
Angin masuk melalui celah jendela menyibakan gorden putih di ruangan viv rumah sakit. Johns Hopkins Hospital, Baltimore rumah sakit terkemuka di New York, Alexa membuka matanya perlahan.
Membiasakan matanya dengan silau matahari yang menembus dinding kaca.
Dia meraba kepala di sampingnya yang sedang terlelap tidur. Zonatan tergugu dia bangun dan memandang bahagia ke arah alex yang tersenyum padanya.
Senyum yang selama dua hari ini tidak di lihatnya, dia mengecup tangan alex lembut.
"Zo aku ingin minum! Ucap alex terbata.
Zonatan berdiri dan mengambil air putih di samping meja. " Alex mengusap rahangnya
"Kau sangat berantakan! Ucapnya penuh kerinduan. Baru dua hari entahlah jika lebih dari dua hari..
" Kau membuatku kwatir? "Lain kali biarkan aku menyuruh pengawal untuk menjagamu selama tidak bersamaku.
" Kau keterlaluan ini hanya luka kecil.
"Ya dan sanggup membuat hariku berantakan! Apa kau lapar honey?
" Apa yang kau inginkan? Asal jangan meminta pulang karena kondisimu belum benar-benar baik.
"Baru saja aku ingin mengajakmu pulang. Aku tidak suka disini? Alexa memandang mata zonatan dengan sendu.
"Bersabarlah sayang, aku janji setelah, kau membaik. Kita akan segera pulang
Alex mendengus mengerucutkan bibirnya.
Dan zonatan tersenyum menenangkan!
Mengusap kepalanya wanitanya ini penuh sayang.
Hingga Alexa kembali terlelap,
***
Zonatan membaringkan alex mereka baru tiba di apartemen. Dokter memberi ijin untuk pulang dan beristirahat di rumah.
Dokter juga memberikan beberapa vitamin untuk kandungan alex yang menginjak bulan ke 'empat. Zonatan menjanjikan sebuah pernikahan yang indah tapi karena kondisi alex yang masih lemah menjelang pernikahan mereka, mommynya memberikan saran agar mereka menikah secara sederhana. Meskipun mengingat zonatan adalah orang yang di kenal sebagai pengusaha yang mumpuni di bidangnya.
Alexa berjalan menuju jendela kamarnya.
Mengusap pelan bayi dalam perutnya.yang mulai membesar,
Zonatan Berjalan mendekat. Memeluk tubuh Alexa dari belakang. Membelai perut nya, sesekali menyematkan kecupan-kecupan ringan di pelipis alex.
__ADS_1
" Mau mendengarkan sebuah kisah?
Zonatan memulai pembicaraanya. Alex mendongak menatap mata sehitam malam yang mampu, meluluhkanya!
Alex mengeratkan pelukanya ketika zonatan memulai ceritanya,
"Honey aku tidak suka cerita seram atau cerita tentang penembakan anggota mavia dan menewaskan seseorang dengan ending yang sedih di akhir,
Alexa mengerling. membuat zonatan gemas dan mencium bibirnya sekilas
" Kau tau aku punya seorang adik perempuan?!
Alex mendongak dan melihat ada nada getir dalam ucapan zonatan. Dia tidak sedikitpun menyela.
"Dia meninggal ketika usianya 16 tahun, kanker hati!
" Sorry honey, bisakah kau menggantinya dengan cerita seram saja!
Zonatan tersenyum. Dia merangkum wajah Alexa dan mengusapnya memberikan belaian panjang.
"Aku dan Miranda adiku juga amanda sahabat mira. Bersahabat. Ketika Miranda dalam keadaan kritis dia memintaku untuk menikah dengan amanda kelak, entah itu obsesinya atau hanya sebagai rasa kasih sayang terhadapku dan amanda sahabatnya!
" Selanjutnya?
"Aku menyetujui permintaan terakhir adiku aku merasa akan menikahi amanda meskipun aku tidak mencintainya?
" Aku meminta waktu padanya untuk merasakan kebebasanku selama aku belum menjadi suaminya, dan sekarang dia bosan menunggu. Dia menanyakan janjiku.
Alexa melepaskan genggaman tangannya dari zonatan, dia merasa tercekat beribu pertanyaan hinggap di benaknya. Mungkin kah zonatan akan meninggalkanya?!
