
Lanjuuut
.
.
.
.
" hahahahaha, ngk papa ran " soobin
" hmmm bin Lo cocok banget pake baju itu " jujur Rani
" Rani suka gue pake baju kyk gini " soobin
" iya Lo jadi imut biin hahahaha " goda Rani
" imutan juga Lo ran " goda soobin balik
" ish " Rani menepuk bahu soobin
" kiyowo " dibalas soobin dengan mengusak rambut Rani yang membuat Rani malu takkaruan
" hmm berantakan rambut gue " Rani cemberut
trinh Ting tring ~~
hp soobin berbunyi sekali lagi
soobin pun menerima telefonnya ternyata dari yeonjun
"..."
" belum " soobin
"......"
" iya , Lo jangan nelfon dong ganggu jadinya " soobin
".... "
" oke bye " soobin
Rani tidak mendengar pembicaraan mereka
" siapa bin Lo disuruh pulang " Rani khawatir
" ngak itu tadi yeonjun " soobin
" owh... " Rani mengangguk
soobin mengarahkan tanggannya ke Rani
" ngak mau gandeng aku lagi " goda soobin
" apaansih ngk mau " Rani cemberut dengan usilan soobin
" hahahaha yaudah sini aku yang gandeng " soobin mengandeng tangan Rani , Rani seketika ingin berteriak kesenangan dan menahan muka merahnya .
__ADS_1
" ayo masuk " mereka memasuki bianglala soobin masih belum melepas tangan rani
*di bianglala
Rani duduk didepan soobin yaah mereka berhadapan soobin yang melihat Rani malu karena dia masih memegang tangan Rani , soobin langsung melepasnya pelan .
Rani menikmati pemandangan malam kota Bandung dari atas banyak cahaya warna warni dari lampu lampu kota .
" waah cantik banget Bandung " Rani sambil melihat dari dalam bianglala
" iya cantik " soobin melihat ke Rani , Rani tersadar
" hah " bluus wajah Rani memerah lagi entah ke berapa kalinya saat bersama soobin
" iya cantik , pemandangannya Lo Ju ga cantik ran " soobin
" makasih " Rani malu lalu memalingkan wajah dan melanjutkan melihat pemandangan malam
' hahaha lucu banget sih ran ' guman soobin
" ran " soobin memanggil Rani langsung memotretnya
ckriik
" yeeay dapeet " soobin
" aah soobin Lo foto gue ya , liat mana hapus biin " rengek Rani karena takut fotonya jelek
" bagus kok " sambil melihat foto Rani
" sini mana bin gue liat " kata Rani sambil berebut hp debgan soobin
" eeh ran jangan banyak gerak kita lagi diatas Lo " soobin
........
' dah Dig duh dag Dig dug ' suara jantung soobin yang bedebar keras sampai bisa terdengar oleh Rani yaaang ada "dipangkuan" soobin bisa dibilang begitu bedanya ini berhadapan . soobin menahan malu bukan berat warna mukanya sudah seperti tomat, begitu juga dengan Rani
" aish maaf bin " kata Rani menyerah merebutkan hp, saat Rani akan kembali duduk ditempatnya soobin menahan tangan rani dan menarik tangan Rani sampai Rani terduduk disampingnya
" duduk disini aja ran " soobin masih malu
.....
" Ran " soobin sambil menatap Rani tulus
" iya bin " jawab Rani sambil menatap soobin
...
...
soobin menggengam tangan Rani
" Rani mau ngak jadi pacaar soobin " seketika sisi imut soobin muncul
" iya mau " jawab Rani sambil mengangguk senang membentuk senyum dibibirnya .
" makasih " jawab soobin membalas senyuman Rani dengan eyesmile nya dan dua dimple dipipinya juga mengusak rambut Rani
__ADS_1
.
.
.
.
bianglala pun berhenti mereka turun dari sana dan berjalan entah mau kemana rasanya masih canggung setelah kejadian tadi mereka saling melirik satu sama lain .
" kita pulang ? " tanya soobin
" iya " jawab Rani
masiih canggung
soobin pun mengeluarkan tangannya dari saku dan menyelipkan jari jari tangannya di sela sela jari rani mereka bergandengan tangan Rani menoleh dan tersenyum ke arah soobin
" boleh kan " soobin
" iya " Rani
sebelum pulang di perjalanan soobin melihat mesin pencapit boneka dan mengajak Rani kesana
" ran mau boneka ngak " soobin Rani mengangguk
mereka sudah ada di depan mesin bonekan soobin menukar uangnya dengan koin dan memasukkan kainnya ke dalam mesin
" kamu mau yang mana ran " soobin
" yang itu " Rani menunjuk boneka gembul
" oke bentar biak aku ambil " soobin
binggo ~ suara dari mesin saat soobin berhasil mencapit nya
" waaaah .. yeeeayy " girang Rani sambil lompat lompat kayak anak kecil
" hahahaha ..... ini ran " soobin sambil memberikan ke Rani
" makasih soobin " Rani tersenyum lebar
" iya " jawab soobin gemes dengan pacarnya itu
mereka kembali berjalan ke parkiran tempat soobin meletakkan motornya , soobin memeluk bahu Rani dan menariknya agar lebih dekat , karena Rani sedang memeluk bonekanya jadi ngak bisa bergandengan tangan akhirnya soobin memeluk Rani dari samping dan membuat Rani menoleh tersenyum kepada soobin
TBC
// hyy reader aku update 2 eps nih 😆
semoga kalian suka ya
aku ngk tau kapan novel ini tamat mungkin habis ini ðŸ˜
jadi tungguin updetanku yaa byee semua
__ADS_1
love you
jangan lupa like dan komennya