Sistem : Menjadi Manusia Terkaya

Sistem : Menjadi Manusia Terkaya
Chapter 4 2 Tahun sudah berlalu


__ADS_3

2 Tahun sudah berlalu, Cruel,Edward,Mike,Dan kepala sipir sudah seperti teman dekat dan bahkan kesetiaan mereka itu sudah mencapai 80% tetapi Edward 90% dan bahkan penjaga yang bernama Wilson itu kesetiaan ny sudah 90%.


Saat ini mereka sedang berkumpul di bangsal cruel dan bermain catur.


"Cruel, ini hari kebebasan mu dan aku cukup sedih karena aku ga akan bisa mengalahkan mu lagi hahahaah" Ucap Kepala sipir sambil tertawa terbahak-bahak.


"Hei babi gendut, lihat saja kita akan berjumpa kembali jika ada hal yang menimpa ku lagi hahaha" Balas Cruel.


Karena pertemanan mereka yang dekat, kepala sipir sama sekali tidak tersinggung di panggil babi.


"Cruel, hiks hiks kau tahu aku itu akan merindukan mu hiks hiks" Ucap Edward sambil menangis.


Melihat itu Cruel hanya bisa berkata dengan datar "Bisa kah kau mengingat umur mu, itu memalukan"


"Hehe, ayolah Cruel aku itu serius" Kekeh Edward.


"Sudahlah kalau begitu aku akan pergi dan untuk mu gendut bisa aku meminta satu hal kepada mu" Ucap Cruel.


"Apa itu?" Tanya kepala sipir.


"Berikan aku salah satu penjaga mu yaitu Wilson Swird" Jawab Cruel.


"Kupikir apa ternyata hanya itu, silakan saja toh hanya penjaga" Ucap kepala sipir dengan santai.


"Terimakasih" Usai mengatakan itu pun Cruel dengan cepat menghampiri Wilson dan meminta ia mengikuti nya.


Wilson sangat bingung kenapa Cruel mengajaknya namun Wilson tidak menolak karena dia akan merasakan hal yang baik ketika mengikuti Cruel.


Selesai bernegosiasi dengan Wilson, Cruel tiba-tiba mendapat pemberitahuan sistem.


[ Ding!!! Terdeteksi tuan bakal meninggalkan penjara, Silakan pilih opsi


Opsi 1 : Tetap tinggal di penjara, Reward : 400miliar, -50 Pesona


Opsi 2 : Meninggalkan penjara dan tetap berada di kota ini, Reward : 10miliar, +1000 kekuatan, +12.000 Point sistem


Opsi 3 : Meninggalkan penjara dan pergi ke ibu kota, Reward : Mendapat kan latar belakang yang kuat, Identitas asli, Pesona +10, 20miliar, +1000 kekuatan, +20.000 Point sistem ]


Melihat-lihat opsi sistem, Cruel sangat senang tentang opsi 3 karena dengan latar belakang yang kuat dia tidak perlu khawatir tentang uang-uang yang di beri sistem jadi tanpa basa basi Cruel langsung memilih opsi 3.


[ Ding!!! Tuan memilih opsi 3, Latar belakang tuan bakal di undi oleh sistem ]


[ Ding!!! Selamat karena tuan mendapatkan latar belakang keluarga Rimon, Keluarga Rimon memiliki kekayaan 300triliun dan memiliki pengaruh yang besar dalam dunia bisnis maupun militer ]


"Hah, fck nama keluar macam apa itu untung kaya" Kesal Cruel.


Namun setelah itu tiba-tiba Cruel pingsan.


Wilson yang melihat Cruel tiba-tiba pingsan pun panik dan mengangkat Cruel untuk di bawa ke ruang kesehatan.


Teman-teman Cruel juga bingung apa yang terjadi dengan Cruel, dokter mengatakan bahwa Cruel hanya kelelahan jadi mereka tidak terlalu khawatir.


****

__ADS_1


Ditempat lain ...


"Ughh, dimana ini" Ucap Cruel sambil melihat sekitar dan beberapa saat kemudian ada arwah berbentuk seorang pria berjalan ke arah nya dan berkata...


