
setelah perjalanan panjang akhirnya kami sampai di rumah,paman memarkirkan mobil dan kami semua keluar dari mobil bibik sambil menangis langsung bergegas ke kamar dan membanting pintu, lala dan ris pun tidak bisa berkata apa-apa mereka berdua pun masuk ke dalam kamar ,,,, mereka berdua merebahkan badan ke kasur sejenak dan mereka tertidur dan kebangun gara-gara pertengkaran bibik dan paman,,, sontak mereka berdua kaget dan mendengar bibik yang sambil menangis .
Mereka bertengkar karena pamanya terus mengungkit kemana dia akan membawa bayi itu akan tetapi bibik seolah tidak rela cucunya akan di bawa. Fit pun binggung dengan pemikiran ayahnya kenapa bisa ayahnya berpikir untuk menjauhinya dengan bayi nya , tiba-tiba pintu kamar fit ada yang ketuk dan ternyata ada bibik nya yang datang
"assalamualaikum "
"wa'alaikumussalam, eh bik ayo masuk "
"ya nak"
"mana bayinya tidur?"
"ya baru selesai ***** "
"boleh di bangunin ngk bibik mau gendong"
"boleh bik"(sambil tersenyum)
dan bibiknya pun mengendong bayi fit, bibiknya terus menatap anak fit dan ngomong sama fit
"bibik dari dulu mengharapkan bayi laki-laki tapi tidak pernah di kasih sama tuhan"
"emang anak bibik cewek semua?"
"ya 3 cewek semua dan sekarang bibik udah ngak bisa lahiran lagi karena usia"
dan tiba-tiba fit terpikirkan untuk bicara sama bibiknya
"bik kalau seandainya ada yang mau bibik angkat apakah bibik siap?"
"bibik dari dulu siap fit tapi gimana belum ketemu"
__ADS_1
"mmmm bik" kata fit dengan berat hati ngomong sama bibik nya
"ya fit kamu mau ngomong apa ngomong aja gpp"
"bibik beneran mau adobsi bayi"
"ya beneran fit"
"kalau bibik mau adobsi aja bayi ku"
sontak bibiknya kaget mendengar perkataan fit
"bukan apa-apa bik aku hanya belum bisa membesarkan bayi ku di karenakan umur ku yang masih remaja ini, kalau bibik yang adobsi kan aku ngak khawatir dia kenapa-kenapa"
"kamu ngomong gini hanya kasian sama bibik ya karena bibik cerita tadi"
"ngak kok bik beneran "
"ya aku serius , itu pun kalau bibik mau"
"tentu saja bibik mau"
" ya udah besok aku telpon bapak sama ibu ya suruh kesini buat ngomongin ini semua"
"ya fit sambil memeluk fit"
seakan bibik nya tidak percaya akan semua ini , serasa mimpi di siang bolong , malamnya fit menelpon ke ayahnya akan tetapi ayahnya tidak mengangkat telpon dari fit , dan fit kembali menelpon ke lala
"halo la"
"ya fit ,kok malam-malam nelpon kamu ngak apa-apa kan?"
__ADS_1
"ngak apa-apa kok la, ibu ada?"
"ya ada tunggu sebentar ya aku panggil"
"ya"
lala langsung keluar kamar untuk memanggil bibiknya itu
"bik ada telpon dari fit "
"ya la tunggu sebentar"
bibik masih beres-beres di dapur bekas makan malam
"halo fit tunggu sebentar ya bibik masih beres-beres bentar lagi selesai kok"
"oh yaya la gpp kok "
"mana adek bayinya"
"ini dia lagi bobok"
"liat dong"
karena mereka sedang video call, fit langsung mengarahkan kamera ke bayinya,
"wah anak ganteng lagi tidur , tunggu bukde besok ya bukde kesana"
"loh kakak mau kesini sama siapa?"
"sama ris fit kangen sama dedek bayinya"
__ADS_1
dan akhirnya ibunya fit datang.