Shi No Tensi ( Malaikat Pencabut Nyawa)

Shi No Tensi ( Malaikat Pencabut Nyawa)
Chepter 17 Siapakah Sebenarnya Bu Dina Itu Dan Cerita Masa Lalunya


__ADS_3

Kila melanjutkan keadaan syahrul yang ikut bersama Bu Dina ke tempat ruangan kesehatan dan kita mulai dari siapakah sebenarnya Bu Dina itu


Bu Dina adalah seorang anak dari kepala rumah sakit yang sangat terkenal di kota Jakarta dan Bu dina meniru pekerjanya orang tuanya yaitu seorang. dokter di rumah sakit yang sangatlah terkenal dan Bu Dina mengikuti jejak dari orang tuanya


dan oleh karena itu untuk bisa menjadi dokter seperti orang tuanya dan dia akhirnya meneruskan sekolahnya setelah lulus dari sekolah SMA yang ada di kota tempat tinggalnya yaitu Jakarta dan melanjutkan berkuliah di kota Demak di sana adalah sekolah terbaik bahkan dalam ilmu mata pelajaran kedokteran maka dari itu Bu Dina kuliah di kota Demak


dan bagaimana Bu Dina bisa bertemu dengan ibu dari Syahrul dan bahkan Bu dina sudah di anggap seperti adiknya sendiri oleh ibunya Syahrul itu karena sewaktu di SMA di kota Jakarta Bu Dina adalah adik kelas dari ibunya Syahrul


dan awal dari pertemuan dari Bu Dina dengan ibunya Syahrul itu pada saat di sekolahan pada jam istirahat Bu Dina di ganggu oleh teman temanya bukan hanya saja teman laki lakinya bahkan juga teman teman perempuanya dan kenapa Bu Dina bisa sampai di ganggu oleh teman temanya


itu karena Bu Dina pada saat masih bersekolah SMA dia masihlah wanita yang tidak menghargai orang lain dan juga sifatnya yang cukup sombong karena orang tuanya sangatlah kaya dan oleh karena itu teman temanya iri dan juga tidak suka dengan sifatnya Bu Dina


dan ibu dari Syahrul melihat Bu dina pada saat itu sedang di ganggu oleh teman temanya ibunya Syahrul langsung menyamperin ke tempat Bu Dina dan menyuruh teman temanya yang mengganggu Bu Dina untuk berhenti menggangu dan segera pergi dari sana


dan teman temannya yang sedang mengganggu Bu Dina pada saat itu tidak mau mendengarkan perkataan ibunya Syahrul dan malahan berkata kepada ibunya Syahrul jangan sok dewasa kau banyak saja kau lebih tua dari kami dan sadar diri kamu adalah murid biasiswa di sekolahan elit ini dan kaku bukan karena biasiswa mu kau tidak akan bisa bersekolah di sini dan kau hanya orang kampungan dan miskin maka dari itu jangan mengganggu kita dan kau lah yang seharusnya pergi dari sini cepat pergi sana orang kampungan


dan ibunya Syahrul berkata memang kenapa kalau aku bisa sekolah di sekolahan elit karena biasiswa dan memang kenapa kalau aku orang kampungan dan miskin seharusnya kalian lah yang malau padahal kalian anak orang kaya seharusnya kalian harus lebih pintar dari pada saya yang hanya orang miskin apa kalian tidak malu pada diri kalian dan tidak malu dengan orang tua mu kau hanya anak mania yang hanya bisa bersekolah di sekolahan elit hanya karena orang tua mu orang kaya dan kalian tidak bisa masuk ke sekolahan elit dengan usaha keras kalian sendiri


kalau aku jadi kalian aku akan malu pada diri ku sendiri dan akan sangatlah malu kepada orang tua ku karena aku hanya beban bagusnya atau mungkin kalian tidak memiliki rasa malu dengan senyuman mengejek mereka ibu Syahrul berkata seperti itu


dan tiba tiba teman temannya Bu Dina yang pada saat itu sedang mengganggu Bu Dina setelah mendengar perkataan ibunya Syahrul akhinya pergi dari tempat tersebut walau pun dengan rasa dendam karena telah berani menghina mereka dan Bu Dina yang telah melihat semua itu


.

