Sistem Terkuat

Sistem Terkuat
IBUKITA SHAN


__ADS_3

........


3 hari kemudian


Di dalam hutan terlihat 3 orang pemuda yang menaiki kareta kuda dengan santai yang tidak lain adalah luo zheng dan kedua adik nya.


Pada saat perjalanan menuju ibukota, luo zheng membunuh bintang buas yang lumayan banyak, dia mengambil binatang buruan dan menyimpan nya di dalam penyimpanan


Luo zheng juga mengajarkan kedua adiknya tentang kultivator, karena kedua adiknya ingin menjadi kuat seperti kakak nya. Siapa sangka dalam waktu tiga hari adik nya menembus ranah pembentukan tubuh di umur yang begitu muda.


Yin ming berumur 10 tahun sudah berada di tahap pembentukan tubuh bintang 2 sedangkan li yong berumur 8 tahun sudah berada di ranah pembentukan tubuh bintang 1, yang mana mereka sudah termasuk dalam pemuda yang jenius di kekaisaran jiang.


Dua hari kemudian....


Setelah melakukan perjalan cukup panjang, luo zheng dan kedua adik nya sampai di gerbang kota dan bertuliskan ibukota shan.


" woah... sangat besar dan bagus " ucap li yong yang kagum dengan besar nya gerbang.


Ketiga pemuda itu takjub dan kagum dengan kemegahan gerbang ibukota shan sehingga mereka tidak sadar kalau mereka di perhatikan para pengantri di gerbang.


" dasar bocah kampungan " ucap seorang pengantri di belakang mereka.


Luo zheng yang mendengar ucapan dari orang belakang hanya diam karena tidak ada guna untuk berdebat, ia langsung maju untuk masuk ke dalam ibukota


Pada saat mau memasuki ibukita luo zheng dan kedua adiknya di hambat oleh penjaga gerbang.


" perlihatkan identitas kalian dan apa tujuan kalian " tanya salah satu penjaga


" kami adalah pengembara kami kesini untuk menginap di ibukota ini " ucap luo zheng


" kalau begitu, kalian harus membayar 1 koin emas untuk 1 orang " ucap penjaga


Luo zheng yang mendengar ucapan penjaga langsung mengambil uang dari kantong nya dan membayar 3 koin emas.


Setelah mengambil uang luo zheng penjaga langsung mempersilahkan mereka untuk memasuki gerbang.


........


Di dalam gerbang terlihat begitu banyak aktivitas yang di lakukan orang orang dan terlihat juga kultivator yang berada di ranah prajurit yang berkeliaran.


Luo zheng dan kedua adiknya kagum dengan keindahan yang ada didalam ibukota.


" ayo kita cari penginapan dulu " ucap lui zheng

__ADS_1


Yin ming dan li yong mengangguk dan mengikuti luo zheng.


Tak selang beberapa waktu, ia menemukan bangunan yang cukup besar yang bertuliskan penginapan bulan.


Mereka langsung memasuki penginapan bulan, dan melihat seorang pria yang berdiri di meja recepsionis yang menyapa luo zheng


" ada yang bisa saya bantu tuan " ucap nya dengan sopan


" aku dan adik ku mau menginap " jawab luo zheng


" mohon ma'af tuan, kamar yang tinggal hanya kamar vip, dengan biaya 5 koin emas untuk satu hari itu termasuk sarapan tuan " jawab pria itu


" baik, aku mau menginap satu bulan " ucap luo zheng


" sa~satu bulan tuan " ucap pria itu terbata bata


" ya, berapa total nya " ucap luo zheng


" 150 koin emas tuan " ucap pria tua itu


Lalu luo zheng mengeluarkan uang sebesar 155 koin emas kepada recepsionis itu.


" ambil kembalian nya " ucap luo zheng


Luo zheng mengambil kunci kamar nya dan meninggalkan pria recepsionis yang sedang bengong karena di berikan tip yang banyak, dan mampu untuk biaya hidup nya untuk dua bulan lamanya.


Mereka bertiga sudah sampai di kamar nya, kamar cukup besar dapat menampung 5 orang di dalam kamar. Kedua adik luo zheng langsung berlari di atas kasur dan meloncat kegirangan 


beberapa menit kemudian luo zheng melihat kedua adik nya sudah terkapar pulas, ia hanya tersenyum dan berjalan kearah balkon, melihat pejalan kaki yang berlalu lalang.


" satu minggu lagi sistem baru selesai upgrade, aku mau membeli buku teknik untuk mereka berdua " batin luo zheng sambil melihat adiknya tertidur pulas.


Tak berselang lama luo zheng pun tertidur.


Esok pagi....


Terik nya matahari pagi membuat mata luo zheng terbangun pelan dan melihat kedua adik ya sudah bangun lagi menunggu luo zheng


" kalian sudah bangun " tanya luo zheng


" hmm.. sudah kak, kami lapar kak " ucap li yong dengan polos.


Luo zheng tersenyum ke arah adiknya itu lalu bangun dari tempat tidur nya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri

__ADS_1


Tak berselang lama luo zheng keluar kamar mandi setelah itu turun kebawah untuk mencari makan. Sesampai di bawah ia di tanya recepsionis.


" apakah ada mau makan tuan " tanya pria itu


" untuk sekarang tidak aku mengajak adikku makan di luar " ucap luo zheng meninggalkan pria itu


Mereka bertiga keluar dari penginapan dan mencari rumah makan untuk sarapan.


Tak cukup lama mereka bertiga berjalan, ia melihat sebuah bangun yang megah yang bertuliskan rumah makan angsa merah.


Mereka bergegas untuk masuk ke rumah makan dan menuju ke meja recepsionis, recepsionis yang melihat mereka datang langsung bertanya pada luo zheng.


" mau makan di lantai berapa tuan " tanya recepsionis


" bisa di jelaskan " ucap luo zheng


" rumah makan angsa merah berjumlah 4 lantai, lantai 1 untuk umum, lantai 2 kultivator ranah prajurit ke atas, lantai 3 untuk keluarga bangsawan dan lantai 4 untuk VVIP dan kekaisaran tuan " jelasnya


Luo zheng yang mendengar kata bangsawan langsung teringat kejadian di paviliun teratai salju yang mana ia bermasalah dengan anak walikota.


" aku mau lantai 2 saja " ucap luo zheng mengeluarkan aura ranah prajurit nya


Recepsionis yang merasakan aura ranah prajurit langsung mempersilhkn luo zheng dan kedua adik nya untuk naik ke lantai 2.


Luo zheng dan adik nya menaiki lantai 2 dan terlihat cukup penuh tempat duduk setelah itu ia melihat tempat duduk yang kosong di pojokan, ia langsung menuju pojokan.


Pelayan mendekati mereka


" mau pesan apa tuan " tanya pelayan


" hmm... makan yang terbaik di restoran ini untuk 3 orang " ucap luo zheng


" baik tuan, segera datang " jawab pelayan lalu pergi.


Tak berselang lama para pelayan membawa pesanan luo zheng, terlihat makanan tersusun rapi di atas meja.


Luo zheng yang mendengar seperti tetesan air, mencari sumber nya dan terlihat kedua adiknya sudah meneteskan air liur dari mulut nya, luo zheng pun tertawa kecil dan senyum.


" ayo kita makan " ucap luo zheng.


" hmm... iya kak " ucap mereka berdua mengangguk


Lalu mereka bertiga melahap makanan sudah disediakan.

__ADS_1


☆Bersambung...


Jangan lupa like, vote dan berikan dukungan agar author bisa upload lagi guys.


__ADS_2