"Yo, selamat datang di ruang khusus system" Ucap suatu mahluk putih yang menyerupai manusia.


Cruel bingung apa yang dimaksud arwah tersebut dan saat Cruel hendak berbicara, arwah tersebut berkata " Aku tidak terlalu basa basi jadi aku hanya ingin mengatakan kalau aku berterima kasih atas pengalaman hidup mu" kemudian arwah tersebut mengulurkan tangan nya ke arah kepala Cruel dan tiba-tiba saja ada pusaran hitam yang menghisap Cruel.


"Nana, Pindahkan aku sekarang" Ucap arwah itu.


[ Ding!!! Baik tuan ]


******


Di ruang kesehatan, Arwah yang memasuki tubuh Cruel itu sedang menggerak-gerakan tangan nya dengan iringan anggukkan kepuasan.


'Walau aku tidak lama menjadi arwah tetapi rasanya aku sudah sangat merindukan kondisi ini,


'Terimah kasih nana'


[ Ding!!! Sama-sama tuan claus ]


Flashback Claus :


POV Claus :


"Ughh, dimana aku" Ucap ku sambil melihat sekitar namun apa yang aku dapat hanya lah ada sebuah meja teh dan di meja tersebut juga tersedia dua cangkir teh dan teko yang berisi teh.


"BAHHHH, Hayo mau ngapain" Teriak seseorang sambil menepuk punggung ku.


"Ahhhhhh anak anji*ng" Spontan aku teriak karena terkejut dengan keberadaan dia yang tiba-tiba muncul.


Melihat reaksiku orang yang mengejutkan aku tertawa dan berkata " HAHAHAA, Maafkan aku mari sini duduk" Sambil mengisyaratkan ku untuk duduk.


Aku yang melihat situasi ku saat ini sangat bingung, ada begitu banyak pertanyaan di kepala ku namun aku memendam semua itu dan duduk sambil menatap dia dengan waspada.


Pria itu hanya menggeleng kepala melihat reaksi ku, "Perkenalkan aku adalah dewa pencipta".


Mendengar perkenalkan dari pria itu membuatku terkejut, beberapa saat kemudian aku kembali tenang dan aku juga memperkenalkan diri "Ee-nama ku Claus" sambil membungkuk kan diri sebagai tanda penghormatan dari ku.


"Tidak usah terlalu hormat, jadi kita langsung ke point saja yaitu apakah kamu mau bereinkarnasi?" Tanya Dewa tersebut sambil menuangkan teh kedalam cangkir.


Dewa itu menawarkan teh itu kepada ku, aku meminum teh itu dan aku tidak sengaja kebawa suasana yang dihasilkan teh itu, teh itu rasanya sangat nikmat saat meminum teh itu semua pikiran yang memberat kepala ku langsung hilang.


"Huck-huck" Dewa itu pura-pura batuk untuk menyadari ku.


Mendengar suara batuk dewa, Membuat ku tersenyum malu


"Sebelum menjawab, Bisa kamu beritahu aku apa alasan aku bisa kesini?" Tanya ku sambil melanjutkan meminum teh yang nikmat itu.


"Ehm, kamu ingat anak kecil yang kamu tolongin dari kecelakaan mobil?" Ucap dewa.


"Anak kecil?" Tanya ku dengan bingung sembari mengingat kembali

__ADS_1


Flashback sebelum kematian Claus :


Saat sedang pulang dari supermarket, Aku melihat seorang anak kecil yang hendak ingin mengambil bola dari tengah jalan raya dan aku juga melihat sebuah truk kecepatan tinggi .


Aku dengan sigap langsung menggunakan sepatu buatan ku yang berfungsi menambah kecepatan penggunaan namun sepatu ini masih dalam tahap pengembangan.


Saat berlari aku merasakan rasa sakit yang sangat kuat di bagian otak, aku berhasil menyelamatkan anak itu yang membuat orang-orang sekitar kagum dengan aksi heroik ku.