__ADS_1


Bu dina sangat berterimakasih kepada ibunya Syahrul dan sangat kagum pada ibunya Syahrul karena walaupun dia hanya orang kampungan dan juga miskin berani berkata seperti itu kepada mereka dan Bu Dina berfikir bahwa ibunya Syahrul sangatlah berani dan kuat


dan pada saat itu Bu Dina menganggap seandainya ibunya Syahrul adalah serang kakak bagi dirinya andai itu terjadi akan sangat menyenangkan bagi nya karena Bu Dina tidak memiliki seorang kakak ataupun seorang adik karena dia anak tunggal dan dia juga selalu sendirian karena orang tuanya salalu sibuk bekerja


dan dia merasa kesepian karena dia selalu sendirian dan tidak pernah merasakan kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya bahkan dari seorang kakak ataupun seorang adik maka dari itu setelah dia mengalai semua hal hal tersebut dan berfikiran seperti itu dan berfikir seandainya aku memiliki seorang kakak aku pasti akan di jaga olehnya seperti kejadian tersebut dan seandainya aku memiliki seorang adik aku bisa menjaganya dan memanjakannya seperti seorang kakak yang sebenarnya dan itulah yang di fikir kan Bu Dina


.


dan setelag itu ibunya Syahrul mendatangi Bu Dina dan berkata kau tidak apa apa dan Bu Dina berkata aku tidak apa apa dan mengucapkan terimakasih kepada ibunya Syahrul dengan suara yang sangat lemah hingga tidak terdengar ibunya Syahrul dan ibunya Syahrul berkata apa kau berkata sesuatu dan Bu Dina berkata aku tidak berkata apa apa dengan malu malu atau bisa juga di sebut tsundre


dan Bu Dina juga berkata kepada ibunya Syahrul dan berkata seharusnya orang seperti mu tidak usah menolong orang seperti ku kau akan di benci oleh orang yang membenci ku dan ibunya Syahrul berkata kepada Bu Dina bodoh kau dan sambil memikul kepala Bu dina dan berkata lagi kepada Bu Dina pada saat itu


dan berkata seharusnya kau mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membela mu itu lah yang seharusnya kau lakukan dan bukan malahan berkata seperti itu apa kau tidak pernah di ajari sopan santun dengan orang tua mu ataupun oleh kakak mu dan jika kau punya seorang adik apa kau tidak malu kepada adik mu jika melihat kakaknya tidak bisa mengucapkan terimakasih kepada orang lain dan jika kau seorang kakak kau harus bisa menjadi panutan yang baik untuk adik mu apa kau mengerti


dan Bu Dian berkata iya mengerti dan Bu Dian mengucapkan terimakasih dan meminta maaf kepada Ibunya syahrul dengan keras tidak seperti sebelumnya yang sangat pelan dan malu malu dan ibunya Syahrul berkata iya seperti itu kau akan jadi adik kelas yang baik dan ibunya Syahrul mempunyai saran kepada Bu Dina kalau kau ingin tidak di bencu oleh teman teman mu kau harus berusaha merubah sikap mu yang seperti itu


dan Bu Dina melanjutkan perkataannya yaitu berkata kepada ibunya Syahrul apa aku boleh tahu nama mu senpai dan ibunya syahrul berkata iya boleh tapi ada syaratnya dan bu Dian berkata iya apapun itu syaratnya akan ku lakukan dan Bu Dina berkata kepada ibunya Syahrul apa syaratnya aku harus memberi mu banyak uang dan ibunya Syahrul marah dan berkata baga yaro apa kau pikir aku wanita seperti itu dan sambil memikul kepala Bu dina seperti sebelumnya


dan bu Dina berkata sakit sekali akan tetapi Bu Dina senang bahwa ada orang yang menegurnya ketika dia berbuat salah karena dia belum pernah di tegur oleh siapa pun selain ibunya Syahrul dan Bu dina berfikiran bahwa kalau aku berbuat salah dan di tegur olehnya itu artinya dia sayang dan peduli pada ku dan itu lah kenapa Bu dina senang di pukul kepala nya oleh ibunya Syahrul


dan ibunya Syahrul melanjutkan perkataanya lagu kepada Bu dina syaratnya agar kamu bisa tahu nama ku adalah setelah aku memberi tahu nama ku kau juga harus memberitahu ku nama mu itulah nyaratnya dan jangan Perta berkata seperti itu lagi kepada orang lain karena itu bisa menyakiti perasaan orang lain yang mendengar perkataan mu itu


dan Ibunya syahrul berkata kepada Bu Dina dan memberi nasehat kepada nya yaitu berkata kepada Bu Dina bahwa tidak semua orang di dunia ini akan senang dan bahagia karena uang dan tidak semuanya bisa di beli dengan uang di dunia ini karena beberapa orang memiliki rasa senang dan bahagianya masing masing dan itu tidak semunya mengenai uang karena bisa jadi dia senang dan bahagia karena memiliki anak atau adik atau kakak atau mendapat kan pujian dari orang lain dan lain sebagainya dan itu semua tidak ada hubungan nya dengan uang

