
satu tahun pun telah berlalu, setelah tang sha menjadi anak tang hao, dia di sampit dengan ramah oleh sebuah karang satu tahun yg lalu
dan sekarang dia sudah berumur 6 tahun yg artinya dia akan membangunkan roh pelindung nya
di sebuah desa ada dua orang anak yg sedang membawa kayu bakar di pundak mereka, meraka adalah tang san dan tang sha yg sehabis mencari kayu bakar, dan sekarang merka berjalan pulang kerumah
mereka pun berjalan pulang ke rumah. saat mereka hampir sampai ke mereka berdua melihat seorang kakek tua yang sedang mengetuk pintu rumah mereka.
"Tang Hao! apa kau ada di dalam?" ucap sang kakek yang tidak lain adalah Tetua desa Roh suci
"oh Tetua. apa yang anda lakukan disini?" ucap Tang San sopan.
"selamat pagi Tetua" sapa shu ramah.
"oh Xiao San, xiao sha . ayah kalian dimana?" tanya Tetua.
"ayah kami masih tidur. mari, silahkan masuk" ucap Tang San untuk mempersilahkan masuk. Mereka bertiga pun akhirnya masuk ke dalam rumah.
"Tetua sebentar lagi, saya akan membangun kan ayah" ucap Tang San memberitahu.
"baiklah." balas Tetua. saat Tang San hendak memanggil Tang Hao, Tang Hao telah keluar dari kamarnya.
__ADS_1
"hoam kakek tua. kenapa kau mencari ku?" tanya Tang Hao.
" Tang Hao Tang San dan tang sha telah berumur 6 tahun jadi besok dia harus ikut dalam upacara pembangkitan Roh Pelindung. jangan sampai telat! "ucap Tetua memberitahu
." kalau saja Desa ini dapat memiliki seorang Master Roh itu pasti akan menjadi kebanggaan bagi leluhur kita. "ucap Tetua senang.
" hoam tang san dan tang sha menjadi Master Roh..lebih baik menjadi koki dan tukang bersih-bersih. "balas Tang Hao.
" berani-beraninya kau menghina tuan Roh! lihat, aku akan membunuhmu dengan Roh Pelindung mu ini. "ucap Tetua sambil mengeluarkan Roh Pelindungnya yang berbentuk Wortel.
"tetua tenanglah, tenanglah." bujuk tang sha dan tang san agar Tetua dapat tenang kembali.
"Baik Tetua." balas Tang San.
"Tetua, hati-hati di jalan" ucap tang sha.dan tang san
"hem" balas Tetua dengan tersenyum.
kriet Brak
"ayah aku ingin mengatakan sesuatu." ucap Tang San tiba-tiba serius.
__ADS_1
' emm? apakah ia berencana untuk membuat senjata Rahasia sekte Tang? jika menurut di manga sih seharusnya iya .'. batin tang sha -.
"kenapa? tanya ayah sudah setuju untuk menghadiri pembangkitan Roh mu besok?" Tang Hao.
"bukan. aku ingin sebatang besi." ucap Tang San.
'sudah kuduga.'batin tang sha.
" kau ingin menempa? dengan tubuh minimalkan kau mengangkat palu setengah mati. tunggu lah beberapa tahun lagi. "balas Tang Hao.
mendengar jawaban tang hao tang san pun menjadi sedih
" jangan sedih kak suatu hari nanti pasti ayah akan mengajarkan kakak cara menempa "ucap tang sha menghibur tang san
" terimakasih telah menghibutku tang sha "ucap tang san berterima kasih
mereka berdua pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makan, setelah itu pun meraka makan bersama
setalah makan bersama mereka pun mengerjakan aktifitas meraka masing masing
maaf ya kalau ada kata atau tulisan yg salah dan kalau ada yg nanya kenapa novel ini up nya lama karena athutor bikin novel ini sekedar iseng jadi kalau ada waktu kosong pasti athutor up, terimakasih kanarna sudah membaca novel ini 🙏🙏🙏
__ADS_1