Tapi zonatan kembali meraih tanganya.
"Ceritaku belum selesai sayang.
" Setelah aku mengenalmu aku tau bagaimana itu cinta, aku akan tetap mencintai adiku Miranda selamanya. Ada ruang kosong di dalam hatiku untukmu menempatkan dia setelah dirimu dan mom!
Alex mengelus rambut zonatan penuh sayang dia tidak dapat membayangkan bagaimana dirinya? jika tanpa zonatan mengisinya.
"Aku meminta maaf karna yang mencelakai mu selama ini adalah amanda?
" Aku sudah melarangnya untuk menghentikan obsesi tidak bertepi itu.
Cinta tidak bisa di paksakan. Aku tau jika aku pergi aku akan melukainya! Tapi dia akan semakin terluka ketika aku menikahinya. Dia bisa menguasai jiwaku tapi tidak hatiku. Hatiku sudah terpatri hanya untukmu,
"Entah aku harus bagaimana? Tapi aku mohon untuk sementara berdiam dirilah di rumah hanya sampai kita selesai mengucap janji pernikahan mom akan datang besok. Juga Hannah dan stevan. Untuk mempersiapkan semua.
__ADS_1
" Apa kau lagi-lagi melamarku dengan ke terpaksaan? "Hmm aku tidak suka ini. Aku selalu memimpikan di lamar di sebuah pantai dengan sangat romantis. Kau merusak segalanya! Kau jahaat
Alexa berjalan menjauhi dan menghentakan kakinya again.dan zonatan yang menganga,sepeninggal Alex
perempuan dengan ego mereka!
--------------------
Alex meminum airnya sampai tandas, dia merasa lelah ketika harus mencoba beberapa gaun pengantin, yang lagi-lagi harus rombak sana-sini mengingat perutnya mulai membesar, dan zonatan lelaki itu yang masih sibuk bekerja dan tidak menemuinya!
Hannah sedang menonton bersama Stevan ketika dia menghampiri mereka berdua.
" Apa kalian tidak berencana memesan makanan siap saji? Aku kelaparan,
Seru Alexa sambil luruh duduk di kursi samping Hannah?
"Kau lapar? Aku akan memesan makanan Jepang! Sahut Stevan. Yang di setujui Hannah
"Hannah apa aku akan segendut dirimu ketika perutku membesar, oh aku tidak suka itu, Hannah hanya tersenyum mengerti adiknya selalu ingin sempurna dari dulu. Alex selalu menjaga bentuk tubuhnya!
Zonatan masuk dengan dasi yang sudah longgar. Dia duduk di samping Alex sampai kursi di sampingnya melesak!
" Plis zonatan aku tidak suka baumu oh ya tuhan!
Alex berlari kecil melewati zonatan yang tidak bisa mengucapkan kata-kata nya!
"Apa wanita hamil seperti itu? Merepotkan jika terus seperti sampai bayinya lahir.
Dan sukses membuat Stevan tertawa kencang.
" Akan banyak drama setelah ini dude. And welcome to the family!
Mereka tertawa yang kemudian Stevan harus rela menerima jeweran Hannah di telinganya.
Alex tertidur ketika zonatan memasuki kamarnya, dan menutup jendela kamar yang sedikit terbuka, dan zonatan tidak melihat di seberang jalan seorang perempuan memandangnya dengan pandangan yang tidak bisa di artikan.
Perempuan itu mengepalkan tanganya. Ada segudang rencana jahat yang akan dia lakukan untuk masa depannya,bersama pria yang sudah sejak lama dia cintai. Dan dia sudah bertekad jika dia tidak bisa memiliki zonatan untuk dirinya sendiri?
Perempuan lainpun tidak akan!
Zonatan menatap sekilas perempuan yang sedang mengandung anak mereka, bukti cinta zonatan pada Alex!
Dia kemudian masuk kedalam selimut dan memeluk Alex yang sudah terlelap. Ikut terlelap. Untuk menyambut esok pagi dan mempersiapkan untuk pernikahannya yang hanya tinggal dua hari lagi. Dia selalu suka menghirup aroma alex yang menenangkan.
Sampai napasnya teratur dan terlelap.
__ADS_1