__ADS_1


dan aku tidak percaya bahwa semua yang ada di dunia ini bisa di beli dengan uang dan memang benar di dunia ini semua orang memang membutuhkan uang akan tetapi mereka juga berfikir bahwa Uang bukan segalanya karena uang bukanlah segalanya di dunia ini


dan ibunya Syahrul berkata kepada Bu Dina apakah kau sudah mengerti dan Bu Dina mendengar semua perkataan ibunya Syahrul semakin terkagum kagum dengan nya dan Bu Dina mengatakan iya aku mengerti dan aku akan menjaga perkataan ku lain kali


dan ibunya Syahrul memberi tahu bu Dina bahwa nama nya adalah putri dan Bu dina yang telah mendengar nama dari ibunya Syahrul berfikiran itu nama yang sangat bagus dan mencerminkan dirinya yang seperti seorang putri dan Bu Dina berkata seperti itu di dalam hati dan tidak lama kemudian sesuai janjinya sebelumnya dan Bu Dina memberi tahu namanya kepada ibunya Syahrul bahwa namanya adalah Dina


dan setelah ibunya Syahrul mengetahui nama dari Bu Dina bahwa nama nya adalah Dina dan lalu ibunya syahrul berkata kepada Bu Dina bahwa namanya sangatlah bagus memang benar itu adalah mencerminkan diri mu yang anak seorang orang kaya dan ibunya syahrul berkata mulai sekarang kita berteman


dan Bu dina menjawab nama mu juga bagus senpai nama mu putri dan memang kau terlihat seperti putri sungguhan dan ibunya Syahrul berkata busa saja kau memujiku seperti itu dan lalu Bu Dina berkata itu beneran aku tidak bohong itulah yang ku lihat seperti itulah diri mu senpai .


dan Bu Dina berkata iya senang telah bertemu dengan mu senpai mulai sekarang kita berteman dan Bu dina berkata kepada ibunya Syahrul senpai apa aku boleh Memintak sesuatu dari mu dan ibunya Syahrul berkata baru aja kita telah berteman kau langsung Memintak sesuatu dari ku apa boleh buat iya boleh katakan saja akan ku kabulkan asal aku bisa mengabulkannya


dan Bu Dina berkata kalau boleh aku tidak ingin menjadi teman mu aku lebih senang aku menjadi adik mu senpai boleh ya aku akan menjadi adik yang baik untuk mu aku berjanji dan ibunya Syahrul yang mendengar permintaan bu Dina tersebut sangat terkaget kaget karena ibunya Syahrul berfikir bahwa permintaan bu Dina adalah Memintak hal hal yang tidak masuk akal akan tetapi permintaan bu Dina sangatlah sederhana


dan lalu ibunya Syahrul berkata kenapa tiba tiba saja kau ingin menjadi adik ku dan aku pikir kau akan Meminta hal hal yang tidak masuk akal akan tetapi kau ingin menjadi adik ku dan kalau boleh aku beritahu alasan mu mengapa kau ingin jadi adik ku


dan Bu Dina berkata karena aku anak tunggal dan aku juga tidak memiliki kakak yang bisa melindungi ku dan memberi nasehat ketika aku berbuat salah dan setelah kau. membela mu dan marah memukul kepala ku karena aku berbuat salah kau sudah seperti ku anggap kakak ku sendiri dan aku sangat mohon kepada mu senpai perbolehkan ku menjadi adik mu dan aku akan menjadi adik yang baik aku berjanji


dan aku juga selau sendiri tidak pernah merasakan kasih sayang orang tua atau pun kasih sayang seorang adik karena aku tidak memiliki adik dan juga orang tua ku sangatlah sibuk dengan pekerjaan ya masing masing maka dari itu setidaknya aku bisa merasakan kasih sayang dari seorang kakak yaitu senpai


dan ibunya Syahrul berkata apa kau tidak keberatan mempunyai kakak orang miskin seperti ku dan tidak.kaya seperti mu dan apa kau tidak malu kepada teman teman mu nanti kalau mereka tahu kalau aku kakak mu adalah orang miskin dan Bu Dina berkata aku tidak keberatan dan tidak malu aku bahkan tidak akan memperdulikan orang orang apa lagi perkataan orang lain yang ku mau adalah seorang kakak dan hanya kamulah senpai


.

__ADS_1


dan lalu ibunya Syahrul berkata jika kau tidak keberatan dan tidak malau aku juga tidak keberatan menjadi seorang kakak bagi mu lagi pula aku juga anak tunggal dan juga tidak memiliki seorang kakak atau pun seorang adik dan orang tua ku juga sibuk dengan pekerjaan nya masing masing seperti diri mu


maka dari itu aku tidak keberatan akan menjadi seorang kakak bagi mu dan aku juga akan memiliki seorang adik seperti mu kalah begitu mulai dari sekarang dan sampai nanti kita akan menjadi seorang kakak beradik walaupun tidak memiliki hubungan darah dan aku juga akan berusaha menjadi seorang kakak yang baik untuk mu dan seperti mu yang akan menjadi seorang adik yang baik bagi ku


__ADS_2