Sistem Penguasa 9 Surga

Sistem Penguasa 9 Surga
Chapter 14 - Permintaan


__ADS_3

Kediaman Tuan Kota....


Dua orang turun dari lift sambil berpikir dalam diam. Ekspresi mereka tampak serius.


"Masalah ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Kirim beberapa prajurit bayangan dan minta mereka untuk menyelidiki apa yang terjadi."


"Baik Tuan. 1 jam seharusnya cukup dengan kemampuan prajurit kita."


Dengan itu, dia pergi, sementara seorang pria yang bermartabat tetap berdiri tanpa bergerak. Dia merasa sakit kepala ketika memikirkan keributan di luar.


Ketika dia hendak masuk ke mansion dan kembali tidur, dua sosok tak dikenal berlari ke arahnya seperti orang gila, diikuti oleh dua lainnya di belakang.


"Siapa kalian?! Bagaimana kalian bisa masuk kesini?!" Pria itu terkejut, dan bertanya dengan waspada.


"Dimana Tuan Kota?!" Pemuda tampan tersebut memanggil dengan terburu-buru.


Sedangkan pria bermartabat yang dikenal sebagai Tuan Kota mengerutkan kening, kemudian melihat ke arah pemuda itu dengan ragu, "Aku Tuan Kota, apa yang kalian inginkan dariku?"


Gadis di samping pemuda itu menyapa Tuan Kota tersebut, lalu membungkuk dengan hormat, "Salam Tuan Kota. Saya—..."


Bang!


Sebelum gadis itu selesai berbicara, dia melihat Tuan Kota tiba-tiba menghilang bersamaan dengan dinding yang hancur. Dia terkubur bersama puing-puing dengan menyedihkan.


"Potong omong kosongnya Xiao Wu. Cepat masuk ke dalam dan tutup pintunya rapat-rapat!"


"Baik, Master!" Wu Lingxiao menanggapi dengan cepat, dan mereka pun akhirnya masuk ke mansion sambil menutup pintu besar mansion itu.


"Lapisi dengan jebakan agar tidak ada yang bisa masuk!" Pemuda tampan alias Long Chen berkata lagi.


"Dipahami!"


Pcssss....


Wu Lingxiao segera menggunakan True Qi untuk menciptakan es super dingin di gagang pintu. Dinginnya sendiri dapat membekukan apapun yang terkena skillnya. Jika seseorang mencoba menerobos masuk, mereka akan langsung membeku menjadi es!


Sementara itu Long Chen....


"Bajingan tua, sampai kapan kamu ingin terus berpura-pura tidur? Jika kamu tidak bangun sekarang, air kencing guru ini akan menyucikan wajahmu!"


"Aku bangun! Aku bangun! Tolong jangan kencingi aku!" Li Jutian bangun tergesa-gesa.


"Yah, dalam hal ini, kau harus membantuku." Long Chen berkata tanpa rasa bersalah.

__ADS_1


"Membantumu?" Li Jutian menatap Long Chen dengan dingin, kemudian berkata dengan nada mengancam, "Atas dasar apa? Aku bahkan belum pernah bertemu denganmu. Bagaimana caramu bisa masuk? Mengapa aku harus menolong orang asing seperti kalian?"


Boom!


Li Jutian melepaskan tekanannya, dan seketika, rumah Tuan Kota bergetar. Ini mengejutkan Wu Lingxiao, dia merasa tertekan oleh aura Li Jutian.


Ekspresinya segera berubah, "Ternyata ahli Jembatan Kosmos! Untuk berpikir Tuan Kota bisa begitu kuat, benar-benar buruk!"


Dia tidak menyangka kultivasi Li Jutian begitu tinggi, bahkan bukan tidak mungkin bahwa dia sudah di puncak Kesempurnaan Besar.


Di Bumi, ahli sekalibernya sangat langka, dia sama kuatnya dengan pembudidaya peringkat tinggi di kota besar. Jika di kategorikan dalam klasifikasi, dia setara tingkat bencana.


Ketika seseorang mencapai Jembatan Kosmos, kultivator dapat menggunakan kekuatan Langit dan Bumi. Berbeda dengan elemen dasar, tahap Jembatan Kosmos mampu menjadikan "elemen" sebagai bencana itu sendiri.


Pembudidaya yang dapat menguasai kekuatan itu dapat menciptakan berbagai hal yang tidak masuk akal. Seperti menghancurkan gunung, menguras laut, dan bahkan mengendalikan energi universal. Seperti waktu, materi gelap, lubang hitam, energi bintang, energi Kehendak Surga apabila dipilih, dan masih banyak lagi.


