
"kalau gitu apa roh pelindung mu " tanya tang hao
"roh pelindung ku adalah rakun pasir dan kecapi robah bulan " ucap tang sha menunjukan roh pelindungnya
"kedua roh mu adalah mutasi, karna aku tidak pernah melihat roh seunik ini apalagi kecapi mu ini yg berbentuk seperti rubah dengan 9 ekor tapi ini adalah roh pelindung alat bukan hewan" ucap tang hao
"pasti orang tua mu yg memberkati mu, sha kau harus menjaga kedua roh pelindung mu karna pasti kedua roh pelindung mu adalah pemberian orang tua mu " ucap tang hao sambil mengusap rambut biru tang sha
ayah aku ingin pergi ke sekolah apakah boleh?karena, aku ingin menjadi master Roh." ucap Tang San serius.
"bukannya kamu kemarin bilang mau belajar menempa?" tanya Tang Hao.
'apakah ayah tidak ingin aku menjadi seorang Master Roh? batin Tang San.
"sekarang, perhatikan setiap gerakan ku "ucap Tang Hao mulai memegang palunya. biasa' batin shu.
"apakah kau melihatnya?" tanya Tang Hao.
"ya totalnya 36 pukulan. semua kotoran hilang sepenuhnya." jawab Tang San.
__ADS_1
"Pengamatan yang bagus." ucap Tang Hao.
"eh?! kau menghitungnya kak San?!" tanya tang sha terkejut.
"emm..."balas Tang San mengangguk.
"Tang San mencoba." ucap Tang Hao memberikan palunya kepada Tang San.
"ayah, kakak aku akan kedapur untuk membuat makan siang aku tidak mau mengganggu kalian berdua, dan kakak kau pasti bisa " ucap tang sha
tang sha pun membuat makan siang, sementara tang san berlatih menempa bersama tang hao
pagi hari pun tiba tetua sudah berada di rumah tang hao untuk mengantar tang san dan tang sha ke akademi
tang san dan tang sha berpamitan kepada tang hao, mereka pun berangkat menggunakan kereta kuda yg telah di siapkan tetua
stelah lama perjalanan pun akhirnya meraka sampai di akademi nortan, tetua pun perpamitan kepada tang san dan tang sha setalah itu dia pun pergi
setelah tetua pergi, tang san dan tang sha perjalan masuk ke akademi dan menuju asrama meraka, dan saat meraka membuka pintu asrama meraka melihat seorang anak gendut yg sedang memukuli beberapa anak
__ADS_1
"oh..! murit baru lagi, baik lah kalian selanjut nya" ucap anak gendut itu melihat tang san dan tang sha
"Bocah aku bos asrama ini kalau tidak suka ayo berkelahi" ucap anak itu menghampiri tang san dan tang sha
"tidak perlu kami tidak mau jadi bos " ucap tang san dan tang sha bersama
tiba tiba ada seorang anak perempuan yg memiliki wajah imut dan rambut yg di kuncir cacing yg muncul dari luar dan berkata
"yg menang jadi bos? , ayo semua nya berkelahi ucap anak perempuan itu
" baiklah kita berkelahi bersama "ucap si gendut
" tentu"ucap anak perempuan itu yg langsung menyerang si gendut, mereka berdua pun berkelahi sementara anak yg lain berserta tang san dan tang sha hanya menyaksikan merka perdua
anak perempuan itu pun nemukul si gendut, dan si gendut pun terpental kearah tang sha, tang sha yg melihat itu pun langsung menghindar dan menangkap kaki se gendut lalu melupar nya ke arah kasur, dan si gendut pun terlemlar terbang ke arah kasur
anak perempuan itu pun menuju ke arah tang sha, tang san yg melihat itu pun langsung menghadang anak perempuan itu
anak perempuan itu pun menyerah tang san tang san pun langsung menghindari serangan anak perempuan itu, dan ketika tang san ingin menangkap tangan anak perempuan itu untuk menghentikan nya
__ADS_1
anak perempuan itu pun menjerat leher tang san menggunakan rambutnya dan menendang tang san yg membuat tang san terpental