Soobin Preman Sekolah

Soobin Preman Sekolah
membaik


__ADS_3

hyy hyy aku balik lagi nihh


.


.


.


.


sekolah telah usai bel pulang berbunyi semua murid meninggalkan kelas, Rani sedang berkemas kemas untuk pulang tiba tiba ..


" ran ikut gue " soobin mengandeng tangan Rani cukup kuat sampai membuat Rani kesakitan


" apa-apan sih Lo bin lepasin Rani " heuningkai menarik tangan Rani yang lain


" gue cuma mau tanya sesuatu ke Rani " soobin menahan amarahnya


" gak usah gak perlu ad yang dijelasin " heuningkai berkata seperti itu karena takut soobin menyakiti hati Rani


beomgyu , taehyun ,yeonjun hanya bisa melihat, Lily ingin melerai mereka tetapi di tahan oleh yeonjun


" udah biarin mereka nyelesaikan masalahnya " bisik yeonjun kepada Lily membuat Lily mengangguk


soobin melepas tangan Rani


" gausah ikut campur " ucap soobin kepada heuningkai sambil mendorong heuningkai sampai terjatu dan dibantu berdiri oleh taegyu


" Lo ngk papa kai" beomgyu


" iya ... tapi Rani " heuningkai khawatir


" udah gapapa soobin gak bakal kasar ke Rani " taehyun menenangkan heuningkai


soobin membawa Rani menuju ke taman belakang sekolah meninggalkan heuningkai yang jatuh dilantai karena dorongan soobin yang kuat.


.


.


.


di taman


" bin lepasin tangan gue sakit " Rani mencoba tidak menangis , soobin melepaskan genggamannya.


" maaf " soobin di balas anggukan Rani lalu soobin menyuruh Rani duduk di bangku taman dan mulai berbicara


" ran Lo kenapa nangis waktu itu " soobin dengan suara lembut


" Ng... ngak .. gue gak nangis kapan " bohong Rani sambil menahan tangisannya


"Lo bohong , gue liat Lo lari sambil nangis, dan si*lnya gue liat Lo lagi pelukan sama heuningkai " soobin


" hah... Lo liat " kaget Rani , soobin mengangguk


" apa Lo nangis garaΒ² liat gue sama kak Abel " soobin


" .....ngak ngapain coba emang gue siapa Lo haha " ucap Rani dengan air mata yang lolos jatuh dari mata cantiknya

__ADS_1


" hey , kenapa Lo nangiis " soobin mengusap air mata Rani


" jangan pegang gue nanti pacar Lo marah " Rani mengibas tangan soobin


" pacar ? " soobin


' bener Rani salah paham ' guman soobin dalam hati


" ran lo salah paham gue ngak pacaran ,masalah kak Abel itu emang dia minta gue jadi pacarnya tapi gue nolak dia " jelas soobin menenangkan Rani


' kenapa soobin jelasin ke gue , apa dia tau gue sakit hati sama dia ' guman Rani dalam hati


" malah Lo yang ada pacar " sahut soobin


" enggak gue gak pacaran " jawab Rani bingung


" heuningkai " soobin


" ooh itu , heuningkai itu sahabat gue, gue gak pacaran sama dia " jelas Rani


" jadi Lo ngk pacaran sama heuningkai " soobin


Rani menggeleng


" kenapa emang Lo cemburu " kata Rani membuat wajah soobin memerah


" iya " dengan suara kecil tapi bisa didengar oleh Rani


' gue ngak salah denger kan , soobin bilang iya , apa dia mau nembak gue ' pikir Rani didalam hati


" hah apa bin " Rani pura pura gak dengar


" ngk ada , emm yaudah Lo jangan nangis lagi gue ngak pacaran sama kak Abel " kata soobin sambil berdiri dari duduknya


" ran ... " soobin


" iya " Rani


" gue ... gue anterin Lo pulang ini udah sore nanti papa lo nyariin " sambil jalan cepet meninggalkan Rani


" eeh tunggu in " rani menyusul soobin


mereka masuk kelas untuk mengambil tas kelas sudah kosong yeonjun dan yang lainnya sudah pulang .


" ran Lo pulangnya gue anterin aja ini udah sore " soobin


" gausah bin , gue bisa naik angkot atau bis " Rani


" udah nanti papa lo marahin gue ngak bisa jaga anaknya " soobin mengandeng tangan Rani menuju parkiran


sampai parkiran tangan soobin masih mengandeng Rani , membuat Rani malu


" oh sory " soobin melepas tangan Rani dan mengambil motor nya


" naik ran " soobin


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


// sampainya dirumah Rani


" makasih bin Lo mau mampir dulu " Rani


" boleh , mau bilang maaf ke papa Lo kalo pulang telat " soobin


Rani memencet bel rumahnya dan dibukakan oleh ibu tiri Rani


" eeh Rani dan nak soobin, ayo masuk bin" butir (ibu tiri)


" iya Tante , permisi " soobin mengikuti Rani masuk


" ran pulannya kok telat " papa Rani


" sore om , maaf Rani pulang telat tadi bicara sembentar sama Rani " kata soobin sambil mencium punggung tangan papa Rani


papa Rani mempersilahkan soobin duduk dan lanjut mengobrol


" oh ngak papa, terimakasih ya sudah antar Rani pulang " papa Rani


" kalian udah pacaran " sahut butir membuat Rani memerah dan mencubit perut ibu tirinya itu


" Tan , apaansih " Rani sambil malu


" hahahahaha anak papa bisa malu juga " papa Rani


" belum Tante " soobin sambil tersenyum


jawaban soobin membuat Rani berpikir


' belum , berarti ada rencana , hah gimanasih ' pikir Rani dalam hati senang


" yaudah ran , om , Tan saya pamit dulu keburu malem " soobin


" iya , hati - hati bin " Rani


" eeh kamu Anter soobin kedepan dong " butir menggoda Rani , rani pun nurut dan mengantar soobin


" makasih bin udah Anter gue hati - hati " Rani sambil senyum


" iya sama - sama ran , maaf juga bikin Lo nangis, daah " soobin sambil melambaikan tangan ke rani dengan senyum tipis


" dahh " Rani membalas lambaian tangan soobin dan tersenyum lebar


...


Next ?


TBC


//hy reader gimana ceritanya semoga kalian suka 😊

__ADS_1


* jangan lupa like dan komenya πŸ˜†β€


sampai jumpa di eps selanjutnya πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2