Walaupun terdengar serba bisa, sayangnya kultivator normal hanya dapat memiliki satu atribut dan tidak dapat memilih atribut yang lain. Ini pada dasarnya merupakan stabilitas dan keseimbangan dunia yang benar-benar bagus.


Jika mereka dilahirkan tanpa batasan, dunia mungkin akan hancur. Pada dasarnya, pembatasan mencegah hal itu terjadi.


Namun, ada satu kasus dimana seseorang mampu menggunakan beberapa atribut sekaligus. Meskipun begitu, orang seperti ini sangat langka. Rasionya bahkan sangat kecil, yaitu sekitar 1:1 miliar.


Singkatnya, pembudidaya di level Jembatan Kosmos mampu menggunakan atribut unik yang bisa mereka ciptakan. Itu adalah alam dimana kultivator pertama kalinya menjejakkan kaki di ranah Pseudo-Immortal.


Barulah setelah kultivator mencapai Alam Kekacauan dan menerobos ke ranah selanjutnya, kultivator dapat menjadi makhluk Abadi sejati.


Itulah perbedaan alam fana dengan Pseudo-Immortal.


Tekanannya saja sudah cukup untuk membuat jiwa Wu Lingxiao terluka, dan mereka berdua di paksa berlutut oleh orang itu.


"Apa yang kamu coba lakukan pada muridku?! Sepertinya pelajaran itu belum cukup!"


JEDUAR!!!


"!!!"


Li Jutian di kirim terbang lagi dengan tamparan yang lebih sakit daripada sebelumnya. Berkat itu, Li Jutian di tanam ke sebuah dinding, dan giginya berjatuhan, mulutnya berbusa dengan air liur bercampur darah.


Li Jutian kemudian bangkit sambil merintih sedih, dia ingin menangis tanpa air mata, "Kamu...!! Kamu berani memukulku?!"


Ctar! Ctar! Ctar!


"Kamu ingin... Mati?!"

__ADS_1


Ctar! Ctar! Ctar!


"Baji—... Ngan...! Aku.... Memerintahkanmu untuk menghentikan ini... Sekarang juga!"


Ctar! Ctar! Ctar!


"Aku salah!... Saudaraku, tolong berhenti memukul wajahku....!"


Wu Lingxiao; "...."


Wow! Bahkan di hadapan Master, ahli ranah Jembatan Kosmos benar-benar di buat tak berdaya. Master memang mengesankan! Murid ini terkejut!


"Baiklah, kamu bisa berhenti berbicara omong kosong. Jika kamu berani macam-macam pada kami, jangan salahkan aku karena kejam!" Long Chen berkata dengan hina.


Dia menampar Li Jutian sekali lagi dengan senyum iblis.


"Mengapa kamu masih memukulku?!" Li Jutian ingin menangis sekarang. Dia diam-diam membenci Long Chen sampai ke tulang di hatinya.


Dari sekian banyaknya area tubuhnya, mengapa harus di wajah?!


"Yah, itu salahmu." Long Chen terkekeh, "Kamu terlalu jelek. Jadi aku memukulmu."


Li Jutian; "...."


.....


Di ruang tamu rumah Tuan Kota.


"Jadi, bantuan apa yang kalian butuhkan?" Dia bertanya.


"Tidak banyak. Aku hanya ingin meminjam balai kotamu dalam perekrutan murid sekte. Tugasmu sederhana. Jangan biarkan seseorang pun mengacau. Kamu yang akan menjadi keamanan publik sementara sesi perekrutan murid berlangsung." Long Chen menjawab dengan santai, tentunya sambil menyesap teh.


"Jika hanya itu, tidak masalah. Sekarang, mari bicarakan tentang bayarannya hehe..." Ekspresi Li Jutian berubah, tangannya saling mengusap satu sama lain, senyumnya terbuka lebar.


"Kamu ingin di pukul lagi? Kamu tidak dalam posisi untuk bernegosiasi denganku!" Long Chen membalas dengan ekspresi jijik.


"Aku tidak..." Li Jutian berkeringat dingin.


"Lakukan apa yang kukatakan. Maka aku tidak akan memperlakukanmu dengan buruk." Long Chen tersenyum tipis saat dia mengatakan ini, "Tentu saja, bayaran akan diberikan jika pekerjaanmu memuaskanku."


.....


LIKE, KOMEN, SHARE, FAV, UPVOTE BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT. SAMPAI JUMPA DI CHAPTER SELANJUTNYA!

__ADS_1


__ADS_2