Semua itu tidak berjalan lancar karena tiba-tiba ada pria berlari ke arah ku sambil menancapkan pisau sambil berteriak " MINGGIR ", Aku saat itu hendak menghindari namun rasa sakit efek sepatu ini membuat ku tak bisa bergerak dan pada akhirnya pria itu berhasil menusuk jantung ku dengan pisau nya.


"Jadi ini akhir hidup seorang pecundang" Ucapku dengan lemas sambil merasakan sakit yang sangat kuat bahkan melebihi rasa sakit pada saat aku berlari tadi.


Pandanganku menjadi samar-samar dan aku pun...mati


Sungguh Tuhan begitu kejam...


Hidup tanpa rasa sayang dari kedua orang tua, Menjadi tulang punggung keluarga sebab aku memiliki adik yang masih duduk di bangku SMA.


Berusaha mencari duit dengan berbagai cara hanya demi menghidupi adik ku walau berakhir dengan tragis.


Adik perempuan ku bunuh diri karena di perkosa dan aku mengetahui siapa yang memperkosanya namun aku tidak bisa berbuat apa-apa karena ia memiliki kedudukan yang sangat tinggi.


Tapi itu semua menjadi berbeda karena aku bertemu dengan dia, Seorang ilmuwan yang mengajarkan ku cara untuk bahagia dan berkat dia aku hampir bisa membalas dendam ku.


Tetapi saat ini aku telah mati tanpa bisa membalaskan dendam adik ku, Maaf kan kakak mu yang buruk ini, Rosa.


****


"Anak kecil yang kamu selamat kan itu yang seharusnya mati, bukan kamu dan soal pencuri itu dia juga akan mati karena tulang patah yang runcing dari tubuh anak itu yang berserakan" Ucap dewa.


Penjelasan dewa membuat ku sedikit merinding dan ga berani membayangkan hal itu semua.


"Ehmm, baiklah aku menerima kalau aku kan bereinkarnasi" Jawab ku setelah beberapa pertimbangan.


"Baguslah namun sebelum itu aku akan ngasih 3 yang sesuai dengan point karma, beruntung loh anak kecil yang kamu selamat ini menjadi orang yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat jadi karena kamu menyelamatkan nyawa point karma nya dipindah kan ke kamu, Point karma mu adalah 1,5Juta" Ucap dewa.


Aku sangat senang menderita hal itu, jadi aku pun dengan cepat memilih.


"Berapa Point karma untuk membuat system yang membawa ku ke puncak dunia, memilih dunia sendiri,dan memiliki keterampilan yang membuat aku tidak pernah lupa mau seberapa lama pun itu" Aku berkata dengan antusias.


"System 300k,Dunia 100K, Keterampilan 100k, Ada yang lain? Jika tidak ada maka 1Jt mu itu sia-sia loh" Ucap dewa itu dengan santai.


Mendengar itu, aku hanya tersenyum dan berkata "Berapa Point yang dihabiskan jika mereinkarnasi seseorang"


Dewa itu terkejut dengan pertanyaan ku dan dia berkata "Pas sih, 1jt Point"


"Nah, aku ingin kau mereinkarnasi kan seseorang terkaya di bumi dan kemudian aku mengambil alih lagi tubuh yang akan ku tempati dan soal dunia aku ingin sebelum nya itu adalah dunia biasa namun sejak aku mengambil tubuh itu tiba-tiba dunia berubah karena muncul suatu energi yang dapat membawa manusia ke arah sejarah baru namun energi itu hanya bisa di rasakan oleh segelincir orang, tidak semua bisa merasakannya" Ucap ku dengan antusias.


Dewa itu mengangguk dan menjetikkan jari nya, aku berpikir itu adalah tanda aku di pindahkan namun beberapa saat kemudian aku tidak pindah, aku bingung jadi aku bertanya "Etto, apakah kamu gagal? kok aku masih disini"


"Aku saat ini sudah mereinkarnasi seseorang yang kau maksud, lihat ini" Ucap dewa itu sambil menunjukan sebuah hologram vidio yang berisi seorang napi yang sedang duduk di bangsal.


Flash back off

__ADS_1


__ADS_2