
"Ya fasilitas kamar mandi nya lumayan" Ucap Cruel sambil mengecek apakah ada tidak berfungsi.
"Yoshh, saat nya menikmati air hangat" Cruel memasuki bak mandi dengan ekspresi penuh kenikmatan namun itu tidak bertahan lama karena...
"Eh, tunggu ahhh sialan aku lupa membeli baju" Teriak Cruel kemudian bangkit dan berlari untuk meminta penjaga membeli baju.
Saat hendak berlari Cruel lupa kalau lantai basah jadi dia secara tidak sengaja jatuh.
"PUCK"
"Ah, fck sungguh sial" Keluh Cruel sambil mengusap pantat nya.
Cruel bangkit kemudian memakai piyama dan pergi menghampiri penjaga.
"Hei, bisa kau beli kan aku baju? Ini ada 2Juta habiskan uang itu" Ucap Cruel kepada Penjaga.
Penjaga itu hanya diam saja kemudian mengambil uang Cruel dan pergi namun Cruel hanya tersenyum 'Dia harus menjadi milik ku'
[ Nama : Wilson Swird
Umur : 27
Kelamin : Laki-laki
Pesona : 78 ( Artis tampan normal 70 )
Kekuatan : 872 ( Pria dewasa normal 100 )
Kemampuan : Mengemudi (Master),Boxing(Master), Penguasaan senjata (Master), Pelepasan batas tubuh (Manusia hanya memakai 30% dari kemampuan tubuh tetapi dengan ini maka bisa membuka seluruh kemampuan tubuh
Hal yang di sukai : Tinju,bertarung,rokok,mobil mewah
Latar belakang : Merupakan satu-satunya anggota yang masih hidup di keluarganya, Keluarga Swird adalah keluarga militer yang kuat pada masanya sampai mereka di bantai karena pemerintah takut posisi mereka di geser
Kesetiaan : 0% ]
****
Beberapa menit kemudian, Penjaga yang bernama Wilson Swird itu kembali dengan membawa beberapa tas berisi baju.
Cruel mengambil tas-tas tersebut dan berkata dengan senyum lebar "Terimakasih, ini upah mu dan mari kita berteman"
Penjaga tersebut mengambil upah dari Cruel tanpa berkata-kata apapun.
[ Ding!!! Kesetiaan Wilson Swird naik sebanyak 10% ]
Mendengar pemberitahuan dari sistem membuat Cruel sedikit senang 'Perlahan-lahan saja'
*****
Cruel saat ini memikirkan tentang uang-uang yang di beri sistem 'Bukankah sangat mencurigakan kalau aku tiba-tiba memiliki banyak uang dan jika tidak salah ingat pemilik tubuh ini dikenal banyak orang di kota ini sebagai pemuda miskin'
[ Ding!!! Sistem merasakan suatu keluhan dari tuan, Apakah tuan lupa kalau punya keamanan identitas tingkat negara ]
Cruel hanya menghela nafas 'Tentu saja tau, hanya saja justru ini membuat mereka ah sudahlah, mari jalanin saja 2tahun ini'
"TOK-TOK-TOK"
Cruel bangkit dari kasur dan ingin melihat siapa yang mengetuk pintu nya.
.
Saat membuka pintu tiba-tiba ada orang yang hendak menusuk Cruel dengan pisau, Cruel pun menghindar ke kiri dan meluncurkan serangan kaki yang cepat ke kepala orang tersebut namun orang tersebut mampu menghindari nya dengan berjongkok namun Cruel tidak langsung menarik kembali kakinya justru cruel mengubah arah serangan nya ke bawah.
__ADS_1
"BOOM"
"Arghh fck" Teriak orang tersebut namun setelah itu ia tertawa terbahak-bahak sambil menggosokkan kepalanya "Hahahaha, kamu sangat kuat bung"
Cruel bingung melihat pria itu dan berkata "Apakah acara persambutan di sini itu seperti ini?"
"Hahahaha, kamu sangat lucu bung hahahaha" Pria itu tidak menjawab pertanyaan Cruel justru malah menertawakan nya.
Cruel hanya memandangi pria itu dengan serius tanpa memberi respon apapun terhadap pria itu.
Melihat Cruel yang menatap nya terus membuat pria itu berhenti tertawa dan berkata sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Ekhm, Perkenalkan nama ku Edward Snowden aku tinggal di bangsal kanan, Salam kenal"
"Aku Cruel, seperti nya kamu tidak sesederhana apakah mau ngobrol bareng di bangsal ku?" Balas Cruel sambil mengajak pria itu ngobrol bareng.
Mendengar ajakan Cruel pria itu pun bingung dan berkata "Hei hei bung, kamu sakit? aku tadi melakukan hal yang bisa bisa menyakiti mu loh"
"Aku tau bahwa itu pisau plastik dan aku mempunyai firasat kalau kamu bisa menjadi teman yang baik" Ucap Cruel dengan senyum yang lebar.
