Sistem Menjadi Yang Terkaya

Sistem Menjadi Yang Terkaya
Bab 4 Ayu Terkejut.


__ADS_3

Keluar dari kantor, Ayu menyeka keringat di dahinya.


Ia menghela napas panjang lega.


Ada rasa terkejut di hatinya. Karena Hamz terlihat terlalu tenang.


Selama bertahun tahun, Ayu telah melihat ribuan orang.


Tapi seorang pemuda begitu acuh setelah menerima uang 180 juta dolar. Apalagi dia begitu sopan mengucapkan terima kasih atas kerjanya Ayu. Baru kali ini Ayu melihat pemuda seperti ini.


" Apa dia penerus keluarga kaya raya dan berpengaruh? "


Ayu bergumam tentang keraguan hatinya.


" Tapi jika dia, memakai pakaian itu akan terlalu rendah."


Tiba tiba, semakin banyak pertanyaan di lubuk hatinya.


Lagipula, pakaian Hamz terlalu biasa. Dia tampak seperti orang biasa.


Namun, temperamen dan tidak keperduliannya sama sekali tidak biasa.


Setelah Ayu pergi, Hamz langsung duduk di kursi terdekat di kantornya.


Setelah dia mengeluarkan ponselnya dan mengecek saldo rekening berulang kali, senyuman perlahan lahan muncul di wajahnya.


Itu memang 180 juta dolar.


Ini hanya sewa satu musim!


Namun, jumlah uang ini jauh melampaui pengeluaran keluarga biasa seumur hidup.


" Bagaimana aku bisa menghabiskan begitu banyak uang ini."


Hamz bergumam.


Sebagai pemuda yang miskin dia tidak tahu caranya untuk menghabiskan uang ini.

__ADS_1


" Sepertinya aku harus membeli beberapa paket pakaian yang agak layak."


Ini baru pertama kalinya aku masuk, dan menjadi Pemilik Golden Commercial Street.


Ini juga berarti bahwa akan ada lebih banyak hubungan sosial.


Namun, pakaiannya sekarang sangat murah. Memikirkan hal ini Hamz melangkah keluar dari kantornya.


Meninggalkan Gedung Emas, Hamz menuju toko Versace terdekat.


Setelah keluar dari toko, dia keluar karena tidak menemukan fashion gayanya.


Meskipun Versace adalah merk terkenal, Hamz tidak menyukai desainnya.


Akhirnya, Hamz masuk ke toko yang ada di sampingnya yaitu toko Armani dan mulai berbelanja.


Golden Commercial Street adalah jalan komersial teratas di kota Zamrud.


Apalagi Armani adalah merk pakaian ternama. Setelah masuk, pemandu belanja itu antusias dan tidak merendahkannya karena pakaiannya sangat murah.


" Selamat datang di Armani, aku Margaretha. Bagaimana aku bisa membantu kamu? "


Hamz terpana oleh kecantikan Stephani hanya dengan satu tatapan.


Stephani memiliki wajah standar berbentuk hati. Dia menguncir dan terlihat sangat cantik.


Jika Hamz mencetak kecantikannya, dia akan mendapatkan 80 dari 100 di hatinya.


" Baiklah aku butuh baju baru. Aku mulai dengan kausnya."


Aku akan memperkenalkan baju ini. Yang ini adalah gaya baru di toko kami. Kamu akan merasa nyaman memakainya karena 100% katun. dan harganya 400 dolar.


" Baiklah, aku akan menerimanya. Langsung saja di bungkus."


" Apa yang kamu katakan, Pak? "


" Ada apa? Aku bilang aku mengambilnya."

__ADS_1


" Nah, Pak, apakah kamu tidak ingin mencobanya? "


" Tidak perlu."


Stephani tercengang.


Itu adalah T-shirt senilai 400 dolar!


Dia pernah mendengar bahwa orang kaya akan tetap rendah hati dalam penampilannya mereka tetap menghabiskan uang untuk favorit mereka dalam sekejap mata.


Dia baru mengerti artinya sekarang. Lagipula, dia tidak mencobanya terlebih dahulu bahkan harganya hampir 500 dolar.


Hamz berganti pakaian baru yang di beli di toko ini.


" Berapa total biaya baju semua ini? "


Hamz mengangguk puas dan menatap Stephani.


" Baiklah, Pak."


Stephani menghitung semuanya dan mengatakan total keseluruhannya.


" Totalnya 6000 dolar. Pak, bagaimana kamu akan membayarnya? "


" Aku akan menggunakan Paypal."


Pembayaran segera selesai.


Hamz bertanya kepada Stephani, " Bisakah kita menambahkan teman menggunalan Line ID? Kalau begitu aku bisa bertanya kepadamu cara merawat baju ini.


Hamz menatap Stephani ketika berkata demikian.


" Baiklah. "


Stephani sedikit tersipu dan mengangguk kepada Hamz.


Hamz pergi setelah menjadi teman di Line.

__ADS_1


Stephani tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Tapi Stephani tidak sadar dia mulai mengharapkan cinta romantis dengan Hamz.


__ADS_2