Shades

Shades
Episode 60


__ADS_3

Kate dan Mia berdiri dan kemudian mereka menarikku keluar dari kursi. "Baiklah. Berhentilah menarik lenganku sebelum aku terjatuh." Kataku, berdiri. Aku melihat Christian dan aku bisa melihatnya memperhatikan ku. Aku mengedipkan mata padanya dan mulutnya menyeringai. Mia memegang tanganku dan kami berjalan di lantai dansa.


"Gaunmu terlihat sangat bagus di bawah lampu!" Dia memuji, berteriak. Musik diputar sangat keras.


"Terima kasih!" Aku balas, berteriak.


Kami menari mengikuti irama musik, terkikik seperti anak sekolah. Mia dan Kate jatuh dalam pertikaian, dua gadis favorit ku menunjukkan satu sama lain siapa bosnya. Aku menertawakan mereka berdua. Aku menari, atau setidaknya berusaha, dan Kate bersiul, bertepuk tangan untukku. Gelas-gelas anggur yang aku minum sedang mengejar. Aku merasa tubuhku menjadi ringan dan lapang. Tiba-tiba, telur itu bergetar dan aku terkesiap. Aku melihat Christian dan dia menyeringai, tahu apa yang dia harus lakukan pada k7. Aku terus mencoba menari, mengabaikan rasa sakit di antara kedua kakiku. Ini mungkin permainan Christian, tapi aku tidak akan membiarkannya menang malam ini. Dia mematikannya, membuatku frustrasi.


Aku merasakan tangan yang akrab menarik ku dan itu Christian. Dia memutar ku dan aku memeluknya. "Pemandangan yang bagus, Ny. Gray." Dia berbisik, menjilati kulit di belakang telingaku. Aku menggigil.


"Mau menari denganku?" Dia bertanya, menawarkan tangannya yang lain.

__ADS_1


"Aku tidak bisa menari." Kataku, terkikik.


"Aku akan membimbingmu" Dia berkata. Musik berubah menjadi lambat, dan aku meletakkan kepalaku di bahu Christian. Dia mengayunkan kami dengan lembut ke musik, dan aku mengikuti jejaknya.


"Apa yang kamu dan Mia bicarakan?" Aku bertanya.


"Aku hanya bertanya padanya tentang Ethan." Dia menjawab.


"Aku akan mencobanya." Dia menjawab. Aku tahu dia kakak yang protektif. Aku melihat Mia menari dengan Ethan, dan Kate duduk bersama Elliot. Lagu itu tiba-tiba bergeser ke Shakira dan aku melihat Christian. Dia menatapku, mengundangku.


"Aku tidak bisa menari, Christian!" Aku menegur. Dia memutar ku dan berterima kasih kepada ibu ku, aku ingat tarian dasar samba. Kami menari, Christian membimbing ku setiap langkah, dan aku melihat betapa ahlinya dia ketika menari. Aku mengikuti setiap langkah, melangkah, menggoyangkan pinggul ku.

__ADS_1


Aku berterima kasih kepada alkohol karena telah memberi ku cukup keberanian, dan Christian terus menari dengan ku, memutar dan menarik ku semakin dekat dengannya. Dengan saksama aku mengayun pinggulku dan dia mengerang, dan aku tersenyum. Aku mulai menggerakkan pinggul ku, berputar sendiri, dan aku melihat Christian memperhatikan ku. Aku jatuh ke tanah dan bangkit kembali, melangkah dengan menggoda ke arahnya. Kami melakukan lebih banyak tarian dari dasar-dasar dan mengakhirinya, ia menjatuhkanku ke tanah dan menarikku kembali, dahi kami bersentuhan. Kami berdua terengah-engah ketika kami selesai menari, dan kemudian dia menyeringai seperti orang idiot.


"Bagus, kawan!" Elliot berteriak, bersiul.


"Kamu hebat, Ana!" Mia bersorak, bertepuk tangan. Aku melihat sekelilingku dan melihat orang-orang juga bertepuk tangan, yang berarti mereka daritadi memperhatikanku. Tiba-tiba aku merasa malu. Christian membawaku kembali ke meja kami dan kami duduk berdampingan.


"Kamu sangat fenomenal." Christian memuji.


"Ya ya ya." Kataku, mengangkat bahu. "Aku haus." Aku merengek.


"Air atau anggur?" Dia bertanya. "Anggur." Kataku. Dia menuangkan anggur itu di kedua gelas kami dan dia memberikannya padaku. Kami bersulang dan aku menghabiskan menghabiskannya

__ADS_1


__ADS_2