'Lebih tepatnya kamu adalah orang yang sangat cocok untuk dijadikan bantuan yang bernama lain teman hahaha'
[ Nama : Edward Snowden
Umur : 23
Kelamin : Laki-laki
Pesona : 78 ( Artis tampan normal 70 )
Kekuatan : 520 ( Pria dewasa normal 100 )
Kemampuan : KungFu (Master), Penguasaan senjata api (Master), Penglihatan jarak jauh, Pendeteksi area, Penciuman super, Penyamaran (Master)
Hal yang di sukai : Menjahilin orang, Kripik kentang, Bermain game
Latar belakang : Merupakan pewaris keluarga mafia tersegani di london.
Pria tersebut tidak berharap jawaban Cruel akan seperti itu "HAHAHAHA, Kamu memang menarik baiklah aku menerima ajakan mu"
[ Ding!!! Kesetiaan Edward Snowden naik sebanyak 30% ]
Cruel sudah menebak bakal naik besar jadi hanya mengangguk-mengangguk kepala dengan senyuman puas.
Saat Cruel dan Edward berbincang-bincang tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
"TOK-TOK-TOK"
"Hehehehe, pak tua itu sepertinya mencariku" Ucap Edward.
Cruel hanya menggeleng kepala kemudian ia bangkit dan membuka pintu.
Lagi-lagi hal tak terduga terjadi, Pak tua tersebut menodongkan pistol tepat di kepala Cruel.
"Apakah kamu melihat bocah rambut berwarna abu-abu dengan muka yang bisa membuat kamu merasa kesal" Ucap pak tua tersebut.
Cruel hanya mengangkat kedua tangannya dan sedikit memutarkan kepala ke samping sebagai tanda isyarat bahwa dia boleh masuk.
Pak tua itu menyimpan pistol nya dan masuk kedalam.
Author : Mereka selama ini bicara diluar, penjaga tidak melakukan apapun jika tidak ada yang terluka
Pak tua itu memasuki bangsal Cruel dan begitu ia masuk pak tua itu di serang beberapa lemparan pisau asli.
Pak tau itu menangkap semua pisau tersebut dengan cepat dan berkata dengan dingin "Trik kecil mu tidak berguna lagi bocah"
__ADS_1
"Hehehe, pak tua jangan dingin-dingin sini kita minim teh bersama" Ucap Edward.
"Aku tidak membutuhkan hal seperti itu, aku hanya ingin membunuh mu" Balas pria tua itu sambil menodongkan pistol ke Edward.
"Hahaha pak tua, sebaiknya redakan amarah mu dulu kita berada di bangsal teman ku loh"
"Aku ga peduli" Balas pak tua itu dengan dingin.
Cruel melihat suasana semakin memanas pun berinisiatif meredahkannya "Hei pak tua bagaimana jika bermain catur"
Pria itu melihat Cruel dan berkata "Aku tidak mahir bermain hal seperti itu"
"Sama, aku juga tapi kita kan bisa saja mengundang kepala sipir untuk bermain" Balas Cruel.
"Dan inti dari ini ya cuman satu yaitu membangun pertemanan" Ucap Cruel sambil tersenyum.
Pak tua itu memandangi Cruel beberapa saat dan berkata "Aku ingin menolak tetapi entah kenapa aku merasa berteman dengan mu adalah hal yang baik jadi baiklah aku terima"
"Nah gitu dong, ok tunggu aku akan memanggil kepala sipir" Ucap Cruel sambil keluar dari bangsal dengan perasaan sedikit senang.
'Sekarang mantan ketua tentara bayaran terhebat pada masanya menjadi temanku'
[ Nama : Mike Lewis
Umur : 41
Kelamin : Laki-laki
Pesona : 67 ( Artis tampan normal 70 )
Kekuatan : 833 ( Pria dewasa normal 100 )
Kemampuan : -
Hal yang di sukai : Tidur, Bertarung, Jam tangan
Latar belakang : Merupakan ketua tentara bayaran tetapi ia pensiun karena bosan dengan suasana perang yang gitu gitu aja.
Kesetiaan : 10% ]
Cruel sudah memanggil ketua sipir dan mereka pun sangat mudah akrab.
******
Beberapa jam kemudian...
Dari mereka semua, hanya kepala sipir yang menyadari bahwa mereka sudah bermain beberapa jam.
"Teman-teman kita sudah bermain selama 4 jam, aku pergi dulu" Ucap kepala sipir
Edward melihat jam nya dan berkata "Ahh kau benar, Cruel aku pergi dulu ya hehehe ada napi cantik yang sedang menunggu ku"
"Hahahaha, baiklah pergi lah dan jangan lupa untuk sering datang kesini" Ucap Cruel.
Mike juga pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Melihat suasana yang sepi, Cruel teringat tentang Mission day dan bertanya isi mission day kepada sistem.
[ Ding!!! Mission day
- Melakukan olahraga selama 3 jam, Reward : Kekuatan +0,2, +100 Point sistem, Uang 10 juta ]
[ Ding!!! Untuk saat ini hanya hal itu yang bisa tuan lakukan ]
__ADS_1
Cruel mengangguk kepala dan berkata "Baiklah, tidak apa-apa"
Selesai mengatakan itu, Cruel berolahraga selama 3 jam dan kemudian mandi dan tidur.