Si Kecil Yang Kehilangan Pundaknya

Si Kecil Yang Kehilangan Pundaknya
CERITA episode 5


__ADS_3

Sepanjang perjalan lala dan terus becerita bahwa mereka tidak menyangka apa yang menimpa fit, karena bisa di bilang fit orang yang sangat tertutup dan tidak bicara sama orang lain kalau orang yang baru di kenal, setelah perjalanan 1 jam lebih akhirnya kami sampai di rumah, sampai nya di rumah kami langsung salam dan di sambut hangat oleh bibik dan paman dan keluarga lainnya, begitu bahagia rasanya bertemu keluarga lagi karena sudah lama tidak bertemu keluarga.


Lala dan ris salaman lalu masuk kerumah, sampai dalam mereka melepas tas dan bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka dan kaki. Lala di panggil oleh bibik...!


"La sini makan dulu"


"ya bik tunggu sebentar"


" jangan lama ajak ris juga"


" ya bik"


Tak lama mereka berdua keluar dari kamar dan bergegas menuju dapur , sesampai di dapur mereka sudah di tunggu oleh paman yang sedang duduk termenung tanpa mengetahui bahwa lala dan ris sudah sampai di meja makan,


"Paman kenapa benggong"(sapa lala)


"ngak apa-apa la " (sambil tersenyum)


"paman lagi mikirin fit ya?"


"hmm,,,(menghembuskan nafas) paman masih ngak habis pikir kenapa ini bisa terjadi sama adek kamu fit ( dengan raut wajah yang sedih)


"kita tidak bisa berbuat apa-apa paman ini semua sudah terjadi"


" ya paman tau, tapi ini semua serasa mimpi la (sambil menangis)"


"paman tenangkan pikiran aja dlu ngak usah mikir macam-macam"

__ADS_1


sembari pamannya tersenyum kembali,,,,


"Yaudah ayo kita makan "


lala mengambil nasi untuk paman dan bibik, mereka mulai makan, selai makan lala ris mengangkat piring kotor ke wastapel untuk di cuci ,sedangkan bibik membereskan meja makan , dan paman kembali ke kamar tamu ,selesai cuci piring lala dan ris beranjak ke kamar tamu ,,,,sambil nonton tv mereka mulai cerita bagaimana pengalaman di bali dan apa saja yang di lalui ,,,,, tiba-tiba telpon bibik berdering , bibik mengangkatnya dan ternyata fit,,,,


"buk lala sama ris udah sampe rumah belum? kok mereka ngak telpon dan memberi tau saya?"


"udah fit ini mereka baru selesai makan kita lagi kumpul di ruang tamu"


"ohh, syukur lah kalau mereka sudah sampai, titip salam ya buk"


"ya fit kamu jaga diri ya"


"ya,buk, ya udah fit tutup dulu telponya , assalamualaikum"


"wa'alaikumussalam"


"tadi fit yang menelpon bik?"


"ya, la"


"fit bilang apa?"


"dia nanyak kamu sama udah sampai rumah apa belum"


"ohh,,,,kirain dia kenapa-kenapa"

__ADS_1


"ngak kok la,ya udah ayo kembali ke ruang tamu"


sambil mengangguk lal langsung kembali ke ruang tamu dan melanjutkan cerita bersama paman dan ris ,,,


sangat terlihat kesedihan paman dan bibik di wajahnya , tidak bisa di sembunyikan apa yang di rasakan kenyataan yang sangat pahit, tapi kita tidak bisa menolaknya karena semuanya telah terjadi ,,,


kenyataan ini sangat pahit saya sendiri tidak menyangka apa yang terjadi benar-benar tidak terduka dan tidak pernah terlintas di pikiran siapa pun ,,,,apa boleh buat mereka sebagai keluarga tetap harus meneriman kenyataan pahit ini,,,,


Tiba-tiba fit menelpon lala


"halo la"


"ya fit"


"kamu lagi apa?"


"ngaj da fit ini lagi baring ,baru selesai sholat"


"oh,,,ris mana?"


"diluar cari angin katanya"


"oh ya udah kamu istirahat aja dulu la , aku juga mau istirahat nih "


"ya udah assalamualaikum"


"wa'alaikumussalam"

__ADS_1


__ADS_2