itu dengan suara yang terputus-putus.
" Ehmm aa.. duuh iyaa aku yang salah,
Aku juga minta maaf ya buat yang tadi.
__ADS_1
Gadis itupun menjawabnya dengan nada yang tegas dan keras.
" Makanya lain kali jangan sampai terulang lagi, kalo gak mau dihukum oleh guru kamu harus punya inisiatif sendiri lah "
Tomi-pun kembali menjawab perkataannya dengan posisi badan sikap sempurna.
" Siaapp.. saya berjanji saya tidak akan mengulanginya lagi "
Setelah itu gadis itupun kembali melanjutkan makan bekalnya dan Tomi-pun duduk dengannya tetapi sangat berjauhan.
Tak lama kemudian Gadis itupun pergi meninggalkan atap sekolah dan kembali
ke kelasnya dan tak lama kemudian bell masuk pun berbunyi Tomi yang mendengarnya langsung bergegas menuju ke kelasnya.
Saat semua murid sudah murid sudah duduk guru pun sudah datang, lalu guru itu memanggil salah satu perempuan dikelasnya Tomi.
" Virda tolong kumpulkan tugas murid-murid yang sudah ibu berikan Minggu lalu dan kumpulkan semuanya di meja ibu "
Ucap guru kepada murid perempuan yang bernama Virda.
Lalu gadis cantik yang ada disebelah Tomi berdiri dan mulai mengumpulkan tugas dari gurunya.
Tomi-pun terkejut karena nama gadis cantik itu adalah Virda seorang primadona disekolah dan menjadi ketua OSIS.
Namun sayangnya perlahan-lahan ingatan Tomi-pun mulai samar-samar dan menghilang, setelah itu kakaknya Tomi memanggil Tomi dan meminta Untuk menjemput kembali anaknya.
Tomi yang mendengar itu langsung bergegas dan menuju ketempat sekolah keponakannya.
__ADS_1
// Aduh nanggung banget ya, Serpihan Ini harus segera diselesaikan Tomi