Siapa Dia Sebenarnya

Siapa Dia Sebenarnya
14


__ADS_3

"Satu Minggu setelah kejadian itu Naina tidak pernah lagi menunjukkan mukanya di depan Aryo.


"Dia lebih memilih menghindar dan menyibukkan diri dengan kerjaan di perusahaan dan di beberapa usahax yang lain.


"Pagi itu.


Bi bisa enggak kali ini aku yang buatin sarapan untuk mas Aryo.??


Bisa non kan non Naina istrix emang seharusnya non melayani suami non mungkin dengan begitu perlahan2 hati den Aryo akan terbuka untuk non Naina.


Ah bibi bisa aja.!!


Rasa Uda lama aku tidak menyiapkan sarapan untuk mas Aryo bi,aku buatin nasi goreng aja deh sebelum dia turun.


Terserah non aja mau masak apa.!kata bibi


Naina pun menyiapkan nasi goreng dan kopi untuk Aryo.


kemudian dia kembali ke kamar karena dia tau Aryo tidak mau melihatnya.


Tidak lama Aryo pun turun sarapan.


Bibi pun menyiapkan semuanya walau pun bukan dia yang masak tapi yang harus melakukannya karena Aryo tidak mau kalau sampai Naina melayaninya.


Aryo pun memakan nasi goreng yang Uda di siapi Naina dan meminum kopinya.


Bi kopinya ko enak banget.!!


Kopi baru ya bi.??


Bukan den Aryo kopinya tetap kopi yang sama ko cuma cara buatnya dan yang buatin aja yang beda.

__ADS_1


Emang yang buatin kopi siapa bi.??


Siapa lagi den kalau bukan Non Naina istrix den Aryo.


Apaaaa.....!!!!


Teriak keras sampai naina di kamar pun mendengarnya.


Mati aku, sepertinya Aryo marah lagi karena aku siapin sarapan untuknya.


Kirain dia Uda berubah ternyata sama aja dari seminggu yang lalu.kata Naina sedih


Naina....!!!


Naina....!!!


Teriak Aryo memanggil Naina.


Ada apa,pura2 nanya.


Aryo pun langsung menarik jilbab naina dari belakang dan hampir saja jilbab naina terbuka


Dan membuat Naina kesakitan karena cekraman Aryo sangat keras.


Mas sakit...!!kata Naina


Den Aryo Uda kasian non naina.bibi mencoba melerai


Bibi jangan coba-coba membela dia yah..Aryo mengancam


Eh kamu dengar ya aku sudah sering bilang ke kamu kalau jangan berani-berani menyiapkan keperluan ku tapi kamu tetap ngeyel.

__ADS_1


Jadi jangan salahkan aku kalau aku kasar padamu..kata Aryo marah dan giginya yang seperti ingin memakan Naina pagi ini.


Iya mas aku janji tidak akan lagi menyiapkan keperluan mas mulai dari sekarang bahkan aku janji tidak akan memperlihatkan lagi muka ku di depan mas selama di rumah ini.kata Naina mulai menangis menahan sakit.


Karena satu lagi tangan Aryo mencengkeram dagu Naina.


Bagus.!!kata Aryo


Dia pun melepaskan Naina dan mendorongnya dan Naina hampir saja terjatuh untuk ada bibi yang cepat menangkapnya.


Bibi jangan berani-berani bilang sama mama soal ini.ancam Aryo kepada bibi


Iya den bibi janji tidak akan memberi tahukan nyonya.


Aryo pun pergi ke kantor dengan keadaan masih marah.


Yang sabar ya non..!!


Iya bi,aku ke kamar dulu ya bi aku mau siap2 aku harus kerja.


Iya non.


Naina pun menghapus air matanya dan siap2 karena hari ini dia ada janji dengan salah satu menejer restoran miliknya.


Bi aku kerja dulu yah mungkin aku pulangnya agak malam.


Jadi bibi tidak usah menunggu ku untuk makan malam.


Bibi bisa makan duluan sama mang dimang


Aku makan di luar aja nanti.

__ADS_1


__ADS_2